Monday, March 1, 2021
Home Fintech DBS Tambah Fitur Investasi di Platform Digibank

DBS Tambah Fitur Investasi di Platform Digibank

Must Read

ASUS Hadirkan Jajaran Laptop ZenBook Terbaru

Techbiz.id - ASUS memperkenalkan tiga laptop ZenBook terbaru dalam acara peluncuran bertajuk "Built For Brilliance", yaitu ZenBook Flip S...

Jelang Peluncuran, Harga Realme GT Terungkap

Techbiz.id - Realme belum lama ini mengonfirmasi peluncuran Flagship Realme GT yang akan dirilis pada 4 Maret mendatang. Jelang...

8 Hal yang Terjadi Jika Tak Setuju dengan Kebijakan Baru WhatsApp

Techbiz.id - WhatsApp belum lama ini kembali mengingatkan pengguna soal kebijakan baru mereka. Hal ini dilakukan usai banyaknya pengguna...

Warung Pintar Akuisisi Bizzy Digital

Techbiz.id - Warung Pintar mengumumkan akuisisi atas Bizzy Digital, platform logistik dan distribusi rantai pasok B2B (business to business)...

Rampung, RPP Postelsiar Dapat Pujian

Techbiz.id - Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Postelsiar yang telah disahkan menjadi Pereaturan (PP) No 46 Tahun 2021 menuai pujian...

Techbiz.id – DBS meluncurkan dua fitur investasi terbarunya di platform perbankan digitalnya, Digibank, yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder.

Dengan adanya dua fitur baru investasi ini nasabah Digibank memiliki lebih banyak pilihan dalam mengelola keuangan, serta terdorong untuk berinvestasi juga.

- Advertisement -

Kehadiran dua fitur baru ini juga sebagai komitmen digibank untuk mewujudkan intelligent way of banking, dengan terus memperkaya fiturnya untuk memberikan layanan keuangan yang lengkap, terpadu, mudah, dan aman.

Baca juga: DBS Bank Berbagi Wawasan Ekspansi Bisnis Bagi Startup

Dalam situasi new normal, kebutuhan untuk mengelola dan mengembangkan keuangan demi mempersiapkan diri atas segala kemungkinan di masa mendatang menjadi semakin penting.

Nasabah perlu meninjau kembali pengelolaan keuangan guna mempersiapkan diri di masa-masa yang penuh ketidakpastian. 

fitur investasi digibank

Menurut Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Reisa Broto Asmoro, adaptasi kebiasaan baru juga termasuk mengelola keuangan yang lebih baik untuk menyiapkan segala kemungkinan di masa depan sehingga aktivitas ekonomi dapat terus berjalan.

Managing Director, Head of Digital Banking, PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto, menyampaikan bahwa peluncuran Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder ini sesuai dengan kebutuhan nasabah di era new normal.

“Setiap orang memiliki kesempatan yang sama terhadap akses layanan keuangan yang dibutuhkan dalam menyiapkan dana darurat, kami mengembangkannya lebih jauh lagi dengan proses yang 100% digital from end-to-end,” ujarnya.

Melalui fitur Rekening Valas serta Obligasi Pasar Sekunder, maka nasabah dapat memperluas instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam fitur Rekening Valas, nasabah dapat menabung dalam 10 mata uang asing seperti USD, SGD, AUD, EUR, HKD, CAD, GBP, NZD, JPY, CHF hanya dengan satu akun rekening dan mengelola dana yang dimiliki karena nilai tukar dan bunga yang kompetitif.

Fitur ini juga diniai cocok untuk berbagai transaksi dengan kebutuhan dalam mata uang asing, mengantisipasi perubahan nilai tukar, dan sebagai diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko. 

Sedangkan melalui fitur Obligasi Pasar Sekunder, nasabah dapat berinvestasi di pasar sekunder mulai dari Rp1 juta, sehingga terjangkau oleh nasabah yang hendak memulai investasi untuk mempersiapkan kebutuhan dana daruratnya.

Sebelumnya, pasar sekunder hanya dapat diakses oleh investor dengan modal yang cukup besar. Digibank by DBS menjadi satu-satunya perbankan digital yang dapat memberikan beragam pilihan akses investasi mulai dari Rp1 juta saja.

Nasabah cukup membuat Single Investor Identification (SID) dan melanjutkan pembelian hingga penjualan obligasi cukup dari aplikasi digibank by DBS.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Tingkatkan Aplikasi, Telegram Rilis 3 Fitur Baru

Techbiz.id - Dengan kontroversi mengenai kebijakan privasi WhatsApp, banyak pengguna smartphone memutuskan untuk mencoba layanan lain seperti Telegram. Layanan...

Artikel Terkait