Thursday, April 22, 2021
Home Business Update Kerugian Smartfren Turun Menjadi Rp1,64 Triliun

Kerugian Smartfren Turun Menjadi Rp1,64 Triliun

Must Read

Tips Mencegah Overheating di Ponsel

Techbiz.id - Smartphone kita pada dasarnya adalah pelengkap tambahan dalam hidup kita. Namun seiring kian seringnya kita mengandalkan smartphone, mungkin kita...

vivo Kuasai Penjualan Ponsel Pintar di Pasar Tiongkok

Techbiz.id - Dilansir dari laporan penelitian yang dilakukan oleh Counterpoint, vivo untuk pertama kalinya memimpin pasar ponsel pintar dengan...

Review ASUSPRO E520: Partner Kerja yang Ringkas

Techbiz.id - Kehadiran mini PC diharapkan dapat menjadi solusi atas keluhan ukuran PC yang cukup besar. Perangkat ini ditujukan...

Helo Resmi Ramaikan Persaingan Platform Video Pendek Indonesia

Techbiz.id - Setelah masuk ke Indonesia di akhir tahun lalu, aplikasi Helo kini resmi diperkenalkan kepada publik. Aplikasi ini...

WhatsApp Ingatkan Pengguna yang Tak Setuju Kebijakan Baru, Ini Akibatnya

Techbiz.id - Aplikasi perpesanan populer, WhatsApp kembali mengingatkan bahwa waktu yang digunakan untuk menerapkan kebijakan baru dalam menggunakan layanan...

TechBiz.ID – Berdasarkan laporan keuangan yang diserahkan kepada kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis (31/10), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) mencatat penurunan rugi bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk hingga kuartal III tahun ini menjadi Rp1,64 triliun dari rugi Rp2,50 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Penurunan rugi tersebut dijelaskan karena pendapatan usaha yang meningkat jadi Rp4,98 triliun dari Rp3,95 triliun dan beban usaha juga naik menjadi Rp6,74 triliun dari Rp5,87 triliun. Sementara rugi usaha tercatat Rp1,76 triliun turun dari rugi usaha tahun sebelumnya yang Rp1,92 triliun.

- Advertisement -

Sementara itu beban lain-lain bersih berkurang drastis menjadi Rp131,12 miliar dari beban lain-lain bersih Rp1,1 Triliun dimana keuntungan kurs diraih Rp198,15 Miliar dari rugi kurs tahun sebelumnya Rp573,39 Miliar. Dengan demikian, rugi sebelum pajak tercatat sebesar Rp1,89 Triliun turun dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp3,04 Triliun tahun sebelumnya.

Total aset perseroan tercatat mencapai Rp26,75 triliun hingga periode 30 September 2019 naik dari jumlah aset Rp25,21 triliun hingga periode 31 Desember 2018. 

- Advertisement -

Artikel Terbaru

FE 14mm F1.8 GM, Lensa Ringkas dengan Angle Ultra-lebar

Techbiz.id - Sony Electronics Inc. semakin memperluas jajaran lensa E-mount-nya dengan memperkenalkan FE 14mm F1.8 GM (model SEL14F18GM) -...

Artikel Terkait