Jumlah Pengunduhan Aplikasi Naik 5% Sepanjang 2019

Techbiz.id – Menurut laporan akhir tahun 2019 yang dirilis oleh App Annie tentang tren aplikasi, konsumen seluler di seluruh dunia akan mengunduh 120 miliar aplikasi dari App Store dan Google Play Apple pada akhir 2019.

Angka tersebut naik sebanyak 5 persen jika dibandingkan tahun 2018 lalu. Alporan tersebut juga nenyebutkan jumlah pengunduhan tersebut tidak termasuk instalasi ulang atau pembaruan aplikasi.

Pengeluaran konsumen untuk aplikasi, sementara itu, mendekati USD90 miliar pada 2019 di kedua toko aplikasi, naik 15% dari tahun lalu. Laporan baru ini juga memeriksa aplikasi terbesar tahun ini, termasuk aplikasi dan game yang paling banyak diunduh, serta yang paling menguntungkan.

Aplikasi non-gim yang paling banyak diunduh tetap relatif konsisten pada tahun 2019, dengan hanya satu entri baru pada daftar aplikasi yang paling banyak diunduh yakni Likee,. Di tempat lain pada grafik, TikTok masuk di No. 4, mengalahkan Instagram milik Facebook, ditambah Snapchat, Netflix dan Spotify.

Namun, Facebook masih menguasai peringkat teratas. Aplikasi Messenger-nya adalah aplikasi non-game 2019 yang paling banyak diunduh, diikuti oleh aplikasi utama Facebook, lalu WhatsApp.

Bagan 10 game teratas menunjukkan lebih banyak volatilitas pada tahun 2019, karena tujuh dari 10 game baru untuk bagan tahun ini. Ini termasuk judul Hyper Race yang kasual, Fun Race 3D, serta Call of Duty: Mobile yang diantisipasi, mewakili genre battle royale.

Sementara game seluler mendorong sebagian besar pengeluaran konsumen untuk aplikasi, ekonomi berlangganan pada 2019 juga memainkan peran besar dalam meningkatkan pendapatan aplikasi.

Secara khusus, aplikasi non-game mendorong pertumbuhan pendapatan tahun ini termasuk yang ada dalam kategori Foto & Video dan Hiburan. Tren ini pun didiprediksi oleh Annie akan berlanjut pada tahun 2020.

Selama 12 bulan yang berakhir pada September 2019, lebih dari 95% dari 100 aplikasi non-game teratas berdasarkan pengeluaran konsumen menawarkan langganan melalui pembelian dalam aplikasi. Meningkatnya penggunaan layanan berlangganan oleh penerbit akan berlanjut pada tahun 2020 untuk mendorong pengeluaran konsumen lebih tinggi, kata perusahaan.

App Annie juga melihat pada kategori baru aplikasi yang disebutnya sebagai aplikasi “breakout” tahun ini. Yaitu aplikasi yang memiliki pertumbuhan absolut terbesar dalam pengunduhan atau pengeluaran konsumen antara tahun 2018 dan 2019. Kategori ini menempatkan Likee pada urutan pertama

Recent Articles

Pengamat: Kasus Ilham Bintang Kerjaan “Organized Crime”

Techbiz.id - Praktisi Cyber Security, Mochammad James Falahuddin menilai aksi pencurian nomor telepon seluler (Ponsel) yang dialami wartawan senior sekaligus Ketua Dewan...

Kemenkeu Diminta Evaluasi Proyek Satelit SATRIA

Techbiz.id - Proyek satelit Satria yang dicanangkan BAKTI dinilai tidak memiliki transparansi. Karena tidak adanya transparansi dan dasar perhitungan...

Yamisok Gelar Turnamen PUBG Lite di Warnet

Techbiz.id - Untuk pertama kalinya, Yamisok akan menggelar turnamen PUBG Lite di warnet (icafe). Turnamen ini digelar untuk menjaga eksistensi warnet.

K-Array Kembali Ramaikan Pasar Audio System Indonesia

Techbiz.id - Setelah sempat menarik diri dari pasar Indonesia pada 2014 lalu, produsen loudspeakeer asal Italia, K-array kembali menghadirkan produknya ke tanah...

GrabFood Ajak Penggunanya Makan Teratur

Techbiz.id - GrabFood meluncurkan Gerakan Jangan Lupa Makan untuk mengajak setiap orang membangun kebiasaan baru, yaitu makan teratur. Managing Director Grab Indonesia,...

Related Articles