Rabu, Juni 29, 2022
BerandaFintechMandiri Smart Account Beri Solusi Pengelolaan Dana Perusahaan

Mandiri Smart Account Beri Solusi Pengelolaan Dana Perusahaan

Must Read

Techbiz.id – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menghadirkan inovasi digital layanan transaction banking Mandiri Smart Account (MSA) terutama bagi nasabah di segmen wholesale.

Menerapkan konsep virtual account, layanan Mandiri Smart Account ini dinilai mampu memberikan solusi pengelolaan dana, kemudahan identifikasi, dan rekonsiliasi transaksi perusahaan.

Mandiri Smart Account adalah layanan cash management berupa penggunaan sub-rekening giro yang bersifat virtual (virtual account) yang membantu perusahaan untuk melakukan pengelolaan dana terpusat dengan kemudahan alokasi, pencatatan, dan identifikasi transaksi.

Dari sisi pengelolaan likuiditas perusahaan, layanan terbaru Bank Mandiri ini sejalan dengan tren sentralisasi dan simplifikasi rekening berbasis virtual account, serta memberikan pengalaman pengelolaan rekening virtual secara online digital layaknya cabang bank.

Baca juga: Bank Mandiri dan Shopee Terbitkan Kartu E-Money Co-Branding

“Inovasi digital layanan transaction banking merupakan komitmen Bank Mandiri dalam mendukung percepatan dan pemulihan ekonomi di tengah pandemi melalui peningkatan kemudahan dan keleluasaan akses transaksi keuangan bagi seluruh pelaku bisnis nasional,” ujar Panji Irawan, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri.

Ada beberapa fitur utama yang memberikan kemudahan dan keleluasaan akses transaksi keuangan bagi nasabah di segmen wholesale.

Pertama, pembukaan dan pengelolaan limit transaksi dilakukan secara mandiri melalui Smart Account Management System (SAMS) Portal atau melalui integrasi secara Host-to-Host (Application Programming Interface/API).

Kedua, fleksibilitas penomoran Smart Account yang memberikan keleluasaan kepada nasabah dalam pemberian nomor unik untuk masing-masing unit atau cabang perusahaan sesuai kebutuhan (free pre-defined). 

Ketiga, fleksibilitas pengelolaan rekening yang memungkinkan nasabah dapat memblokir atau membuka blokir Smart Account sewaktu-waktu melalui SAMS Portal atau melalui integrasi secara Host-to-Host (API).

“Smart Account juga dapat ditransaksikan di cabang dan kanal digital Bank Mandiri, seperti ATM, EDC, Mandiri Cash Management, dan Host-to-Host Payment (API),” jelas Panji Irawan.

Dengan fitur-fitur utama seperti itu, nasabah Mandiri Smart Account akan banyak mendapat benefit, seperti simplifikasi pengelolaan keuangan dengan sentralisasi rekening untuk mengoptimalkan likuiditas dana perusahaan.

Dengan sentralisasi rekening induk (giro) yang meningkatkan optimalisasi likuiditas mampu mendorong peningkatan profit perusahaan. Sebab, dengan pemusatan dana, kontrol budgeting dan visibilitas posisi likuiditas akan lebih baik sehingga bisa menekan potensi idle fund dan fraud.

Solusi yang dihadirkan Bank Mandiri ini juga diklaim mampu meningkatkan efisiensi, seperti efisiensi pengelolaan kas melalui otomasi proses akuntansi dan rekonsiliasi, serta efisiensi cost melalui perampingan kepemilikan rekening giro atau tabungan karena perusahaan tidak perlu mengelola banyak rekening.

“Bagi nasabah di segmen e-commerce dan penyedia layanan keuangan lainnya, Mandiri Smart Account menjadi investasi minimum untuk solusi intermediary dana,” lanjut Panji Irawan.

Dalam pandangan Panji Irawan, setidaknya ada empat jenis perusahaan yang membutuhkan solusi Mandiri Smart Account dengan begitu banyak benefit.

Pertama, perusahaan yang sedang mengelola banyak rekening giro operasional (desentralisasi) dan memiliki roadmap untuk bertransformasi ke arah konsep sentralisasi dana rekening operasional perusahaan. Contohnya, imprest account dan treasury single account.

Kedua, perusahaan dengan kebutuhan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan kas melalui otomasi proses akuntansi, dan rekonsiliasi. Ketiga, perusahaan dengan kebutuhan pengiriman dana ke unbanked people dan atau dalam rangka program-program korporasi, seperti reward (insentif) dan subsidi.

Keempat, perusahaan dengan kebutuhan intermediary account platform dalam mendukung bisnis di bidang e-commerce dan penyedia jasa keuangan lainnya yang ingin berinvestasi minimal dengan memanfaatkan solusi perbankan sebagai platform bisnis.

“Salah satu strategi kami dalam mengembangkan bisnis adalah dengan pendekatan customer-focus, yaitu dengan mendesain layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, termasuk korporasi dan fintech yang memiliki struktur organisasi yang kompleks dan agile. Untuk itulah layanan Mandiri Smart Account kami hadirkan,” tutup Panji Irawan.

Terkait

Artikel Terkait

ASUS Akan Menghadirkan Seri Vivobook 13 Slate OLED Artist Edition, Dijual Terbatas!

Techbiz.id - ASUS baru saja meluncurkan laptop terbarunya, vivobook 13 Slate OLED, di Indonesia pada (29/06). Laptop detachable yang membawa...