Kamis, September 23, 2021
Beranda News 8 Tahun Berkiprah, Indigo Lakukan Perubahan

8 Tahun Berkiprah, Indigo Lakukan Perubahan

Must Read

Oppo Perluas Portofolio Rangkaian Produk IoT

Techbiz.id - Oppo terus memperluas portofolionya di pasar IoT dengan meluncurkan serangkaian produk terbarunya dalam acara yang mengambil tema...

Pelanggan XL Home Bisa Main Gim di TV Pakai Smartphone

Techbiz.id - XL Axiata menjalin kerjasama dengan AirConsole, perusahaan social gaming berbasis di Swiss, guna menghadirkan layanan gim yang bisa dimainkan...

AWS dan Midtrans Hadirkan Platform Pojok Usaha

Techbiz.id - Amazon Web Services, Inc. (AWS), mengumumkan jalinan kolaborasinya bersama Midtrans, mengembangkan platform baru hasil kolaborasi tersebut yang...

XL Axiata Uji Coba Dynamic Spectrum Sharing untuk 5G

Techbiz.id - XL Axiata terus berupaya menyiapkan jaringan untuk implementasi layanan 5G. Sejumlah inisiatif telah dilaksanakan guna meningkatkan kapasitas...

Xiaomi Boyong Mi Curved Gaming Monitor ke Indonesia

Techbiz.id - Xiaomi dalam keterangannya mengumumkan kehadiran Mi Curved Gaming Monitor 34" ke pasar Indonesia yang menawarkan pengalaman bermain...

Oppo Pastikan Reno4 Segera Hadir di Indonesia

Techbiz.id - Setelah memperoleh sertifikat postel maupun TKDN dari kemenperin untuk Reno4, Oppo memastikan perangkat barunya itu segera...

Techbiz.id – Telkom melakukan rebranding program inkubasi atau akselerasi startup miliknya, Indigo, untuk menjawab tantangan perubahan untuk mempercepat perkembangan ekosistem startup dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Dengan mengusung tagline baru setelah rebranding ini yaitu #TransformNation (sebelumnya #DigitalizingIndonesia), Indigo memiliki misi untuk mencari ide-ide digital kreatif karya anak negeri di berbagai daerah yang bisa mengubah bangsa (to transform nation).

Indigo berkeyakinan bahwa ide-ide tersebut tersebar di penjuru negeri yang bisa menetas berupa solusi untuk bangsa selama kami merawatnya (nurturing) sedemikian rupa.

Untuk mewujudkan misi itu,Indigo menyediakan inkubasi/akselerasi startup yang lengkap dengan program pengembangan startup end-to-end yang dimulai dengan kegiatan nurturing creativity di tahapan pre-startup, inkubasi/akselerasi startup hingga pada program sinergi bisnis dan investasi lanjutan atau follow-on-funding.

Program inkubasi/akselerasi startup digital Indigo ini pertama kali diadakan pada tahun 2013 dan secara konsisten Indigo melaksanakan startup batch intake sebanyak dua kali setiap tahunnya.

“Proses rebranding Indigo merupakan respons PT Telkom Indonesia untuk menyesuaikan dengan perubahan dalam menjalankan program inkubasi dan akselerasi startup digital di era ‘New Normal’ akibat pandemi COVID-19 ini,” kata Fajrin Rasyid – Direktur Digital Business PT Telkom Indonesia, Tbk.

Baca juga: Indigo Creative Nation Kembali Digelar Telkom

Lebih lanjut dijelaskan Fajrin, kebaruan dari proses rebranding Indigo ini bukan hanya secara internal dalam hal pengelolaan program inkubasinya, melainkan juga meluncurkan inisiatif secara eksternal yang besar harapannya bisa memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi digital yang nyata bagi Indonesia.

