Saturday, July 24, 2021
Home Telco 3 Operator Mulai Lakukan Refarming Spektrum 2.3Ghz

3 Operator Mulai Lakukan Refarming Spektrum 2.3Ghz

Must Read

RedmiBook 15 Perdana Xiaomi Hadir di Indonesia, Harganya Rp 6 Jutaan

Techbiz.id - Bersamaan dengan peluncuran Redmi Note 10 5G, Xiaomi juga menghadirkan RedmiBook 15. Selain hadir untuk pertama kalinya...

Telkomsel Salurkan Bantuan 906 Ekor Hewan Kurban

Techbiz.id - Menyambut Hari Raya Iduladha 1442 H/2021, Telkomsel menyalurkan bantuan 906 ekor hewan kurban kepada sekira 56.200 penerima...

Tanda Tangan Digital Jadi Faktor Penting Adopsi Digital

Techbiz.id - Salah satu infrastruktur penting bagi adopsi inovasi digital saat ini adalah tanda tangan elektronik, khususnya dalam memenuhi...

Smartfren Fiber in the Air, Internet Stabil dan Hemat Biaya

Techbiz.id - Smartfren Business meluncurkan Fiber in the Air, sebuah solusi internet untuk keperluan bisnis, yang memanfaatkan akses radio...

Metrodata Siap Dukung Kebutuhan Super App Perbankan

Techbiz.id - PT Mitra Integrasi Informatika (MII) — salah satu entitas anak PT Metrodata Electronics siap menjadi mitra bagi industri perbankan...

Techbiz.id – Untuk meningkatkan kualitas konektivitas digital lewat layanan seluler, Kementerian Komunikasi dan Informatika akan memulai penataan ulang (refarming) Pita Frekuensi Radio 2.3 GHz di 9 klaster.

Refarming pita frekuensi radio 2.3 GHz rencananya berlangsung secara nasional dengan langkah pertama akan dimulai pada hari Rabu tanggal 14 Juli 2021 dan paling lambat akan dituntaskan pada bulan September 2021,” jelas Menkominfo Johnny G. Plate.

Pelaksanaan refarming ditargetkan tuntas pada bulan September 2021. Sembilan klaster spetrum yang akan direfarming tersebut telah disepakati bersama oleh seluruh pengguna pita frekuensi 2,3 GHz, termasuk Telkomsel dan Smartfren sebagai Pemenang Seleksi Pengguna Pita Frekuensi 2,3 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2021.

Baca juga: Tawaran Telkomsel dan Smartfren Tertinggi di Lelang 2,3Ghz

Seperti diketahui, pada tanggal 17 Mei 2021, Kementerian Kominfo menetapkan PT Telekomunikasi Selular (TSEL) dan PT Smart Telecom (SMART) sebagai pemenang seleksi pengguna pita frekuensi 2,3 GHz Tahun 2021.  Telkomsel memenangkan Blok A dan Blok C, sedangkan Smartfren memenangkan Blok B.

Ketiga Blok hasil seleksi tersebut  merupakan pita frekuensi radio 2,3 GHz di luar penetapan Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) PT Berca Hardayaperkasa (BERCA) di dalam rentang pita frekuensi 2360 – 2390 MHz.

Refarming ini juga akan melibatkan PT Berca Hardayaperkasa sebagai penyelenggara jaringan tetap lokal berbasis packet switched (operator BWA) yang juga merupakan pengguna pita frekuensi 2,3 GHz.

Penataan ulang ini akan diawali di klaster wilayah Kepulauan Riau dan direncanakan tuntas paling lambat pada bulan September 2021 di klaster yang mencakup wilayah Jawa Timur.

Menteri Johnny menyatakan langkah refarming spektrum frekuensi diambil agar memungkinkan penggelaran layanan 5G dengan kualitas lebih baik sekaligus mendukung pemanfaatan 4G agar semakin optimal.

“Banyak keuntungan dan manfaat bagi masyarakat pengguna layanan seluler khususnya terkait dengan perbaikan kualitas layanan yang dapat dinikmati oleh pelanggan, baik itu layanan 4G maupun 5G,” ungkapnya.

Peningkatan kualitas layanan tersebut menurut Menteri Johnny dimungkinkan karena terciptanya optimalisasi penggunaan spektrum frekuensi radio.

refarming 2,3 Ghz
- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...