Tuesday, July 27, 2021
Home Apps Jumlah Pengunduhan Aplikasi Naik 5% Sepanjang 2019

Jumlah Pengunduhan Aplikasi Naik 5% Sepanjang 2019

Must Read

Alibaba Punya Teknologi Kurangi Resiko Heatstroke

Techbiz.id - Untuk mengurangi resiko terkena heatstroke atau sengatan panas selama musim panas di Tokyo, Alibaba Group mengumumkan solusi berbasis teknologi cloud baru...

Acer Hadirkan Warna Baru Laptop Swift 3 Infinity 4 di Indonesia

Techbiz.id - Memadukan desain yang baru dan unik serta hadirnya sertifikasi Intel Evo, Acer secara resmi memperkenalkan Swift 3...

Kolaborasi Tokko dan LinkAja Dorong Inklusi Digital UMKM

Techbiz.id - Platform pembuatan toko online, Tokko, mengumumkan kolaborasinya dengan LinkAja. Kolaborasi Tokko dan LinkAja ini bertujuan mengedukasi UMKM...

Dua Fitur Blu Banyak Disukai Nasabah BCA Digital

Techbiz.id - Sejak diluncurkan pada 2 Juli 2021 lalu oleh BCA Digital, dua fitur yang terdapat dalam aplikasi...

Samsung Galaxy M21 2021 Edition Meluncur dengan 48MP Triple Camera

Techbiz.id - Usai setahun sejak dirilis pada Maret 2020 lalu, Samsung memperkenalkan varian baru dari Galaxy M21 di 2021....

Techbiz.id – Menurut laporan akhir tahun 2019 yang dirilis oleh App Annie tentang tren aplikasi, konsumen seluler di seluruh dunia akan mengunduh 120 miliar aplikasi dari App Store dan Google Play Apple pada akhir 2019.

Angka tersebut naik sebanyak 5 persen jika dibandingkan tahun 2018 lalu. Alporan tersebut juga nenyebutkan jumlah pengunduhan tersebut tidak termasuk instalasi ulang atau pembaruan aplikasi.

Pengeluaran konsumen untuk aplikasi, sementara itu, mendekati USD90 miliar pada 2019 di kedua toko aplikasi, naik 15% dari tahun lalu. Laporan baru ini juga memeriksa aplikasi terbesar tahun ini, termasuk aplikasi dan game yang paling banyak diunduh, serta yang paling menguntungkan.

Aplikasi non-gim yang paling banyak diunduh tetap relatif konsisten pada tahun 2019, dengan hanya satu entri baru pada daftar aplikasi yang paling banyak diunduh yakni Likee,. Di tempat lain pada grafik, TikTok masuk di No. 4, mengalahkan Instagram milik Facebook, ditambah Snapchat, Netflix dan Spotify.

Namun, Facebook masih menguasai peringkat teratas. Aplikasi Messenger-nya adalah aplikasi non-game 2019 yang paling banyak diunduh, diikuti oleh aplikasi utama Facebook, lalu WhatsApp.

Bagan 10 game teratas menunjukkan lebih banyak volatilitas pada tahun 2019, karena tujuh dari 10 game baru untuk bagan tahun ini. Ini termasuk judul Hyper Race yang kasual, Fun Race 3D, serta Call of Duty: Mobile yang diantisipasi, mewakili genre battle royale.

Sementara game seluler mendorong sebagian besar pengeluaran konsumen untuk aplikasi, ekonomi berlangganan pada 2019 juga memainkan peran besar dalam meningkatkan pendapatan aplikasi.

Secara khusus, aplikasi non-game mendorong pertumbuhan pendapatan tahun ini termasuk yang ada dalam kategori Foto & Video dan Hiburan. Tren ini pun didiprediksi oleh Annie akan berlanjut pada tahun 2020.

Selama 12 bulan yang berakhir pada September 2019, lebih dari 95% dari 100 aplikasi non-game teratas berdasarkan pengeluaran konsumen menawarkan langganan melalui pembelian dalam aplikasi. Meningkatnya penggunaan layanan berlangganan oleh penerbit akan berlanjut pada tahun 2020 untuk mendorong pengeluaran konsumen lebih tinggi, kata perusahaan.

App Annie juga melihat pada kategori baru aplikasi yang disebutnya sebagai aplikasi “breakout” tahun ini. Yaitu aplikasi yang memiliki pertumbuhan absolut terbesar dalam pengunduhan atau pengeluaran konsumen antara tahun 2018 dan 2019. Kategori ini menempatkan Likee pada urutan pertama

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Resmi di Indonesia, Ini Spesifikasi Samsung Galaxy M32

Techbiz.id - Samsung Galaxy M32 akhirnya secara resmi telah dijual di Indonesia. Ponsel pintar ini dipasarkan seharga Rp 3...