Kamis, September 29, 2022

Aset Kripto Terus Diawasi Bappebti, Ini Daftar yang Legal

Techbiz.id – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, memperketat pengawasan terhadap perdagangan aset kripto di Indonesia. Langkah ini menyusul banyaknya yang mengaku sebagai korban dugaan penipuan aset kripto.

Indrasari Wisnu Wardhana selaku Plt Kepala Bappebti mengatakan, setiap produk aset kripto di Indonesia harus didaftarkan di Bappebti. Adapun setiap aset kripto yang tidak sesuai dengan peraturan tidak dapat diperdagangkan di Indonesia.

“Aset kripto yang diperdagangkan terlebih dahulu harus didaftarkan kepada Bappebti melalui Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang sudah terdaftar untuk dilakukan penilaian berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan.” Ujar Wisnu, melalui keterangan resminya.

Ia menambahkan, nantinya penetapan aset kripto dilakukan melalui metode penilaian Analytical Hierarchy Process (AHP), dimana memiliki beberapa kriteria penilaian.

Baca juga: Susul ASIX, Wirda Mansur Luncurkan Kripto I-COIN

Bappebti, dikatakan Wisnu, telah menerbitkan peraturan No.8 tahun 2021 tentang syarat Aset Kripto yang dapat diperdagangkan, dan peraturan No.7 tahun 2022 tentang penetapan aset kripto yang dapat diperdagangkan. Terdapat 229 aset kripto yang saat ini sudah legal untuk diperdagangkan di Indonesia.

Sebanyak 229 crypto yang mendapatkan izin ini diputuskan melalui upaya pendekatan secara yuridis dengan melihat peringkat 500 coin market cap/CMC, sesuai ketentuan Pasal 3 ayat (2) huruf c Perba Nomor 5 Tahun 2019.

Adapun 229 aset kripto itu terdiri dari berbagai macam, di antaranya, Bitcoin, Ethereum, Tether, Xrp/ripple, Bitcoin cash dan Binance coin. Untuk mengetahui daftar lainnya, bisa mengetuk tautan disini.

Terkait

Artikel Terkait

88 Persen Karyawan di Indonesia Siap Rapat di Metaverse

Techbiz.id - Para profesional bisnis berdasarkan penelitian global terbaru yang dilakukan oleh Ciena, menyatakan siap untuk berkolaborasi di dunia...