Friday, June 25, 2021
Home Telco 5G Percepat Transformasi Digital Indonesia

5G Percepat Transformasi Digital Indonesia

Must Read

Samsung Galaxy M32 Tiba dengan Chipset Helio G80 dan Baterai 6000mAh

Techbiz.id - Samsung kembali menambah perangkat baru dari jajaran seri M kali ini. Bukan di Indonesia, Samsung Galaxy M32...

Update Harga Juni 2021: realme 6 Pro Diskon Sejutaan!

Techbiz.id - Dirilis sejak 2020 lalu, harga Realme 6  Pro per Juni 2021 mengalami perubahan yang cukup signifikan. Tidak...

70Mai Tawarkan DashCam dengan Banyak Fitur Canggih

Techbiz.id - 70mai.co.ltd perusahaan berbasis di Cina, merilis perangkat Dashcam terbaru yaitu  70Mai Car Dash Camera Pro Plus. Di...

Oppo Pamerkan Kemampuan Kamera Find X3 Pro 5G

Techbiz.id - Untuk memudahkan masyarakat memiliki OPPO Find X3 Pro 5G, smartphone pertama dengan fitur 1 Billion Colour ini...

5 Rekomendasi HP Terbaik dengan Harga Rp 3 Jutaan di 2021

Techbiz.id - Berkualitas tidak selalu mahal. Kalimat inilah yang tepat untuk menggambarkan rekomendasi 5 HP terbaik di harga Rp...

Techbiz.id – Laporan baru Ericsson ConsumerLab menunjukkan bahwa pengguna smartphone 5G-ready di Indonesia menganggap teknologi generasi kelima ini akan 10 kali lebih cepat daripada 4G.

Dengan kecepatan lebih tinggi, latensi sangat rendah, dan jangkauan luas, 5G juga menjadi pendorong transformasi untuk bisnis dan akan berperan penting dalam mendukung agenda pemerintah menuju transformasi digital dan aplikasi industri 4.0 di Indonesia.

Laporan berjudul “Five Ways to a Better 5G” tersebut juga mengidentifikasi manfaat 5G terhadap pengguna smartphone di seluruh dunia.

Dewasa ini, 5G-ready user  atau pengguna dengan smartphone berteknologi 5G di Indonesia, menghabiskan lebih banyak waktu di aplikasi AR dan media dibandingkan dengan pengguna yang memiliki smartphone berteknologi 4G.

Baca juga: Solusi Massive MIMO Ericsson Percepat 5G di Pita Sedang

Pada 2025, konsumen di Indonesia diperkirakan akan menghabiskan 7,5 hingga 8 jam per minggu menggunakan aplikasi augmented reality (AR) dan cloud gaming. Temuan Ericsson menyebutkan bahwa konsumen di Indonesia bersedia membayar 50% lebih banyak untuk paket 5G yang dilengkapi dengan layanan digital.

Saat ini, 19% konsumen yang disurvei sudah memiliki smartphone yang mendukung 5G. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa sekitar 5 juta pengguna smartphone di Indonesia akan beralih ke 5G dalam dua tahun pertama setelah jaringan 5G tersedia.

Dengan beralih ke 5G, para penyedia layanan komunikasi memiliki keuntungan yang membuat mereka unggul di market lokal.

Jerry Soper, Country Head Ericsson Indonesia, mengatakan, 5G akan mengubah cara masyarakat berinteraksi, fungsi masyarakat dan kinerja bisnis, serta memacu ekspansi ekonomi secara masif. Ericsson sendiri memiliki hampir 140 perjanjian komersial 5G, 86 5G live network di seluruh dunia, serta memiliki 57.000 paten global.

Ericsson juga turut menampilkan beberapa use case 5G di acara peluncuran 5G beberapa waktu lalu dengan menekankan manfaat 5G bagi pelanggan dan perusahaan.

Salah satu manfaat menarik 5G paling menguntungkan bagi pengguna adalah kualitas video yang disempurnakan dan imersif. Kecepatan tinggi dengan latensi rendah 5G memungkinkan video stream 4K 360 derajat pada konektivitas nirkabel, memungkinkan pengguna menikmati siaran secara imersif dan real-time melalui kacamata VR.

Selain itu, 5G akan mengubah operasi perusahaan, bahkan membuka kesempatan baru di masa depan. Ericsson menampilkan visualisasi augmented reality dalam bentuk digital sebuah kota secara langsung.

Teknologi imersif seperti mixed reality akan memungkinan para perencana kota untuk mengambil keputusan yang lebih baik guna menciptakan urbanisme berkelanjutan di masa yang akan datang.

“Kami berharap untuk dapat terus memberikan pengalaman 5G bagi konsumen Indonesia bersama dengan Telkomsel, dan mendukung agenda pemerintah menuju transformasi digital dan aplikasi Industri 4.0 di Indonesia,” ungkapnya.

Jerry menambahkan, keseluruhan manfaat dari 5G hanya dapat diraih dengan adanya ekosistem yang kokoh. Ketersediaan spektrum menjadi kunci penyerapan teknologi secara cepat.

“Ketersediaan spektrum yang memadai akan mempercepat perjalanan transformasi digital Indonesia, menjadi dasar inovasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan membuka potensi penuh Revolusi Industri 4.0, menjadikan Indonesia negara 5G terkemuka,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

XL Axiata Perluas Jaringan di Sulawesi Utara

Techbiz.id - Perluasan jaringan data yang berkualitas dilakukan XL Axiata di Provinsi Sulawesi Utara agar bisa memfasilitasi kebutuhan digitalisasi...

Artikel Terkait