Monday, July 26, 2021
Home Telco Smartfren Ingin 5G di Spektrum 26Ghz, Ini Alasannya

Smartfren Ingin 5G di Spektrum 26Ghz, Ini Alasannya

Must Read

Zoom Punya Fitur Game, Begini Cara Bermainnya

Techbiz.id - Dari awal hingga pandemi berlangsung saat ini, popularitas Zoom kian meningkat. Selain didorong kebutuhan akan perlunya konferensi...

TMI: Peluangnya Masih Bagus Untuk Bikin Startup

Techbiz.id - Venture Capiital Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) menilai potensi startup Indonesia untuk berkembang masih sangat positif terlebih saat...

Alibaba Sediakan Cloud Pin Olimpiade Tokyo 2020 untuk Pekerja Media

Techbiz.id - Alibaba Group menghadirkan Alibaba Cloud Pin, sebuah digital pin berbasis teknologi awan, untuk para pekerja media di...

Samsung Galaxy S21 FE Diprediksi Batal Meluncur di Galaxy Unpacked

Techbiz.id - Samsung kini tengah bersiap untuk menggelar acara Galaxy Unpacked kedua di tahun ini, tepatnya akan digelar pada...

Telkomsel Salurkan Bantuan 906 Ekor Hewan Kurban

Techbiz.id - Menyambut Hari Raya Iduladha 1442 H/2021, Telkomsel menyalurkan bantuan 906 ekor hewan kurban kepada sekira 56.200 penerima...

Techbiz.id – Dalam menghadirkan layanan 5G di Indonesia, operator seluler Smartfren berharap spektrum 26Ghz bisa digunakan untuk menghadirkan layanan internet cepat teknologi seluler generasi kelima tersebut.

Menurut President Directro Smartfren, Merza Fachys, kapasitas pita bandwidth sangat lebar yang dibutuhkan oleh 5G hanya tersedia di spektrum tinggi seperti 26Ghz yang sering disebut dengan istiah milimeterwave (mmwave).

“Kami ingin spectrum ini yang bisa digunakan seluruh pelaku seluler untuk melayani 5G secara utuh tidak sekedar di spektrum yang low band,” ungkap Merza.

Baca juga: Smartfren Uji Coba 5G di Spektrum 26Ghz, Kecepatannya Tembus 1,8 Gbps

Smartfren disampaikan Merza siap melakukan penggelaran 5G, tetapi bukan sekedar menghadirkan layanan yang bisa dinikmati di ponsel untuk melihat-lihat video film atau apapun, apalagi jika hanya sekedar chatting.

5G spektrum 26Ghz

5G ini disampaikan Merza sebuah teknologi yang menjanjikan banyak hal, baik dari kecepatan, kapasitas, latensi dan lain sebagainya. Oleh sebab itu harus betul-betul memanfaatkan teknologi ini untuk kemajuan dan perkembangan bangsa dan negara.

“Kalau hanya untuk penggunaan di smartphone, teknologi sebelumnya (4G) tidak ada kurangnya untuk hal-hal seperti itu. Buat teman-teman operator yang sudah melakukan 5G di frekuensi yang sudah biasa yakni 2,3Ghz ke bawah ini bukan maslah besar.” tegas Merza.

Untuk bisa menghadirkan layanan 5G dengan spektrum mmwave ini, Smartfren telah bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatik9Kominfo) dalam melakukan ujicoba layanan tersebut.

Uji coba teknologi 5G menggunakan frekuensi MMWave ini ditujukan untuk memperlihatkan kinerja dan kemampuan teknologi telekomunikasi terbaru. 

“Kami ingin mengetahui sifat-sifat dari spektrum yang tinggi ini untuk layanan seluler khususnya untuk 5G. Sifat frekuensi ini memang tidak mudah karena penetrasinya yang pendek. Inilah yang menjadi fokus utama ujicoba bersama kominfo,” ungkap Meerza.

Dalam pengujian yang diselenggarakan di Galeri Smartfren Sabang, Jakarta Pusat, berhasil memperlihatkan kecepatan hingga lebih dari 1,8 Gbps di berbagai perangkat Customer Premise Equipment (CPE), seperti modem dan MiFi 5G.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Update Harga Redmi Note 9 Juli 2021, Turun Rp 500 Ribu!

Techbiz.id - Hadir di Indonesia dengan dua kapasitas, salah satu Redmi Note 9 kini dibanderol dengan harga yang lebih...