Monday, July 26, 2021
Home Tips 7 Tips Mengelola Keuangan Bagi Milenial saat PPKM Darurat

7 Tips Mengelola Keuangan Bagi Milenial saat PPKM Darurat

Must Read

Redmi Note 10 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Techbiz.id - Sesuai dengan jadwal, Redmi Note 10 5G dirilis Xiaomi secara daring, Kamis (22/7). Ponsel 5G Xiaomi ini...

Samsung Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 Segera Dirilis, Ini Tanggalnya

Techbiz.id - Samsung akhirnya mengonfirmasi jadwal peluncuran Samsung Galaxy Z Fold3 dan Z Flip3 di Indonesia. Acara bertajuk 'Galaxy Unpacked'...

Tablet HarmonyOs Huawei Siap Ramaikan Pasar Indonesia

Techbiz.id - Huawei memastikan tablet pertama yang didukung oleh sistem operasi HarmonyOS 2, HUAWEI MatePad 11, akan tersedia untuk...

Harganya Rp 3 Jutaan, Ini Spesifikasi Vivo Y53s di Indonesia

Techbiz.id - Vivo kembali menambah daftar perangkatnya di Indonesia dengan memperkenalkan Vivo Y53s. Diklaim sebagai smartphone terbaik dikelasnya yang...

Artajasa dan Lintasarta Hadirkan Third Party Card Management Pertama Di Indonesia

Techbiz.id - PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) menjalin kolaborasi menjadi konsorsium yang didukung oleh...

Techbiz.id – Generasi milenial di Indonesia merupakan salah satu kelompok masyarakat yang perlu mulai memprioritaskan untuk mengelola keuangan mereka terutama di saat Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal ini dikarenakan penerapan PPKM Darurat mungkin memunculkan banyak kekhawatiran publik, baik dari segi kesehatan, pekerjaan, aktivitas, dan bahkan mengenai bagaimana cara mereka mengelola keuangan masing-masing di masa sulit saat ini.

Head of Corporate Communications OVO, Harumi Supit mengungkapkan, dengan situasi saat ini, pemasukan masyarakat pasti ikut berkurang sebagai dampak dari pandemi yang berkepanjangan. Di saat yang bersamaan, pengeluaran justru mungkin bertambah akibat dibutuhkannya berbagai kebutuhan esensial dan produk kesehatan.

“Merencanakan dan mengelola keuangan mungkin menjadi hambatan bagi banyak orang saat ini, terlebih bagi para generasi milenial,” ungkap Harumi.

Karenanya, Harumi menambahkan, OVO ingin mengingatkan dan mengajak para milenial bahwa saat ini adalah saat yang krusial untuk setiap orang merencanakan dan mengelola keuangan pribadi dan/atau  keluarganya dengan lebih baik.

Hal yang utama menurutnya adalah memiliki dana darurat dan proteksi diri agar siap menghadapi hal-hal yang tidak diinginkan yang bisa kapan saja datang.

“Untuk proteksi diri misalnya, para milenial bisa memperoleh produk asuransi jiwa yang terjangkau dan mudah digunakan seperti PRUTect Care – Hospital Cash yang ada di OVO Proteksi. Sementara untuk investasi, bisa menggunakan produk investasi seperti yang ditawarkan oleh OVO Invest,” paparnya.

Baca juga: OVO Sediakan Reksa Dana yang Bisa Dicairkan Secara Instan

Lolita Setyawati, CFP berbagi 7 tips untuk para milenial tentang bagaimana cara mengelola keuangan selama PPKM:

Tips Mengelola Keuangan saat PPKM Darurat

1. Buat anggaran keuangan

Sebaiknya kita membuat rencana anggaran selama pelaksanaan PPKM darurat saat ini. Hal ini bertujuan agar kita bisa memantau besaran pemasukan dan pengeluaran serta membuat prioritas, sehingga keuangan akan menjadi lebih terkontrol.

2. Siapkan dana darurat

Di situasi yang tidak menentu seperti sekarang, menyiapkan dana untuk pengeluaran tidak terduga menjadi sangat penting bagi kita semua. Salah satu cara untuk menyiapkan dana darurat adalah dengan menyisihkan secara rutin dalam bentuk investasi jangka pendek yang mudah dicairkan kapanpun dibutuhkan. OVO sendiri telah meluncurkan OVO | Invest pada awal tahun ini dengan fitur pencairan instan dan kemudahan yang ditawarkan lainnya.

3. Membatasi pengeluaran

Pengeluaran yang tidak terlalu penting sebaiknya dialokasikan untuk pengeluaran esensial seperti kebutuhan pokok dan kesehatan, terlebih selama PPKM dijalankan. Tujuannya, agar kita dapat memilah alokasi pengeluaran yang tepat dan prioritas. Hal ini dapat dengan mudah kita lakukan antara lain dengan memiliki alokasi dana pada OVO Cash, yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran kebutuhan pokok yang penting seperti: tagihan listrik, pulsa, paket data dan sebagainya.

4. Hindari berhutang

Kondisi pandemi yang panjang mengakibatkan adanya ketidakpastian pendapatan. Dengan demikian kemampuan untuk membayar cicilan hutang berbunga tinggi seperti kartu kredit dan pinjaman online, juga menjadi tidak pasti. Dengan menghindari hutang, kita dapat mengerem keinginan untuk berbelanja barang yang tidak dibutuhkan.

5. Proteksi asuransi

Bahaya dari pandemi COVID-19 tidak dapat dianggap remeh, oleh sebab itu, sangat penting bagi kita untuk mulai memiliki asuransi untuk diri maupun keluarga agar senantiasa terlindungi dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Bertepatan dengan ini, OVO juga telah meluncurkan OVO Produk PRUTect Care – Hospital Cash, yang bisa dijadikan salah satu pilihan asuransi kesehatan berupa rawat inap ICU dan asuransi jiwa bagi masyarakat yang berbasis digital dan syariah.

6. Menabung dan berinvestasi

Walaupun pada kondisi saat ini kita harus lebih ketat dalam mengatur keuangan, jangan lupakan tujuan keuangan kita di masa depan. Jadi tetaplah menyisihkan dana untuk berinvestasi setiap bulannya, antara lain dengan memanfaatkan fitur OVO Invest.

7. Menambah pendapatan dari sumber lain

Semenjak hadirnya pandemi, dunia digital semakin diminati masyarakat terlebih generasi milenial, salah satunya untuk berbisnis/mencari uang. Berjualan atau aktivitas lainnya untuk menerima transaksi pun tentu semakin dimudahkan terlebih dengan hadirnya beragam platform e-money di Indonesia. 

OVO terus berupaya menghadirkan layanan maupun inovasi yang sesuai dengan kebutuhan finansial para penggunanya. Saat ini, OVO tidak hanya berfokus pada pembayaran, namun juga juga merambah ke layanan asuransi dan investasi yang dapat menunjang kebutuhan masyarakat di situasi seperti saat ini.

Selain memberikan layanan yang komprehensif, OVO juga menghadirkan beragam penawaran dan keunggulan lainnya agar penetrasi asuransi dan investasi di Indonesia juga kian meningkat

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Cegah Ujaran Kebencian, Instagram Uji Fitur ‘Limits’

Techbiz.id - Instagram saat ini dilaporkan tengah menguji fitur bernama Limits. Fitur baru ini akan membantu pengguna untuk mencegah...