Monday, July 26, 2021
Home News Alibaba Punya Teknologi Kurangi Resiko Heatstroke

Alibaba Punya Teknologi Kurangi Resiko Heatstroke

Must Read

Metrodata Siap Dukung Kebutuhan Super App Perbankan

Techbiz.id - PT Mitra Integrasi Informatika (MII) — salah satu entitas anak PT Metrodata Electronics siap menjadi mitra bagi industri perbankan...

Twitter Bakal Hadirkan Tombol ‘Tidak Suka’?

Techbiz.id - Jika biasanya pengguna Twitter menyukai cuitan dengan mengetuk tombol 'like', tampaknya Twitter berencana untuk merilis opsi sebaliknya. Menurut...

Redmi Note 10 5G Resmi Meluncur di Indonesia, Ini Harganya

Techbiz.id - Sesuai dengan jadwal, Redmi Note 10 5G dirilis Xiaomi secara daring, Kamis (22/7). Ponsel 5G Xiaomi ini...

Apple Hanya Akan Kenalkan iPhone 5G di 2022

Techbiz.id - Apple ke depannya hanya akan memperkenalkan iPhone dengan dukungan konektivitas 5G. Tepatnya, mulai tahun 2022 mendatang. Menurut laporan...

TV Sony Bravia XR Terbaru Bikin Betah Nonton di Rumah

Techbiz.id - Sony Indonesia meluncurkan televisi BRAVIA XR terbaru yaitu Z9J 8K LED dan A80J OLED. Didukung dengan Cognitive Processor...

Techbiz.id – Untuk mengurangi resiko terkena heatstroke atau sengatan panas selama musim panas di Tokyo, Alibaba Group mengumumkan solusi berbasis teknologi cloud baru yang membantu staf lapangan yang berada di lokasi Olimpiade Tokyo 2020.

Melalui perangkat cerdas yang dipakai di telinga, teknologi ini membantu melacak suhu tubuh dan detak jantung staf Olimpiade di Tokyo. Berdasarkan suhu tubuh, detak jantung, dan indeks lingkungan, sistem berbasis cloud akan mengidentifikasi tingkat resiko heatsrtroke secara real time untuk setiap staf yang bekerja.

Setelah itu, peringatan akan dikirimkan kepada mereka yang terpapar risiko tingkat tinggi bersama dengan rekomendasi tindakan pencegahan – contohnya seperti anjuran minum lebih banyak air – untuk mengurangi kemungkinan terkena heatstroke.

Indeks panas di lingkungan sekitar termasuk suhu, kelembaban dan sinar matahari langsung atau pancaran sinar matahari akan dipantau melalui beberapa meter tekanan panas WBGT (Wet Bulb Globe Temperature) yang dipasang di 14 tempat kompetisi Olimpiade.

Menurut Selina Yuan, General Manager of International Business, Alibaba Cloud Intelligence, dengan memanfaatkan teknologi cloud terdepan, aibaba Group berharap dapat berkontribusi pada jalannya Olimpiade yang aman dan lancar.

“Kami percaya infrastruktur komputasi awan kami yang stabil, tangguh, elastis, dan aman akan membantu proses digitalisasi Olimpiade dalam berbagai cara dan memberikan pengalaman baru bagi semua pihak yang terlibat,” ucapnya.

Sementara itu, Hidemasa Nakamura, Kepala Pusat Operasi Utama (MOC) dari Komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, mengatakan, komite Penyelenggara Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo melakukan berbagai langkah untuk melindungi staf yang bekerja dari panasnya sinar matahari. Meskipun diperkirakan akan sangat panas selama Olimpiade, kami akan memberikan dukungan kepada staf yang bekerja untuk pengoperasian Olimpiade.

“Di sinilah, Teknologi berbasis cloud yang disediakan oleh Alibaba memainkan peran penting. Teknologi milik Alibaba ini digunakan untuk mengukur WBGT di tempat, dan memantau serta memprediksi resiko heatstroke bagi para staf. Melalui Kerjasama dengan Alibaba serta mitra global Olimpiade kami lainnya, panitia penyelenggara bertekad untuk menyediakan lingkungan turnamen yang aman,” pungkasnya

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Resmi di Indonesia, Ini Spesifikasi Samsung Galaxy M32

Techbiz.id - Samsung Galaxy M32 akhirnya secara resmi telah dijual di Indonesia. Ponsel pintar ini dipasarkan seharga Rp 3...