Kamis, Desember 9, 2021
BerandaTelcoOperator Maksimalkan Spektrum 2.3GHz Untuk Kembangkan Jaringan

Operator Maksimalkan Spektrum 2.3GHz Untuk Kembangkan Jaringan

Must Read

Techbiz.id – Spektrum 2.3 GHz telah dianggap sebagai frekuensi emas oleh para operator global sejak perkembangan teknologi 4G karena mampu menyediakan kapasitas dan jangkauan, yang dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh 5G secara signifikan untuk meningkatkan kinerja 4G yang sudah ada dan selaras untuk mengakomodasi kebutuhan kapasitas 5G.

Meskipun saat ini dunia sedang menghadapi tekanan krisis kesehatan global, industri di belakang 2,3 GHz tidak menunjukkan tanda-tanda melambat selama setahun terakhir. Bahkan semakin dipercepat dengan diluncurkannya beberapa smartphone baru yang mendukung jaringan 2.3 GHz.

Dengan lebih dari 70 referensi komersial 4G/5G pada 2.3 GHz, telah diperkirakan bahwa lebih banyak operator dan vendor terminal akan menggunakan spektrum 2.3 GHz dalam waktu dekat.

Menurut Direktur Jenderal Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Ismail, ketersediaan spektrum frekuensi radio merupakan hal yang penting untuk mengembangkan jaringan 5G di Indonesia dimana saat ini layanan 5G diselenggarakan pada spektrum 2.3 Ghz.

“Indonesia adalah negara yang sangat luas yang memiliki lebih dari 17.000 pulau, sehingga sangat sulit untuk menghubungkan seluruh pulau kita dengan serat optik. Untuk menangani jutaan pengguna, dibutuhkan frekuensi dan biaya yang optimal dalam mengembangkan infrastruktur,” ujar Ismail.

Baca juga: Telkomsel Gunakan Tambahan Frekuensi untuk Pemerataan Akses Broadband

Lebih lanjut disampaikan Ismail, frekuensi yang dibutuhkan adalah pita rendah/low band untuk dapat mencakup semua wilayah Indonesia yang sangat luas. Spektrum 2.3Ghz sangat penting untuk mendukung operator seluler menggunakan infrastruktur ini.

Akhmad Madces, VP RAN Engineering and Project Telkomsel mengatakan, Telkomsel akan terus memaksimalkan kapasitas spektrum 2.3Ghz yang dimiliki untuk mendukung inovasi dan pengembangan layanan yang didukung teknologi terbaru. Telkomsel belum lama ini mendapatkan tambahan pita frekuensi 2.3Ghz, yang salah satu pemanfaatannya akan digunakan untuk pengembangan jaringan dan layanan 5G di Indonesia, yang saat ini telah hadir di sembilan kota di Indonesia.

“Telkomsel berkomitmen untuk terus memperluas cakupan jaringan dan mengembangkan layanan 5G secara terukur dan bertahap. Kami juga berharap layanan 5G Telkomsel ke depannya dapat mendorong akselerasi ekosistem Industri 4.0 guna meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional di berbagai sektor industri. Terkait dengan penyelenggaraan jaringan, Telkomsel melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, dan Huawei Indonesia merupakan salah satu mitra kami,” ucapnya.

Alex Xing, Chief Technology Officer Huawei Indonesia juga mengatakan, berkat keberhasilan alokasi dan re-farming spektrum 2.3Ghz, Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang mengkomersialkan 5G pada semester pertama tahun ini.

5G menurutnya tidak hanya akan menghadirkan konektivitas yang lebih baik, lebih cepat, lebih kuat ke masyarakat dan rumah tangga Indonesia, tetapi juga memfasilitasi dan mempercepat proses transformasi digital berbagai industri di tanah air.

“Sebagai mitra strategis, kami sangat bangga dapat mendukung Telkomsel dengan solusi 5G terdepan kami. Ini adalah target bersama kami untuk membangun jaringan berkinerja tinggi dengan pengalaman 5G terbaik yang tiada duanya,” tegasnya.

Terkait

Artikel Terkait

Daftar Paket Internet Indosat Terbaru, Masih Murah!

Techbiz.id - Seperti biasanya, Redaksi Techbiz kembali membagikan daftar paket internet Indosat terbaru. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, harga paket...