Kamis, September 23, 2021
Beranda News Profesi Ini Paling Dicari di Era Digital

Profesi Ini Paling Dicari di Era Digital

Must Read

Grab Punya Teknologi Cegah Pengemudi Berkerumun

Techbiz.id - Grab mengimbau pengemudinya untuk tidak berkerumun dengan mengenalkan teknologi geofencing. Teknologi ini dapat mendeteksi dan memberikan peringatan...

10 Smartphone dengan Performa Ngebut Versi AnTuTu Juli 2021

Techbiz.id - Seperti biasanya, platform benchmark AnTuTu kembali merilis 10 daftar smartphone dengan performa ngebut di bulan Juli 2021....

Indosat Ooredoo Sediakan Platform untuk Distribusi Kuota

Techbiz.id - Indosat Ooredoo memberikan solusi teknologi untuk membagikan kuota internet ke peserta didik dan pengajar secara massive dan...

Napak Tilas Perjalanan realme Selama 2020

Techbiz.id - Tahun 2020 merupakan tahun yang cukup penting bagi realme. Terlepas dari pandemi yang membuat beberapa bisnis di...

Jelang Debut Global, Spesifikasi Vivo X60 Pro Bocor

Techbiz.id - Vivo X60 Pro segera memulai debut globalnya. Kini jelang peluncuran, Spesifikasi dari Vivo X60 Pro sudah terungkap. Alih-alih...

50GB Cuma Rp100ribu, Apa Itu Paket SurpriseDeal Telkomsel?

Techbiz.id - Jelang perayaan Imlek yang digelar esok hari, Telkomsel kembali menawarkan promo paket internet Unlimited murah 'SurpriseDeal'. Dengan...

Techbiz.id – Seiring perkembangan teknologi digital, salah satu profesi paling dicari adalah Full Stack Developer yang bisa bekerja sebagai front-end maupun back-end developer.

Menuju era Industri 4.0, semakin banyak perusahaan dan start-up membutuhkan Full Stack Developer yang kompeten. Namun tingginya permintaan akan Full Stack Developer berbanding terbalik dengan keterbatasan SDM yang mumpuni di bidang pekerjaan ini.

CEO GreenHCM, Bukhari Mardius mengamini adanya tantangan tersebut. Menurutnya, di era digital dan terbatasnya talent di bidang IT, banyak start-up yang sudah mulai mencari talent IT bahkan sebelum mereka lulus kuliah.

“Rata-rata apa yang diajarkan pada saat kuliah tidak sama dengan yang diimplementasikan, terutama pada industri start-up. Kemampuan memecahkan masalah, menghadapi tantangan, pembelajar yang cepat, dan juga mau belajar hal baru pada teknologi, itu yang dibutuhkan perusahaan start-up,” papar Bukhari.

Tantangan dalam mencari Full Stack Developer ikut dirasakan Alfred Boediman, Managing Director Samsung Research Indonesia. Ia biasanya menggunakan situs khusus untuk mengawasi para software engineer yang kompeten, seperti GitHub atau Stack Overflow.

Akan tetapi Alfred mengaku tetap perlu adanya pengalaman, semangat dan pelatihan agar mereka terbiasa dengan perangkat yang digunakan dalam pekerjaan.

Untuk menghadapi tantangan tersebut, Pintaria mengadakan program Pintaria SUPER30 yang memberi kesempatan beasiswa pelatihan kursus Full Stack Developer dan peluang kerja.

Nilai beasiswa yang diberikan untuk masing-masing peserta sekitar Rp 40 juta per orang. Program ini sudah diresmikan pada 10 Februari 2020 di Jakarta oleh Dr. Rudy Salahuddin, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan dan Daya Saing Koperasi & UKM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Dalam ajang Pintaria SUPER30, 60 peserta yang tersaring di seleksi awal siap berkomitmen belajar intensif Full Stack Developer secara online selama 6 bulan. Mereka akan dibekali pelatihan hard skills maupun soft skills.

Tiap bulannya ada proses eliminasi untuk menemukan 30 talenta terbaik di akhir periode. Peserta yang lulus dari program akan disalurkan bekerja sebagai Junior Full Stack Developer di perusahaan-perusahaan mitra antara lain Bank Mandiri, BFI Finance, Kompas.com, IDN Times, Getplus Indonesia dan masih banyak lagi.

Di Pintaria Super30, Pintaria menggandeng tokoh-tokoh IT dengan pengalaman puluhan tahun sebagai SUPERmentor untuk mendampingi para peserta selama 6 bulan program berlangsung.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

McAfee Tawarkan Zero Trust Network Access Gantikan VPN

Techbiz.id - McAfee Enterprise mengumumkan ketersediaan solusi keamanan siber berbasis Zero Trust Network Access yang mampu menggeser teknologi VPN...