Minggu, Oktober 17, 2021
Beranda News 4000 Gamers Ikuti Turnamen H3RO Esports 2.0

4000 Gamers Ikuti Turnamen H3RO Esports 2.0

Must Read

Gelombang Ke-20 Akan Dibuka, Ini Cara dan Syarat Daftar Kartu Prakerja

Techbiz.id - Gelombang ke-20 pendaftaran kartu prakerja kabarnya akan dibuka dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan langsung oleh Head...

Vivo S1 Pro Dipastikan Segera Hadir di Indonesia

Techbiz.ID - Di penghujung tahun 2019, vivo Indonesia kembali menghadirkan kejutan dengan mengonfirmasi kehadiran vivo S1 Pro sebagai line-up produk terbaru...

Rekomendasi HP Infinix Harga Rp 2 Jutaan Terbaru 2021

Techbiz.id - Kehadiran Handphone (HP) Infinix cukup beragam di Indonesia, salah satunya dengan banderol harga Rp 2 jutaan. Menariknya, HP...

Cara Aktifkan Paket Tri 2.5GB, Cuma Rp3000!

Techbiz.id - Belum lama ini, sosial media Twitter diramaikan dengan perubahan paket Tri 2.5GB yang seharga Rp2000. Hal ini...

Indosat Hadirkan Solusi Keyboard Android Unik untuk Pasar Indonesia

Techbiz.id - Indosat Ooredoo menawarkan solusi keyboard smartphone android yang sangat menarik kepada lebih dari 50 juta pengguna di...

POCO X3 Pro Resmi Meluncur di Indonesia

Techbiz.id - POCO X3 Pro resmi hadir di Indonesia secara virtual, Selasa (20/4). Ponsel pintar ini turut melengkapi jajaran...

Techbiz.id – Turnamen H3RO Esports 2.0 yang diselenggarakan sejak tanggal 3 Mei 2021 hingga 11 Agustus 2021 resmi ditutup oleh Tri Indonesia.

Turnamen yang memperebutkan total hadiah hingga Rp300.000.000 ini sukses diikuti oleh hampir 4.000 gamers tanah air. Turnamen ini merupakan kelanjutan dari Project H3RO Season 1 (periode 14 November 2020 hingga 31 Januari 2021).

Tidak hanya menghadirkan satu cabang mobile game, turnamen H3RO Esports 2.0 ini memainkan tiga cabang games sekaligus yaitu Free Fire, Mobile Legends: Bang Bang (MLBB), dan PUBG Mobile.

Selain itu, turnamen ini juga diikuti oleh pro players level internasional sehingga menjadi lebih menantang bagi para gamers karena untuk bisa bertanding melawan para pro players merupakan suatu kebanggaan tersendiri.

Chief Marketing Officer 3 Indonesia, Dolly Susanto, mengatakan, turnamen H3RO Esports 2.0 yang telah sukses dilaksanakan ini merupakan salah satu bentuk konsistensi dari Tri Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekosistem mobile gaming di Tanah Air dan merupakan bentuk dukungan kami untuk memberikan kesempatan bagi anak muda dalam meningkatkan daya saing di dunia Esports.

Baca juga: Tri Indonesia Gelar H3RO Esports Tournament 2.0

Pada cabang H3RO Esports 2.0 PUBG Mobile, tim TAKAE Esports berhasil keluar sebagai juara pertama setelah melalui 12 pertandingan di babak grand final dengan mengalahkan tim-tim lain, termasuk Bigetron RA.

Lalu, pada cabang esport Mobile Legends: Bang Bang, gelar juara disematkan kepada tim SIREN Esports yang berhasil mengalahkan VICTIM Esports. Selanjutnya, pada kompetisi Free Fire, tim ECHO Esports sukses meraih gelar juara setelah mendominasi peperangan dengan tim lain.

H3RO Esports 2.0 ini ditonton lebih dari 8.2 juta penonton melalui YouTube Tri Indonesia dan disiarkan oleh 35 creator di berbagai platform dengan total penonton mencapai 6,7 juta penonton.

Tri Indonesia disampaikan Dolly terus berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman gaming terbaik melalui ekosistem H3RO yang memberikan pengalaman one-stop-gaming kepada mobile gamers.

Selain itu, Tri Indonesia juga meluncurkan H3RO, produk yang dirancang khusus para penggemar games online. Perdana H3RO Max dan Paket H3RO Unlimited telah dilengkapi dengan teknologi Tri Primeline dengan service awareness yang secara otomatis akan memberikan prioritas jaringan ketika pengguna bermain game online favorit seperti PUBG, Mobile Legend, Free Fire, AOV dan Call of Duty. Terlebih, teknologi ini mampu menurunkan latency dalam permainan hingga hampir 30% meskipun diakses di jam-jam sibuk.

Untuk mendukung gamers Indonesia, Tri juga menyediakan teknologi low latency yang disebut dengan Tri Primeline dan menghadirkan prioritas jaringan gaming untuk memberikan pengalaman gaming terbaik di mana pun, kapan pun.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Microsoft Tutup Layanan LinkedIn di China, Ini Sebabnya

Techbiz.id - Microsoft mengumumkan akan menutup layanan LinkedIn di China. Hal ini dikarenakan pemerintah China terus memperketat regulasi internet. Keputusan...