Selama 8 tahun menjalankan program inkubasi/akselerasi startup digital, Indigo telah membina 52.276 talenta digital yang tersebar di 17 IndigoSpace (dahulu bernama “Digital Innovation Lounge” [DILo]) di seluruh Indonesia. Indigo juga sudah membina 194 startup dari 15 jenis industri.

Dari 194 startup tersebut, terdapat 91 startup alumni yang masih aktif menjalankan bisnisnya di pasar domestik maupun internasional, 28 startup yang saat ini sedang berada dalam program inkubasi/akselerasi, dan 75 startup gagal.

Selain itu terdapat 24 startup Indigo yang telah memperoleh investasi lanjutan dari berbagai Venture Capital (VC) serta Investor dalam dan luar negeri. Bahkan pada tanggal 8 September 2021 mendatang, RUN System (startup Indigo tahun 2014) akan menjadi startup alumni Indigo pertama yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia (IDX) dengan melakukan Initial Public Offering (IPO) menggunakan kode saham RUNS.

Selama satu windu menjalankan program inkubasi, startup Indigo telah berkontribusi dalam mendigitalisasi Indonesia di berbagai sektor seperti Smart CityCommerceFinancialSmall Medium EnterpriseEducationLogisticHealth, dan Enterprise dimana beberapa kontribusi ini terwujud melalui kolaborasi bersama Telkom Group.

Kolaborasi lain dalam mendukung tumbuhnya ekosistem startup di Indonesia juga Indigo lakukan melalui kerjasamanya antara lain dengan berbagai instansi pemerintah (termasuk Kementerian dan Pemerintah Daerah), Perguruan Tinggi, serta komunitas startup.

Pada tahun 2019 Indigo telah mengembangkan program inkubasi khusus bagi startup game bernama IndigoGame (dahulu bernama “Indigo Game Startup Incubation” [IGSI]).

IndigoGame yang sudah memasuki batch ke-4 ini bertujuan meningkatkan market share konten game yang potensinya masih sangat besar untuk dikembangkan para digital creative di Indonesia.

Dari 30 startup game yang mengikuti IndigoGame sejak tahun 2019 itu, beberapa diantaranya bahkan telah menarik minat sejumlah publisher global untuk melakukan publishing game asal Indonesia ini.

Pada bulan September 2021 ini, Indigo juga akan membuka kembali Indigo startup intake batch 2 – 2021. Startup yang berhasil lolos dalam seleksi akan mengikuti program inkubasi/akselerasi dengan berbagai fasilitas yang mendukung perkembangan startup.

Fasilitas yang akan didapatkan adalah program mentorship yang diberikan oleh para mentor ahli di bidang startup dan digital business, startup funding, peluang fund raising kepada para investor dan venture capital, pemanfaatan platform digital Telkom Group dan networking, serta kolaborasi dengan sesama startup Indigo untuk mempercepat pengembangn produk startup.

Disamping itu, startup yang mengikuti program inkubasi/akselerasi berkesempatan mendapatkan dukungan market access untuk scaling-up bisnis digital yang dikembangkan.

Beberapa contoh startup sukses yang diinkubasi dan diakselerasi di program Indigo selain RUN System yang akan melakukan IPO dalam waktu dekat antara lain PrivyID (aplikasi tanda tangan digital), IZY (penyedia mobile concierge), Verihubs (penyedia layanan verifikasi data berbasis Artificial Intelligence (AI), Nodeflux (aplikasi video analytic  berbasis AI), Muslim Life (platform edukasi keluarga muslim), Opsigo (online booking platform dan Corporate Travel Management), Goers (online ticketing system), Osman (aplikasi penunjang bisnis kegiatan BUMDES), OnTruck (platform logistic on-demand), dan Bahaso (platform e-learning bahasa asing).

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Oppo A16 Kini Hadir dengan RAM 4GB

Techbiz.id - Dirilis pada Juli lalu, Oppo kini menambah kapasitas RAM dan memori yang lebih besar untuk Oppo A16,...