Minggu, Oktober 17, 2021
Beranda Devices 3 Karakteristik Jaringan 5G di OPPO Reno6 Series 5G

3 Karakteristik Jaringan 5G di OPPO Reno6 Series 5G

Must Read

Telkom Donasikan 44 Ventilator untuk Tangani Covid-19

Techbiz.id - Sebagai wujud kepedulian dalam penanganan Covid-19, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyerahkan bantuan CSR sebanyak 44 ventilator...

Hyppe Ambisi Bersaing di Pasar Global

Techbiz.id - Hyppe Teknologi Indonesia yakin aplikasi media sosial buatannya akan mampu bersaing secara global mengingat tingginya adopsi media...

2 Juta Atlet ESport Bertanding di Turnamen Free Fire 2020

Techbiz.id - Sebanyak 2 juta atlet esports dari seluruh Indonesia akan bertanding di rangkaian turnamen Free Fire Fall Season...

Review Oppo Reno4 F: Kenapa Bisa Tipis?

Techbiz.id - Oppo melengkapi jajaran keluarga reno4 dengan menghadirkan seri reno4 F untuk penggunanya di Indonesia. Seri ini merupakan seri...

Realme Smart TV Jadi Kejutan Tambahan di Fan Fest 2020

Techbiz.id - Bersamaan dengan peluncuran X50 Pro, Realme juga siap menghadirkan produk IoT baru berupa Smart TV. Perangkat IoT...

3 Smartphone Mid Range yang Bersaing Ketat

TechBiz.ID - Sederetan smartphone dari kelas menengah hingga teratas dengan spesifikasi terdepan mengisi maraknya pasar ponsel di Indonesia. Hingga...

Techbiz.id – OPPO Reno6 Series 5G baru diluncurkan pekan lalu dengan beragam fitur yang dapat digunakan dalam jaringan 5G yang mutahir. OPPO menyadari bahwa jaringan 5G adalah masa depan yang semakin nyata.

Menurut Chief Creative Officer OPPO Indonesia, Patrick Owen, OPPO Reno6 5G dan OPPO Reno6 Pro 5G, dimana kedua produk tersebut terbukti dapat memberikan konektivitas 5G yang terbaik dengan tetap memastikan efisiensi daya.

5G adalah jaringan komunikasi seluler generasi ke-5 yang memiliki 3 karakteristik utama dan menjadi perhatian OPPO Reno6 Series 5G. Jaringan 5G dapat disimpulkan sebagai fast like a lighting speed and invisible delay. Kecepatan jaringan komunikasi selular dan delay yang nyaris tidak ada merupakan masa depan yang akan membantu kehidupan manusia.

Patrick Owen mengatakan, untuk menyambut implementasi 5G di Indonesia, OPPO menyediakan produk yang dapat menggunakan jaringan 5G. Reno6 Series 5G dengan OPPO Reno6 5G dan OPPO Reno6 Pro 5G, sudah dapat langsung diaplikasikan di jaringan 5G di Indonesia.

Baca juga: Reno6 Series 5G jadi Pionir Video Format Portrait

“Kami optimis pemanfaatan jaringan 5G akan memberi pengalaman yang komprehensif dan berbeda bagi pengguna OPPO Reno6 Series 5G di Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut Patrick mengatakan, semua produk 5G dalam seri Reno6 dilengkapi dengan fitur pengoptimalan daya tingkat sistem yang dikembangkan sendiri oleh OPPO untuk meningkatkan efisiensi daya dan memperpanjang masa pakai baterai secara keseluruhan.

Misalnya, System Booster memastikan bahwa ponsel beroperasi dengan lancar baik untuk penggunaan jangka pendek maupun jangka panjang. OPPO Smart 5G dapat secara cerdas merencanakan transmisi 5G berdasarkan jenis aplikasi yang berbeda, mengurangi konsumsi daya sambil memastikan pengalaman jaringan 5G yang cepat dan stabil.

Saat baterai hampir habis, Mode Super Hemat Daya dan Super Night time Standby juga dapat digunakan untuk mengurangi konsumsi daya pada tingkat baterai rendah melalui penyetelan CPU, penyesuaian lampu latar, dan kontrol penggunaan aplikasi.

Berikut ini 3 karakteristik jaringan 5G yang menjadi perhatian di OPPO Reno6 Series 5G

1. Ultra High Speed Rate

Jaringan 5G memiliki kecepatan transisi sebanyak 100 kali lebih cepat dari jaringan 4G

2. Ultra High Density

Jumlah perangkat yang dapat terkoneksi dalam jaringan 5G pada waktu bersamaan 100 kali lebih banyak dari jumlah perangkat dalam jaringan 4G; dan

3. Ultra Low Latency

Jaringan 5G memiliki tingkat hambatan/delay sangat rendah, yaitu hanya 1 milisecond dibanding latensi pada jaringan 4G.

“The earlier you become a 5G user, the sooner you can enjoy the 5G convenience. OPPO siap mendukung para penggunanya yang ingin memiliki pengalaman komunikasi yang luar biasa di jaringan 5G,” tutup Patrick.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Microsoft Tutup Layanan LinkedIn di China, Ini Sebabnya

Techbiz.id - Microsoft mengumumkan akan menutup layanan LinkedIn di China. Hal ini dikarenakan pemerintah China terus memperketat regulasi internet. Keputusan...