Senin, Januari 17, 2022
BerandaNewsTikTok Luncurkan Buku Panduan Keamanan Digital untuk Pengajar

TikTok Luncurkan Buku Panduan Keamanan Digital untuk Pengajar

Must Read

Techbiz.id – Untuk memberikan sumber daya kepada para guru dan pengajar untuk mendampingi anak didiknya agar aman di dunia daring TikTok meluncurkan Buku Panduan Keamanan Digital untuk Pengajar.

Buku Panduan Keamanan Digital untuk Pengajar ini menyediakan tiga topik berbeda terkait keamanan di dunia maya, termasuk privasi dan keamanan, perundungan dan ujaran kebencian, serta kesejahteraan digital.

Setiap topik akan menyediakan rangkuman, panduan diskusi dan ide untuk aktivitas, yang dapat dengan mudah diadaptasi oleh guru sesuai dengan gaya mengajar dan kebutuhan anak didiknya.

Menurut Novi Kurnia, Dewan Pengarah GNLD Siberkreasi dan Koordinator Nasional Japelidi, dengan memahami ruang digital dan bagaimana beraktivitas secara aman di ruang ini, anak dan remaja bisa lebih siap dalam menghadapi tantangan dunia digital baik dalam belajar di sekolah maupun berinteraksi di masyarakat.

Baca juga: Aplikasi TikTok Raup Pendapatan Tertinggi di Q3 2021

“Selain orangtua, peran guru atau pengajar sebagai pembimbing anak dan remaja di sekolah sangat penting untuk membantu mereka meningkatkan kecakapan dalam aman bermedia digital. Literasi keamanan digital ini dibutuhkan generasi muda agar menjadi warga digital yang bijak dan bertanggungjawab,” ucap Novi.

Faris Mufid, Public Policy & Government Relations, TikTok Indonesia menyampaikan, TikTok menempatkan keamanan, keselamatan, dan privasi pengguna di kalangan remaja sebagai prioritas utama, agar TikTok terus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk ekspresi diri.

“Harapannya, Buku Panduan Keamanan Digital untuk Pengajar ini bisa menjadi sumber edukasi dan referensi untuk para pengajar di Indonesia untuk bantu menumbuhkan lingkungan dan budaya online yang positif,” kata Faris.

Lebih lanjut, membangun tempat yang aman dan nyaman bagi semua pengguna dalam mengekspresikan kreativitas mereka terutama anak remaja, merupakan komitmen TikTok.

Terkait

Artikel Terkait

Kominfo Awasi Transaksi Jual-Beli NFT di Indonesia

Techbiz.id - Belakangan ini Non Fungible Token alias NFT menjadi populer sebagai 'tren' baru, termasuk bagi warganet di Indonesia. Menganggapi...