Tuesday, August 11, 2020
More
    Home Fintech DBS Tambah Fitur Investasi di Platform Digibank

    DBS Tambah Fitur Investasi di Platform Digibank

    Must Read

    Rilis Besok, Berapa Harga Oppo Reno4?

    Techbiz.id - Oppo dipastikan bakal merilis penerus Reno3 Series di Indonesia pada esok hari (6/8), melalui siaran...

    Tri Indonesia Transformasi Jaringan Hadapi 5G

    Techbiz.id - Tri Indonesia telah berhasil melakukan transformasi jaringan melalui implementasi Packet Core yang terdistribusi di 27...

    Harga dan Spesifikasi Samsung Galaxy Note 20 Ultra

    Techbiz.id - Samsung baru saja menghadirkan jajaran perangkat terbarunya melalui acara Galaxy Unpacked yang digelar kemarin, Rabu...

    Techbiz.id – DBS meluncurkan dua fitur investasi terbarunya di platform perbankan digitalnya, Digibank, yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder.

    Dengan adanya dua fitur baru investasi ini nasabah Digibank memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola keuangan, serta terdorong untuk berinvestasi juga.

    Kehadiran dua fitur baru ini juga sebagai komitmen digibank untuk mewujudkan intelligent way of banking, dengan terus memperkaya fiturnya untuk memberikan layanan keuangan yang lengkap, terpadu, mudah, dan aman.

    Baca juga: DBS Bank Berbagi Wawasan Ekspansi Bisnis Bagi Startup

    Dalam situasi new normal, kebutuhan untuk mengelola dan mengembangkan keuangan demi mempersiapkan diri atas segala kemungkinan di masa mendatang menjadi semakin penting.

    Nasabah perlu meninjau kembali pengelolaan keuangan guna mempersiapkan diri di masa-masa yang penuh ketidakpastian. 

    fitur investasi digibank

    Menurut Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, adaptasi kebiasaan baru juga termasuk mengelola keuangan yang lebih baik untuk menyiapkan segala kemungkinan di masa depan sehingga aktivitas ekonomi dapat terus berjalan.

    Managing Director, Head of Digital Banking, PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto, menyampaikan bahwa peluncuran Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder ini sesuai dengan kebutuhan nasabah di era new normal.

    “Setiap orang memiliki kesempatan yang sama terhadap akses layanan keuangan yang dibutuhkan dalam menyiapkan dana darurat, kami mengembangkannya lebih jauh lagi dengan proses yang 100% digital from end-to-end,” ujarnya.

    Melalui fitur Rekening Valas serta Obligasi Pasar Sekunder, maka nasabah dapat memperluas instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Dalam fitur Rekening Valas, nasabah dapat menabung dalam 10 mata uang asing seperti USD, SGD, AUD, EUR, HKD, CAD, GBP, NZD, JPY, CHF hanya dengan satu akun rekening dan mengelola dana yang dimiliki karena nilai tukar dan bunga yang kompetitif.

    Fitur ini juga diniai cocok untuk berbagai transaksi dengan kebutuhan dalam mata uang asing, mengantisipasi perubahan nilai tukar, dan sebagai diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko. 

    Sedangkan melalui fitur Obligasi Pasar Sekunder, nasabah dapat berinvestasi di pasar sekunder mulai dari Rp1 juta, sehingga terjangkau oleh nasabah yang hendak memulai investasi untuk mempersiapkan kebutuhan dana daruratnya.

    Sebelumnya, pasar sekunder hanya dapat diakses oleh investor dengan modal yang cukup besar. Digibank by DBS menjadi satu-satunya perbankan digital yang dapat memberikan beragam pilihan akses investasi mulai dari Rp1 juta saja.

    Nasabah cukup membuat Single Investor Identification (SID) dan melanjutkan pembelian hingga penjualan obligasi cukup dari aplikasi digibank by DBS.

    - Advertisement -
    - Advertisement -

    Artikel Terbaru

    Harga dan Spesifikasi Huawei Matepad T8

    Techbiz.id - Huawei Consumer Business Group (CBG) Indonesia pada hari ini (10/8) meluncurkan tablet seri terbarunya. Untuk...

    Garena Free Fire Gelar Event Booyah Merdeka

    Techbiz.id - Garena Free Fire kembali menghadirkan event Booyah Merdeka dengan hadiah utama puluhan smartphone untuk para pemain. Sebanyak...

    Telkom Integrasikan Data Perpajakan dengan DJP

    Techbiz.id - Telkom dan Direktorat Jendral Pajak (DJP) menandatangani nota kesepahaman tentang integrasi data perpajakan. Kerjasama ini merupakan kelanjutan...

    Update Harga Realme C11 Agustus 2020, Tetap Rp1 Jutaan

    Techbiz.id - Kenaikan nilai tukar rupiah di tengah pandemi Covid-19, biasanya akan berdampak pada perubahan harga smartphone. Namun, itu tidak terjadi pada...

    Huawei Rilis MatePad T8, Harga Sejutaan

    Techbiz.id - Huawei Indonesia meluncurkan tablet seri terbarunya, yaitu MatePad T8 yang dibanderol dengan harga Sejutaan. Huawei MatePad T8...

    Artikel Terkait