Sabtu, November 27, 2021
BerandaNewsKominfo Instruksikan Vendor Smartphone Buka Fitur 5G

Kominfo Instruksikan Vendor Smartphone Buka Fitur 5G

Must Read

Techbiz.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI meminta semua vendor smartphone untuk membuka fitur 5G di seluruh perangkat 5G yang sudah beredar di pasar Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kominfo, Johnny G Plate untuk mempercepat penetrasi layanan 5G di Indonesia saat menyerahkan Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G kepada XL Axiata sebagai operator seluler ketiga yang akan menggelar jaringan 5G secara komersial di Indonesia.

“Secara khusus mengenai ketersediaan perangkat smartphone 5G, Kominfo telah meminta kepada seluruh pabrikan dan vendor 5G untuk membuka software 5G, sehingga smartphone yang sudah bisa digunakan untuk cover 5G,” paparnya.

Lebih lanjut disampaikan Menteri Johnny menyatakan, Pemerintah Indonesia dalam implementasi layanan 5G menerapkan Kebijakan Teknologi Netral. Melalui kebijakan ini, operator seluler diberikan keleluasaan untuk mengimplementasikan dan memilih teknologi seluler terbaru dalam pemanfaatan pita frekuensi radio yang telah ditetapkan di dalam izinnya.

Baca juga: KPPU Dukung Kominfo Terapkan Spectrum Sharing untuk 5G

“Jadi operator seluler mempunyai keleluasaan untuk memilah, memilih dan menentukan pilihan teknologi yang mana yang tepat. Tentu dengan harapan tetap kita jaga agar ya kemudahan kecepatan dalam layanan purnajual juga bisa dilakukan dengan baik. Dan communality system yang ada di Indonesia tetap berlangsung sehingga tidak terjadi overcost di dalam pemeliharaannya,” jelasnya.

Pemerintah juga tengah dan akan terus mengembangkan ekosistem pendukung 5G yang dilakukan agar kehadiran teknologi 5G dapat memberikan kesempatan dan peluang pengembangan teknologi di dalam negeri.

“Beberapa hal konkret yang sedang dilakukan antara lain peningkatan aspek TKDN perangkat 5G dengan bersinergi bersama Kementerian Perindustrian, pengembangan eksosistem aplikasi, pengembangan talenta digital berwawasan 5G dan sinkronisasi kebijakan antara Pemerintah Pusat dan Daerah untuk penggelaran infrastruktur 5G,” papar Menkominfo.

Menteri Johnny menekankan saat ini sudah ada TKDN untuk teknologi jaringan telekomunikasi 4G. Menurutnya, acuan itu akan menjadi benchmark untuk pengembangan TKDN 5G. Ini semuanya untuk efisiensi dan keekonomian industri di dalam negeri.

Menurut Menkominfo pembangunan atau perluasan infrastruktur jaringan penting untuk pengembangan SDM untuk mendukung pergelaran 5G. Mengenai ketersediaan perangkat ponsel 5G, Menteri Johnny menyatakan telah meminta pabrikan ponsel untuk mengaktifkan perangkat lunak 5G agar bisa digunakan untuk mengakses jaringan 5G.

Terkait

Artikel Terkait

Samsung Galaxy A03 Resmi Meluncur, Bawa Kamera 48MP

Techbiz.id - Setelah memperkenalkan Galaxy A03 Core, Samsung kembali merilis smartphone baru- Samsung Galaxy A03. Penerus Galaxy A02 ini dibekali...