Wednesday, January 20, 2021
Home News Hyppe Ambisi Bersaing di Pasar Global

Hyppe Ambisi Bersaing di Pasar Global

Must Read

AIA Gunakan Sign with SingPass Milik Kofax

Techbiz.id - Perusahaan asuransi AIA merupakan perusahaan asuransi pertama yang menyediakan fitur Sign with SingPass yang merupakan proyek uji coba bersama...

Layanan Telekomunikasi di Majene Membaik

Techbiz.id - Layanan telekomunikasi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat sudah mulai berangsur membaik setelah terkena dampak gempabumi berkekuatan 6,2...

Teknologi Digital Huawei Dorong Pemulihan Ekonomi

Techbiz.id - Untuk mempercepat pemulihan ekonomi global, termasuk Indonesia, akibat pandemi COVID-19, optimalisasi pendayagunaan teknologi digital terdepan diyakini akan...

10 Langkah Menjadi Investor di Platform P2P Lending

Techbiz.id - Berdasarkan data di Statistik Fintech Lending Otoritas Jasa Keuangan (OJK) November 2020, jumlah rekening lender (pemberi pinjaman...

Tahun 2021, vivo V20 Berikan Harga Baru

Techbiz.id - vivo V20 menjadi varian terkini dari jajaran V-Series di Indonesia. Kini, mulai tanggal 13 Januari 2021, konsumen...

Techbiz.id – Hyppe Teknologi Indonesia yakin aplikasi media sosial buatannya akan mampu bersaing secara global mengingat tingginya adopsi media sosial oleh warganet di Indonesia.

President Director PT Hyppe Teknologi Indonesia, Hondo Widjaja menyampaikan, masih sangat terbuka kesempatan bagi Indonesia untuk memiliki media sosial sendiri yang tidak hanya bisa dibanggakan, melainkan juga bisa bersaing di tingkat global.

- Advertisement -

Mengangkat brand Hyppe sebagai umbrella brand-nya, saat ini terdapat 10 fitur yang disiapkan dan akan menjadi satu kesatuan dalam aplikasi media sosial Hyppe yang akan didukung dengan teknologi Blockchain dan Fingerprint Combat sebagai basis teknologinya.

Melihat fitur serta teknologi yang diusung, Hyppe yakin akan menjadi salah satu platform terbaik saat ini bagi para content creators dalam menuangkan ide kreatif mereka sekaligus memonetisasi serta menjaga hak kepemilikan konten mereka.

”Kami ingin berkontribusi lebih besar bagi bangsa ini dengan mendukung pemerintah dalam menumbuhkan ekonomi digital melalui sektor teknologi. Caranya, membangun sebuah Platform Social Media karya anak bangsa yang mampu bersaing di tingkat global,” ungkap Hondo.

Hyppe juga merupakan ”sharing economy platform”, sehingga tidak hanya menjadi surga bagi content creators, pengguna atau viewer/penonton pun tak luput dari perhatian. Mereka juga akan mendapat penghasilan melalui iklan konten dan iklan sponsor yang mereka tonton di aplikasi Hyppe.

Hyppe juga digadang-gadang menjadi salah satu aplikasi media sosial terpopuler dengan kreatifitas dan inovasi yang disuguhkan, serta memberi pengalaman lebih menarik dalam berinteraksi di jejaring sosial.

Konsep dan fitur Hyppe juga menjadikan aplikasi ini sumber pendapatan baru bagi seluruh pengguna serta menjadi sasaran yang tepat bagi pelaku bisnis.

Teknologi yang diusung akan menjaga hak kepemilikan konten sekaligus membantu meminimalisir penyebaran informasi hoaks di jagad maya yang kini telah menjadi salah satu ancaman nyata jika tidak segera diatasi sejak dini.

Saat ini Hyppe sedang melakukan finalisasi rencana pembangunan data center yang akan berpusat di kawasan kota digital, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

realme Jadi Kuda Hitam Produsen Perangkat Wearable

Techbiz.id - Lembaga riset Counterpoin merilis laporan TWS terbaru mereka yang menobatkan realme sebagai kuda hitam di tahun 2021...

Artikel Terkait