Tuesday, June 22, 2021
Home Apps Perbarui Kebijakan, TikTok Bakal Kumpulkan Data Biometrik

Perbarui Kebijakan, TikTok Bakal Kumpulkan Data Biometrik

Must Read

5 Rekomendasi HP Terbaik dengan Harga Rp 3 Jutaan di 2021

Techbiz.id - Berkualitas tidak selalu mahal. Kalimat inilah yang tepat untuk menggambarkan rekomendasi 5 HP terbaik di harga Rp...

11 Ponsel yang Bisa Terkoneksi dengan Jaringan 5G Indosat

Techbiz.id - Menyusul konfirmasi jaringan 5G Indosat, terdapat sejumlah ponsel pintar di Indonesia yang sudah mendukung konektivitas tersebut. Menurut penelusuran...

Review realme 8 5G: Smartphone 5G Ringan, Cepat, dan Terjangkau

Techbiz.id – realme Indonesia kembali menghadirkan smartphone terbaru mereka, realme 8 5G, pada Rabu (16/06). Smartphone yang hadir dengan...

Punya Logo Baru, Telkomsel Buka Semua Peluang

Techbiz.id - Setelah selama 26 tahun mempertahankan identitasnya, kini Telkomsel memiliki identitas dan wajah baru dengan menghadirkan logo terbarunya. Hadirnya...

Coinomo Dapat Pendanaan dari Vertex Ventures SEAI

Techbiz.id - Setelah mengakuisisi aplikasi dompet kripto asal Taiwan,  Dapp Pocket dan layanan yield aggregator Cappuu, Coinomo mengumumkan putaran pendanaan baru, yang dipimpin...

Techbiz.id – Platform video pendek, TikTok mulai memperbarui kebijakan privasi mereka. Bagi Kalian penggemar TikTok sebaiknya perlu memperhatikan pembaruan kali ini.

Pasalnya, menurut laporan TikTok kini akan mengumpulkan data biometrik dan informasi biometri dari konten penggunanya. Dilansir dari TechCrunch (9/6), data biometrik ini mencakup data seperti halnya wajah hingga suara pengguna.

- Advertisement -

“Kami dapat mengumpulkan informasi tentang gambar dan audio yang merupakan bagian dari konten pengguna seperti mengidentifikasi objek dan pemandangan yang muncul, keberadaan dan lokasi dalam gambar dan atribut wajah dan tubuh, sifat audio, dan teks kata-kata yang diucapkan di Konten Pengguna Anda,” bunyi kebijakan TikTok yang diubah.

Ketika dihubungi terkait dengan kebijakan barunya, TikTok menyatakan menggunakan informasi tersebut untuk menentukan demografi, dan untuk membantunya merekomendasikan konten serta iklan.

TikTok sendiri menyebut pengumpulan data biometrik pengguna untuk mengaktifkan filter dan efek video, serta memungkinkan mereka untuk memoderasi konten.

Platform video pendek itu juga menyatakan akan mengirimkan notifikasi untuk meminta persetujuan kepada pengguna apabila pengumpulan data dimulai, sehingga tidak berpotensi melanggar hukum. Sejauh ini, pembaruan kebijakan privasi TikTok baru diterapkan bagi pengguna di Amerika Serikat.

Baca juga: Studi: TikTok, YouTube, dan WhatsApp Jadi Aplikasi Favorit Anak Selama Pandemi

Terlepas dari itu, aplikasi tersebut sempat dilaporkan telah mengumpulkan data pengguna secara diam-diam di iOS 14. Kabarnya, TikTok mencoba membaca informasi dari clipboard pengguna. Namun, TikTok pun beralasan tindakan tersebut untuk memerangi perilaku spam.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Realme Tetapkan Peluncuran Perangkat Dizo pada Juli 2021

Techbiz.id - Realme kini bersiap untuk merilis perangkat pertamanya di bawah sub-brand Dizo, dimana semuanya termasuk ke dalam ekosistem...

Artikel Terkait