Rabu, September 29, 2021
Beranda Apps Perbarui Kebijakan, TikTok Bakal Kumpulkan Data Biometrik

Perbarui Kebijakan, TikTok Bakal Kumpulkan Data Biometrik

Must Read

Pengguna Live On Bisa Pakai Shopeepay untuk Pembayaran

Techbiz.id - Pelanggan Live On kini bisa menggunakan ShopeePay sebagai metode pembayaran digital untuk pembelian kartu perdana, add-on, serta...

MPR Galang Donasi Hadapi Pandemi Covid-19

Techbiz.id - Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggandeng Telkomsel, Gojek, dan...

Oppo Find X2 Dipastikan Pakai Snapdragon 865

Techbiz.id - Pada gelaran Mobile World Congress 2020 mendatang di Barcelona, Spanyol OPPO akan meluncurkan perangkat terbarunya, Find X2....

PPKM Darurat, Ada Penawaran Spesial dari Huawei

Techbiz.id - Huawei menyatakan dukungannya terhadap kebijakan PPKM Darurat melalui Kampanye #TetapProduktifdiRumah yang memungkinkan konsumen mendapatkan ekosistem digital...

Qualcomm Snapdragon 888 Plus Muncul di Geekbench

Techbiz.id - Qualcomm tampaknya tengah mempersiapkan chipset andalan generasi berikutnya setelah Snapdragon 888. Hal ini lantaran versi Plus dari...

Dua Perangkat Pintar Huawei Segera Sapa Pasar Indonesia

Techbiz.id - Huawei akan meluncurkan dua produk terbarunya yakni FreeBuds 4i, dan edisi terbaru dari smartwatch, HUAWEI Watch Fit Elegant Edition...

Techbiz.id – Platform video pendek, TikTok mulai memperbarui kebijakan privasi mereka. Bagi Kalian penggemar TikTok sebaiknya perlu memperhatikan pembaruan kali ini.

Pasalnya, menurut laporan TikTok kini akan mengumpulkan data biometrik dan informasi biometri dari konten penggunanya. Dilansir dari TechCrunch (9/6), data biometrik ini mencakup data seperti halnya wajah hingga suara pengguna.

“Kami dapat mengumpulkan informasi tentang gambar dan audio yang merupakan bagian dari konten pengguna seperti mengidentifikasi objek dan pemandangan yang muncul, keberadaan dan lokasi dalam gambar dan atribut wajah dan tubuh, sifat audio, dan teks kata-kata yang diucapkan di Konten Pengguna Anda,” bunyi kebijakan TikTok yang diubah.

Ketika dihubungi terkait dengan kebijakan barunya, TikTok menyatakan menggunakan informasi tersebut untuk menentukan demografi, dan untuk membantunya merekomendasikan konten serta iklan.

TikTok sendiri menyebut pengumpulan data biometrik pengguna untuk mengaktifkan filter dan efek video, serta memungkinkan mereka untuk memoderasi konten.

Platform video pendek itu juga menyatakan akan mengirimkan notifikasi untuk meminta persetujuan kepada pengguna apabila pengumpulan data dimulai, sehingga tidak berpotensi melanggar hukum. Sejauh ini, pembaruan kebijakan privasi TikTok baru diterapkan bagi pengguna di Amerika Serikat.

Baca juga: Studi: TikTok, YouTube, dan WhatsApp Jadi Aplikasi Favorit Anak Selama Pandemi

Terlepas dari itu, aplikasi tersebut sempat dilaporkan telah mengumpulkan data pengguna secara diam-diam di iOS 14. Kabarnya, TikTok mencoba membaca informasi dari clipboard pengguna. Namun, TikTok pun beralasan tindakan tersebut untuk memerangi perilaku spam.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Vivo X70 Pro Siap Hadir di Indonesia

Techbiz.id - Vivo X70 Pro dipastikan akan segera menyambangi pasar smartphone Indonesia. Hal ini diumumkan langsung oleh Vivo Indonesia,...