Friday, June 25, 2021
Home Business Update Fortnite Jadi Game Berpenghasilan Terbesar di 2019

Fortnite Jadi Game Berpenghasilan Terbesar di 2019

Must Read

5 Cara Menghindari Investasi Kripto Bodong

Techbiz.id - Investasi aset kripto tengah menjadi perbincangan warganet yang memunculkan animo tinggi. Namun sayangnya tida sedikit masyarakat yang...

Menebak Harga Vivo V21 yang Segera Meluncur di Indonesia

Techbiz.id - Minggu lalu Vivo telah mengungkapkan spesifikasi yang akan diusung oleh V21 4G di Indonesia. Sayangnya, jelang peluncuran...

Alibaba Kurangi Emisi Karbon di Festival Belanja 618

Techbiz.id - Alibaba melaporkan berhasil mengurangi emisi karbon melalui ajang penjualan di pertengahan tahun yang digelarnya dengan nama Festival...

Hindari Tunggakan Tagihan dengan DANA Biller Subscription

Techbiz.id - Agar terhindar dari konsekuensi yang membuat tidak nyaman akibat terlambat dalam membayar tagihan-tagihan pentingnya, DANA menambahkan kemampuan...

70Mai Tawarkan DashCam dengan Banyak Fitur Canggih

Techbiz.id - 70mai.co.ltd perusahaan berbasis di Cina, merilis perangkat Dashcam terbaru yaitu  70Mai Car Dash Camera Pro Plus. Di...

Techbiz.id – Industri game secara global tumbuh 3 persen menjadi USD120,1 miliar pada 2019, menurut peneliti pasar Superdata yang merupakan anak perusahaan Nielsen, Epic Fortnite menyumbang USD1,8 miliar dari jumlah itu.

Fortnite diklaim berada di posisi pertama dengan nilai USD1,8 miliar atau sekitar Rp25 triliun. Nilai tersebut mengalahkan game Honour of Kings termasuk Arena of Valor di posisi kedua dengan angka Rp1,6 miliar untuk keduanya. Game ini pun menjadi game yang memiliki penghasilan terbesar sepanjang 2019. mencatat penghasilan terbesar beberapa game sepanjang 2019 model free-to-play.

Beralih ke posisi keempat dan kelima ada League of Legends (LoL) dan Candy Crush Saga dengan nilai yang sama yaitu USD1,5 miliar. Di posisi terakhir ada Pokemon GO dengan pendapatan mencapai USD1,4 miliar sepanjang 2019.

SuperData juga menyebut bahwa game Apex Legends menjadi disrupsi bagi Fortnite namun mereka tidak menyebutkan angka pendapatan game tersebut. Game bergaya battle royale juga diklaim tidak berhasil masuk dalam daftar 10 besar.

Namun SuperData mengklaim game bergaya Battle Royale berhasil menjuarai rekor unduhan tecepat 50 juta kali di PC dan konsol. Fortnite sendiri dilaporkan mengalami penurunan pendapatan di 2019 dibandingkan tahun lalu.

Penurunan tersebut mencapai 25 persen dibandingkan pendapatan Fortnite di 2018 yang mencapai USD2,4 miliar. SuperData menyebut game genre shooter di kumpulan game bermodel free-to-play punya performa bagus karena memberikan update yang konsisten.

SuperData mengklaim game genre shooter lebih berhasil mendorong pemainnya untuk membelanjakan uang mereka dibandingkan pemain di game MOBA. Berdasarkan jumlah pemain, gamer MOBA masih jauh lebih banyak dibandingkan penggemar setia Fortnite.

Diketahui selain bisa dimainkan di PC dan konsol, game Fortnite dapat diunduh di perangkat Android. Fortnite beta untuk Android telah diluncurkan pada pertengahan tahun 2018 lalu.Namun tidak semua merk smartphone dapat menjalankan game Fortnite. Butuh spesifikasi yang lumayan mumpuni untuk dapat memainkan ini. Yakni, OS: Android 8.0 Oreo atau lebih tinggi,RAM: 3GB atau lebih tinggi,GPU: Adreno 530 atau lebih tinggi, Mali-G71 MP20, Mali-G72 MP12 atau lebih tinggi

- Advertisement -

Artikel Terbaru

XL Axiata Perluas Jaringan di Sulawesi Utara

Techbiz.id - Perluasan jaringan data yang berkualitas dilakukan XL Axiata di Provinsi Sulawesi Utara agar bisa memfasilitasi kebutuhan digitalisasi...

Artikel Terkait