Minggu, Juni 26, 2022
BerandaNewsCek Toko Sebelah App Jadi Juara di DigiHackAction

Cek Toko Sebelah App Jadi Juara di DigiHackAction

Must Read

Techbiz.id – Program DigiHackAction yang telah digelar Telkomsel resmi mencapai puncaknya dengan telah ditetapkannya Cek Toko Sebelah App sebagai juara di ajang ini.

Cek Toko Sebelah App menjadi juara 1 DigiHackAction dengan ide Real Time Product Comparison. Sementara itu, TIM Deadliner dengan ideComment Robot Marketingnya menjadi juara 2dan StoriAI menjadi juara 3 dengan ide AI Assistant for Persuasive Writing.

Ketiga pemenang DigiHackAction tersebut berhak mendapatkan hadiah dan membuka peluang kolaborasi dengan Telkomsel DigiAds dalam tahapan proses inkubasi dan akselerasi selanjutnya.

Sebelumnya, ketiga pemenang tersebut harus menjalani Demo Day, di mana sepuluh finalis mempresentasikan langsung ide-ide terbaik mereka di depan para dewan juri secara virtual, Senin (30/8). 

SVP Digital Advertising & Banking Telkomsel Ronny W. Sugiadha mengatakan, sampainya kita pada tahap ini merupakan momentum bagi Telkomsel dalam memperkuat peran kami sebagai society enabler yang mampu membuka peluang lebih luas bagi talenta digital unggul di seluruh Indonesia untuk lebih berkembang dengan memberikan solusi teknologi yang inovatif dan bermanfaat bagi pelaku bisnis di Indonesia, khususnya UMKM.

“Semoga DigiHackAction dapat lebih banyak menciptakan beragam inovasi dalam solusi dan ide bisnis yang lebih customer-centric untuk memenuhi berbagai kebutuhan digital marketing di Indonesia sehingga mampu #BukaSemuaPeluang yang akan berkontribusi pada kemajuan industri digital advertising di Indonesia,” ucapnya.

Sejak dibukanya pendaftaran DigiHackAction yang berlangsung selama Juni hingga Juli 2021 terlihat antusiasme yang tinggi dari para talenta digital Tanah Air untuk mengasah kemampuan.

DigiHackAction yang mengusung tema “The 1st Adtech and Martech Hackathon in Indonesia” pada tahun ini menerima sebanyak 300 ide. Ratusan ide tersebut datang dari para peserta dengan berbagai latar belakang yang di antaranya 68% tim independen, 24% startup, 27% pengembang, dan 11% perusahaan digital.

Berdasarkan jumlah ide yang masuk, 46% di antaranya memilih tema Advertising and Marketing Direct Solution, 28% memilih Digital Advertising Product, dan 26% memilih Advertising and Marketing Support Solution.

Ratusan ide tersebut kemudian dikurasi hingga tersaring 137 ide (Top 100) yang diumumkan pada 14 Agustus 2021. Para juri kemudian mulai mengambil alih peran dalam mengkurasi ide-ide tersebut untuk dipilih menjadi 10 ide terbaik (Top 10) untuk dipresentasikan pada Demo Day yang diumumkan pada 26 Agustus 2021 lalu.

Pada kesempatan ini, setiap finalis akan mempresentasikan berbagai ide inovatif dan revolusioner yang telah diformulasikan kepada dewan juri dalam waktu dibatasi untuk dapat memberikan tantangan tersendiri bagi para finalis menunjukkan profesionalitasnya dalam menjabarkan berbagai ide secara singkat dan impresif kepada dewan juri.

Dewan juri menentukan ide-ide yang layak lolos sampai di tahap Top 10 berdasarkan kriteria umum dan khusus. Kriteria umum yang dimaksud terdiri dari impresi, kesulitan teknologi, dan orientasi pasar.

Sementara kriteria khusus meliputi kemampuan kerja tim dan kualitas presentasi, penyelesaian masalah, kelayakan produk dan fitur atau kemudahan penggunaan, adopsi teknologi dan pengembangan sinergis, serta potensi bisnis.

Sementara itu, untuk di Demo Day para pemenang dipilih berdasarkan aspek kelayakan rancangan dalam pemanfaatan aset Telkomsel Digiads dan seberapa baik proporsi nilai untuk pengembangan bisnis ke depan.

Menjadi Juara di DigiHackAction, solusi Real Time Product Comparison milik Cek Toko Sebelah App memungkinkan pengguna untuk dapat membandingkan harga produk dari setiap platform e-commerce (Shopee, Bukalapak, Lazada, Tokopedia).

Sementara itu, melalui alat marketing bernama Comment Robot Marketing, Tim Deadliner ingin memudahkan para UMKM dapat memaksimalkan merk dan memasarkan produk mereka melalui komentar di media sosial menggunakan teknologi Natural Language Processing Artificial Intelligence.

Tak ketinggalan, StoriAI sendiri menawarkan solusi yang diberi nama AI Assistant for Persuasive Writing agar pengguna dapat menciptakan iklan yang menarik, konten tulisan, caption media sosial dan deskripsi di e-commerce tanpa memerlukan keahliah copywriting.

Terkait

Artikel Terkait

Tombol Caption Twitter Kini Hadir di Android dan iOS

Techbiz.id - Twitter telah mengumumkan bahwa tombol 'Closed Caption' (CC) untuk menampilkan teks dalam video kini tersedia untuk semua...