Friday, June 25, 2021
Home Business Update EV Growth Menutup Dana Investasi USD250 Juta

EV Growth Menutup Dana Investasi USD250 Juta

Must Read

Instagram Reels Mulai Tampilkan Iklan

Techbiz.id - Instagram kini mengumumkan akan mulai menampilkan iklan pada fitur Reels. Iklan tersebut nantinya tampil terbagi menjadi beberapa...

Lewat ‘Buka Resso, Buka Hits Berikutnya’, Resso Hadirkan Playlist Baru

Techbiz.id - Resso, aplikasi streaming musik sosial menghadirkan kampanye 'Buka Resso, Buka Hits Berikutnya' sambil merilis beberapa playlist baru. 'Buka...

Rukita Mods, Hunian dengan Perangkat Gaming Lengkap

Techbiz.id - Para gamers kini bisa memiliki hunian yang dapat memanjakan aktivitas mereka dengan adanya Rukita Mods, fitur baru yang...

Huawei MatePad 11 Segera Meluncur di Indonesia

Techbiz.id - Setelah secara resmi meluncurkan HarmonyOS 2 awal bulan ini, Huawei menyebutkan akan segera menghadirkan tablet pertama dengan...

Rilis di Solo, Indosat Tawarkan Layanan Komersial 5G

Techbiz.id – Setelah mendapatkan Surat Keterangan Laik Operasi untuk penggelaran jaringan 5G, Indosat Ooredoo menghadirkan layanan 5G komersial pertama...

Techbiz.id – EV Growth, perusahaan venture capital dengan fokus Indonesia, menutup dana investasi pertama sebesar USD250 juta (hard cap). Angka ini melebihi target awal perusahaan sebesar USD150 juta. Pencapaian tersebut merupakan hasil dari penerimaan Limited Partners baru yang mencakup beberapa Asian based family offices, serta dua perusahaan sovereign wealth fund terbesar Asia, termasuk Temasek.

Didirikan pada Maret 2018, EV Growth merupakan perusahaan joint venture antara East Ventures, SMDV, dan YJ Capital yang berfokus pada penyediaan dana tahap lanjutan untuk perusahaan startup di Indonesia dan seluruh Asia Tenggara. Perusahaan ini dipimpin oleh tiga mitra (Managing Partner) – Willson Cuaca dari East Ventures, Roderick Purwana dari SMDV, dan Shinichiro Hori dari YJ Capital.

Beberapa investasi follow-on lainnya termasuk putaran pendanaan terbaru dua unicorn Indonesia, yaitu Tokopedia dan Traveloka, Fuse – perusahaan teknologi asuransi, Fore Coffee – penantang Starbucks di Indonesia, Mekari – perusahaan pengembangan UMKM Indonesia, 99.co – perusahaan prop-tech, IDN Media – perusahaan media, dan Xendit – perusahaan pembayaran.

Hingga hari ini, EV Growth telah menyalurkan lebih dari 50 persen total dana investasi ke dalam 20 deal. 80 persen dari portfolio perusahaan merupakan startup Indonesia, dan IRR (internal rate of return) Fund EV Growth sendiri mencapai 36 persen.

Willson Cuaca, Managing Partner dari EV Growth serta Co-founder East Ventures mengatakan, saat ini merupakan waktu yang tepat di Asia Tenggara untuk mendapatkan deal terbaik di kawasan ini. Perusahaan beruntung berada di sini lebih awal karena memiliki pengalaman operasional perusahaan, kecepatan dalam bertransaksi, pengetahuan lokal, serta jaringan regional.

“Kami berencana untuk menyalurkan USD325 juta untuk startup Asia Tenggara dengan menggabungkan dana investasi aktif kami, yakni untuk perusahaan tahap awal (seed stage) maupun tahap lanjutan (growth stage),” ungkapnya.

Dengan memiliki dua dana investasi, East Ventures terus mendukung ekosistem perusahaan startup dengan konsisten, jangka panjang, dan founder-friendly. Sebagai contoh, East Ventures telah mendukung Ruangguru sejak awal dan berpartisipasi dalam pendanaan pertama Ruangguru pada tahun 2014.

East Ventures juga turut membantu proses penggalangan dana tahap lanjutan Ruangguru  dan mendukung lebih lanjut melalui dana investasi EV Growth dalam putaran seri C terakhir mereka sebesar USD150 juta. Willson Cuaca duduk sebagai Dewan Direksi hingga hari ini.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

XL Axiata Perluas Jaringan di Sulawesi Utara

Techbiz.id - Perluasan jaringan data yang berkualitas dilakukan XL Axiata di Provinsi Sulawesi Utara agar bisa memfasilitasi kebutuhan digitalisasi...

Artikel Terkait