Kamis, Agustus 11, 2022
BerandaAppsSiap-siap, Telegram Premium Akan Meluncur Bulan Ini

Siap-siap, Telegram Premium Akan Meluncur Bulan Ini

Must Read

Techbiz.id – Telegram dikabarkan siap menghadirkan layanan berbayar pada penggunanya beberapa waktu lalu. Kini jadwal kehadiran yang disebut sebagai Telegram Premium itu sudah terungkap.

Pavel Durov, CEO dari Telegram telah mengkonfirmasi bahwa layanan Telegram Premium akan diluncurkan pada akhir bulan ini.

Melansir dari The Verge (13/6), Telegram Premium diklaim akan memberi pengguna “fitur, kecepatan, dan sumber daya tambahan.” dalam platform.

Meski demikian, Durov memastikan tidak ada perubahan terhadap semua fitur-fitur gratis, semuanya akan tetap gratis.

Bakan, pesaing WhatsApp ini akan tetap meluncurkan fitur baru untuk pengguna meski tak berlangganan Telegram Premium.

Lebih lanjut, Durov mengisyaratkan beberapa fitur yang datang dengan langganan, termasuk akses awal ke fitur baru, kemampuan untuk mengunggah file yang lebih besar, dan stiker serta reaksi khusus Premium.

Selain itu, pengguna yang berlangganan layanan ini dikabarkan juga bisa mendukung Telegram dan bergabung dalam klub yang memperoleh fitur baru terlebih dulu.

Sayangnya Durov tak menyebutkan berapa biaya langganan yang akan dikenakan dan merincikan fitur-fitur apa saja yang diberikan nanti.

Namun versi beta aplikasi mengungkap bahwa layanan ini akan dibanderol 4,99 dolar AS atau sekitar Rp 72 ribu per-bulannya.

Baca juga:

Selain itu, terungkap juga bahwa pelanggan Telegram Premium tidak akan memiliki iklan di saluran one-to-many. Ini sejalan dengan janji Durov sebelumnya bahwa ia akan memberi pengguna cara untuk menonaktifkan iklan, meskipun sepertinya harus berlangganan terlebih dahulu.

Ia pun berpikir jika layanan ini harusnya didanai oleh para penggunanya bukan dari pengiklan. Untuk itu Telegram memastikan penggunanya tetap memperoleh prioritas utamanya di masa mendatang.

Terkait

Artikel Terkait

ReCharge Station kini Tersedia di Sarana Transportasi Publik

Techbiz.id - ReCharge Indonesia melakukan pemasangan ReCharge Station (mesin tempat penyewaan power bank) di area transportasi publik, yaitu di 35 Halte...