Sunday, April 18, 2021
Home Telco Telkomsel Kembangkan Ekosistem Digital di Desa Bojong Loa, Sumedang

Telkomsel Kembangkan Ekosistem Digital di Desa Bojong Loa, Sumedang

Must Read

Tips Berolahraga Saat Puasa dengan OPPO Band

Techbiz.id - Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan bukan alasan bagi kamu untuk malas bergerak, apalagi sampai “puasa berolahraga”....

Garmin Enduro, Jam Tangan Pintar dengan GPS Multisport

Techbiz.id - Erajaya Group bekerja sama dengan Garmin Indonesia menghadirkan Garmin Enduro, yaitu GPS Multisport watch dengan perfoma ultra. Kehadiran...

Dijual Rp500 Ribu, Huawei Band 6 Resmi Meluncur di Indonesia

Techbiz.id - Huawei kembali menghadirkan perangkat baru. Gelang pintar bernama Huawei Band 6 dirilis secara daring di Indonesia, Jumat...

Dinilai Ramah, Startup di Jakarta Punya Tantangan Sendiri

Techbiz.id - Enpact, organisasi non-profit dari Jerman yang fokus pada pemberdayaan wirausahawan, meluncurkan empower magazine yang berisi research-based review...

Asus Hadirkan Proyektor LED H1, Lebih Tajam dan Terang

Techbiz.id - ASUS hmenghadirkan proyektor LED H1, dengan sumber cahaya terang - 3000 lumen LED,  yang memungkinkannya memproyeksikan visual...

TechBiz.ID – Selama dua hari, program Baktiku Negeriku hadir di desa Bojong Loa, Sumedang. Telkomsel hadir untuk menularkan gerakan peduli lingkungan (green movement) serta memberikan edukasi kewirausahaan, literasi keuangan juga pemasaran digital, melalui pemanfaatan platform aplikasi digital yang diberi nama Baktiku Negeriku. Masyarakat pun didukung dengan pembangunan fasilitas digital center yang berisi perangkat komputer beserta akses internetnya.

Baktiku Negeriku merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkomitmen dalam melakukan pendampingan wilayah pedesaan Indonesia melalui penyediaan akses informasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis digital. Program ini memiliki tujuan pengembangan 4 aspek utama, yaitu stakeholder relationship, community development, employee involvement serta industrial relationship dengan mengkolaborasikan Corporate Management melalui keterlibatan Serikat Pekerja Telkomsel (SEPAKAT).

- Advertisement -

Vice President Cunsomer Sales Jabotabek Jabar Telkomsel Tuty Afriza mengatakan “Program Baktiku Negeriku hadir dalam rangka membangun sinergi yang kuat antara masyarakat dan perangkat desa, untuk bersama-sama mengangkat potensi desa di dunia digital. Telkomsel ingin mendukung terciptanya ekosisitem digital desa, dimana masyarakat juga bisa ikut memanfaatkan kemajuan teklnologi digital yang ada untuk hal yang positif dan mengangkat kemajuan ekonomi desa.”

Saat ini, program Corporate Social Responsibility (CSR), “Baktiku Negeriku” kembali melanjutkan perjalanan fase ke-tiga dalam melakukan pendampingan wilayah pedesaan Indonesia melalui penyediaan akses informasi dan pemberdayaan masyarakat berbasis digital. Perjalanan Baktiku Negeriku kali ini diawali di Desa Bojong Loa, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dan akan diteruskan di 5 titik lainnya dari Sumatera hingga ke Papua. Sejak fase pertama dan kedua mulai tahun 2017, Program Baktiku Negeriku sudah dilaksanakan total di 16 desa se-Indonesia.

Beberapa waktu lalu, program Baktiku Negeriku berhasil mengharumkan Indonesia di ajang bertaraf internasional yang diseleksi secara ketat oleh International Telecommunication Union (ITU). Baktiku Negeriku meraih dua kali gelar CHAMPION (juara) di kompetisi bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) The World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2018 yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),  di Jenewa, pada Maret 2018 dan April 2019.

“Sebagai operator telekomunikasi digital yang berkomitmen membangun Indonesia melalui teknologi, penghargaan ini merupakan bukti nyata bahwa apa yang kami lakukan telah sejalan dengan perkembangan dan fokus komunitas TIK dunia. Penghargaan ini diberikan kepada karya-karya berbasis TIK yang dinilai mampu memberikan dampak besar terhadap masyarakat serta lingkungan melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukannya. Pengakuan ini juga sekaligus memotivasi kami untuk bekerja lebih baik dan terus berbuat lebih banyak lagi untuk melayani Indonesia dan menghadirkan berbagai manfaar teknologi sehingga dapat memberikan dampak positif di bidang, ekonomi, sosial, dan budaya untuk masyarakat,” ungkap Tuti.

Desa Bojong Loa dipilih sebagai salah satu wilayah pelaksanaan program Baktiku Negeriku karena memiliki potensi yang bagus dibidang pertanian. Selain padi sebagai penyumbang terbesar hasil pertanian, ada juga jagung, ubi, alpukat, mangga, pisang dan petai. Melalui program Baktiku Negeriku diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan platform digital sebagai wahana promosi atau komersialisasi beragam produk yang ada di desa ini, seperti hasil pertanian, buah, atau makanan olahan.

Untuk mendukung kelancaran layanan komunikasi dan akses broadband, Telkomsel telah menggelar lebih dari 820 BTS termasuk 324 BTS 4G di wilayah Kabupaten Sumedang. Termasuk di desa Bojong Loa yang sudah ter-cover sinyal 4G Telkomsel. Terkait pembangunan infrastruktur telekomunikasi BTS di wilayah Sumedang juga meningkat 12.5% dibandingkan dengan tahun 2019. Pemanfaatan layanan broadband pun meningkat hingga 55% dibanding tahun lalu. Hal ini menunjukan keseriusan Telkomsel dalam melayani serta mengembangkan ekosistem digital masyarakat di Kabupaten Sumedang.

“Telkomsel hadir sebagai digital telco yang ingin memajukan negeri, salah satunya adalah melalui program Baktiku Negeriku. Kami ingin semua masyarakat dapat memanfaatkan teknologi digital yang saat ini semakin maju, sebagai bahan untuk mempermudah kehidupan serta meningkatkan ekonomi masyarakat di Indonesia.” Ungkap Tuty.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Peluncuran Vivo V21 Semakin Dekat, Ini Tanggalnya

Techbiz.id - Peluncuran Vivo V21 semakin jelas terlihat. Kabar ini beredar usai Vivo Malaysia secara terbuka mengumumkan tanggal peluncuran...

Artikel Terkait