Wednesday, January 20, 2021
Home News 13.000 Guru Gunakan Quipper untuk Pengajaran Online

13.000 Guru Gunakan Quipper untuk Pengajaran Online

Must Read

XL Axiata Tawarkan Pre Order Galaxy S21 Mulai Rp1

Techbiz.id - XL Axiata kembali membuka pemesanan lebih dulu atau pre order Samsung Galaxy S21 Series yang bisa didapatkan dengan...

AIA Gunakan Sign with SingPass Milik Kofax

Techbiz.id - Perusahaan asuransi AIA merupakan perusahaan asuransi pertama yang menyediakan fitur Sign with SingPass yang merupakan proyek uji coba bersama...

Telkomsel Pulihkan Jaringan Telekomunikasi di Majene

Techbiz.id - Telkomsel terus berupaya maksimal untuk dapat memulihkan jaringan layanan telekomunikasi akibat bencana gempa bumi berkekuatan 6,2 Magnitudo...

25 Juta Orang Berbondong Gunakan Telegram

Techbiz.id - Dalam 72 jam terakhir, sebanyak 25 juta pengguna baru kini menggunakan layanan perpesanan Telegram. Pada minggu pertama...

5.500 GrabCar Premium Bakal Dilengkapi Teknologi Nanoe

Techbiz.id - Panasonic dan Grab melakukan kerjasama berupa penerapan teknologi nanoe X di layanan GrabCar Premium untuk memberikan sensasi...

Techbiz.id – Sebelum tahun ajaran baru dimulai Quipper mengumumkan ada 13.000 guru dari 26 sekolah di 6 provinsi gunakan Quipper School Premium untuk pengajaran di masa pandemi ini.

Quipper School Premium (QSP) dikuncurkan pada tahun ajaran baru ini untuk memberikan pendidikan berkualitas ke seluruh penjuru Indonesia dengan menghadirkan LMS (learning management system) yang dipadukan dengan konten berkualitas, disertai dengan pendampingan dan pelatihan guru.

- Advertisement -

Layanan ini memiliki fitur proses persiapan, implementasi, hingga penilaian dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi fokus utama. Dalam hal persiapan KBM, telah disediakan Tes Minat Bakat dan Tes Gaya Belajar yang dapat digunakan untuk memetakan minat siswa dan kesesuaian gaya belajar siswa.

Berkaitan dengan implementasi KBM maka guru dan siswa dapat menggunakan “kelas virtual” sehingga proses belajar dapat dilakukan secara daring. Lalu dalam hal penilaian, guru dapat menyelenggarakan berbagai ujian sebagai bentuk penilaian, baik ulangan harian, ujian semester, ataupun tes-tes lainnya.

Fitur ini juga dilengkapi dengan fitur durasi pengerjaan ujian sehingga meskipun siswa mengerjakan dari rumah tetap dapat mengikuti alokasi waktu ujian sesuai dengan peraturan sekolah.

Baca juga: 3 Tips Agar Belajar Online Menyenangkan

“Dari pengalaman guru kami yang sudah memakai, Quipper sangat membantu pengelolaan KBM termasuk untuk penilaian. Selain itu Quipper bisa digunakan sebagai media tambahan oleh siswa untuk belajar dengan waktu yang tidak terbatas, kapan saja mereka bisa mengakses pelajaran,” ungkap Akhmad Basir Kepala Sekolah SMAN 1 Majenang.

Guru gunakan quipper

Quipper School Premium dilengkapi dengan materi ajar yang siap digunakan oleh para guru sesuai tingkatan kelas (7-12) dan kurikulum yang diinginkan, materi persiapan UTBK SBMPTN, dan juga informasi lengkap mengenai jurusan dan universitas untuk persiapan jenjang berikutnya.

Para guru yang gunakan Quipper juga akan mendapatkan beberapa materi tambahan dalam bentuk video pelatihan guru dengan topik pembuatan soal HOTS, manajemen kelas, dan pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Menurut Business Development Manager Quipper Indonesia, Ruth Ayu Hapsari, melalui layanan lengkap yang terdapat pada Quipper School Premium, fitur-fitur dan konten-konten berkualitas yang dihadirkan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru sehingga proses belajar mengajar secara daring selama masa PJJ dapat berjalan dengan lancar.

“Sebagai bagian dari layanan dan komitmen kami, kami juga memberikan pendampingan bagi sekolah, termasuk bagi guru dan siswa, dari awal sampai akhir guna memastikan sekolah dapat menerapkan secara penuh sistem belajar daring dengan Quipper dan mendapatkan manfaat nyata,” paparnya.

Seperti diketahui, Kementerian pendidikan mengumumkan tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai pada tanggal 13 Juli 2020. Pandemi Covid-19  masih belum mereda memaksa sekolah, pendidik dan peserta didik untuk menunda penerimaan siswa baru di lingkungan sekolah.

Sekolah yang berada di zona hijau saja yang diperbolehkan untuk melakukan pembelajaran di lingkungan sekolah, sisanya melanjutkan proses Belajar dari rumah (BDR). Saat ini hanya ada sekitar 6% peserta didik yang berada di zona hijau yang terletak di 85 kota/kabupaten dan dapat melakukan proses belajar-mengajar seperti biasa (tatap muka). Maka kurang lebih akan ada 94% peserta didik yang harus melanjutkan Pembelajaran Jarak Jauh.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

realme Jadi Kuda Hitam Produsen Perangkat Wearable

Techbiz.id - Lembaga riset Counterpoin merilis laporan TWS terbaru mereka yang menobatkan realme sebagai kuda hitam di tahun 2021...

Artikel Terkait