Kamis, Desember 8, 2022

Kominfo Minta Masyarakat Tarik Uang yang Ada di PayPal

Techbiz.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI melakukan pembukaan sementara akses kepada Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang diblokir karena belum memenuhi aturan pendaftaran PSE.

Dalam keterangan resminya kepada media, Dirjen APTIKA Kominfo RI, Semmuel A Pangerapan menyampaikan bahwa akan membuka sementara akses PayPal yang diblokir karena belum memenuhi aturan pendaftaran PSE

Pembukaan sementara ini disampaikan Semmy untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat pengguna layanan PSE yang diblokir untuk memigrasikan layanan yang digunakan tersebut.

“Pembukaan akses ini karena banyak permintaan masyarakat untuk diberikan kesempatan memindahkan layanan yang sekarang digunakan,” tegas Semmy.

Dirjen APTIKA Kominfo RI, Semmuel A Pangerapan

Lebih lanjut disampaikan Semmy, pembukaan sementara akses PayPal yang diblokir ini diberikan waktu selama lima hari kerja sebelum nantinya akan diblokir kembali oleh Kominfo jika PSE tersebut belum juga melakukan pendaftaran.

Baca juga:

“Selama lima hari ini kami harapkan masyarakat bisa memigrasikan layanan yang digunakan termasuk saldo uang yang masih ada di Paypal karena di Indonesia sudah banyak layanan sejenis yang tidak kalah hebat,” kata Semmy.

Pembukaan sementara akses terhadap PayPal ini dijelaskan Semmy mulai dari hari Senin 1 Agustus 2022 hingga lima hari kerja kedepannya yaitu Jumat 5 Agustus 2022

Semmy juga menjelaskan hingga saat ini Kominfo belum bisa berkorespondensi dengan pihak PayPal untuk segera melakukan pendaftaran agar segera bisa dilakukan normalisasi akses layanannya.

Untuk PSE lainnya seperti Steam dan DOTA serta Counter Strike, Semmy menyampaikan bahwa pihakya sudah berhasil melakukan korespondensi dan mereka segera akan memenuhi aturan tersebut

Terkait

Artikel Terkait

Saham GoTo Anjlok Terus, Telkom Tidak Fokus Capital Gain

Techbiz.id - Menanggapi terus menurinnya harga saham GoTo, Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah ikut menanggapi mengenai nasib investasi Telkomsel...