Tuesday, April 20, 2021
Home News HAGO & VLIGHT Luncurkan Jawara Game Indonesia

HAGO & VLIGHT Luncurkan Jawara Game Indonesia

Must Read

Xiaomi Paparkan Makna Logo Barunya

Techbiz.id - Xiaomi resmi menggunakan logo baru sebagai identitas visual perusahaan yang mengusung filosofi timur dengan konsep desain...

OPPO Hadirkan Tema Gratis Edisi Jadwal Berbuka Puasa

Techbiz.id - Memasuki bulan Ramadan 2021 banyak orang yang berlomba-lomba untuk meningkatkan kadar ketakwaannya baik melalui amal maupun ibadah. Tentunya,...

Ramadan Praktis Pakai DANA Berhadiah Rp150 Juta

Techbiz.id - Guna mendukung aktivitas selama Ramadan, DANA menggelar program “Ramadan Praktis Pakai DANA” yang menghadirkan penawaran-penawaran menarik serta...

7 Penawaran dari Tri Indonesia Buat Temani Puasa

Techbiz.id - Ramadan tahun ini Tri Indonesia memberikan keuntungan berlimpah dengan menghadirkan program #TriBerkahBerlipat dan mempersiapkan serangkaian ekosistem produknya...

Helo Resmi Ramaikan Persaingan Platform Video Pendek Indonesia

Techbiz.id - Setelah masuk ke Indonesia di akhir tahun lalu, aplikasi Helo kini resmi diperkenalkan kepada publik. Aplikasi ini...

Techbiz.id – Hago dan Vlight bekerja sama dengan pengembang game lokal, distributor, komunitas gaming kreatif, dan didukung oleh Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (BAPAREKRAF), Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), dan Asosiasi Game Indonesia (AGI), meluncurkan kompetisi Jawara Game Indonesia

Kompetisi ini bertujuan untuk menemukan talenta pengembang gim lokal, menciptakan peluang, serta meningkatkan kualitas perindustrian gim dan ekonomi kreatif di Indonesia

- Advertisement -

Jawara Game Indonesia yang telah dimulai dari 20 November 2019 hingga 12 Desember 2019 menampilkan permainan kasual atau midcore game. Para pemenang Jawara Game Indonesia akan menerima total uang tunai sebesar Rp135.000.000,- dan gim pemenang akan memiliki kesempatan untuk berada di aplikasi bersama dengan 40 gim terfavorit yang ada di Hago.

“Hago meluncurkan kompetisi pengembangan gim untuk mendorong talenta lokal dalam berpartisipasi serta menjadi wadah untuk menunjukkan keahlian mereka. Tidak hanya pandai dalam bermain gim, kami berharap setelah diadakannya kompetisi ini, minat muda mudi Indonesia menjadi pengembang gim dan berkontribusi pada ekonomi kreatif akan menjadi lebih besar,” jelas Qiu Bin, General Manager Hago.

“Kami mengapresiasi peluang yang diberikan Hago dalam penyelenggaraan kompetisi pengembangan gim. Gim merupakan salah satu subsektor dari ekonomi kreatif. Saya berharap akan lahir produk-produk gim yang kekayaan intelektual dimiliki anak bangsa dan dapat bekerja sama dengan Hago.” jelas Hari Sungkari, Deputi Infrastruktur, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (BAPAREKRAF).

Luat Sihombing, Kasubdit Pengembangan Ekosistem Ekonomi Digital KOMINFO menambahkan, pengembang game Indonesia membutuhkan cara untuk bersinggungan langsung dengan konsumen. Dengan mengikuti acara ini, kualitas pengembang gim Indonesia akan menjadi lebih baik.

“Kami senang ada pihak yang memulai ini dan kami berharap kedepannya akan banyak kesempatan seperti ini untuk para pengembang gim,” ucapnya.

Tren gim online bukanlah hal yang baru di Indonesia. Tingginya minat masyarakat akan gim online, tepatnya 43,7 juta pemain menjadikan Indonesia sebagai salah satu target pasar bagi perusahaan gim online lokal maupun dunia.

Adam Ardisasmita, Wakil Presiden AGI juga menambahkan, kegiatan seperti ini sangat berguna untuk melahirkan pengembang gim baru dan mengembangkan industri gim di Indonesia.

“Sekarang kami memiliki 35 studio gim atau penerbit sebagai anggota, semuanya memiliki potensi yang baik. Dan kami sangat menghargai serta mengakui bahwa HAGO memberikan kesempatan besar kepada talenta lokal untuk menunjukkan apa yang dapat mereka lakukan. Kami harap ini bukan yang terakhir,” tuturnya.

Untuk mengikuti kompetisi Jawara Game Indonesia, calon peserta bisa berasal dari kalangan pelajar SMA, mahasiswa, pengembang lokal, atau pecinta gim, serta harus berkewarganegaraan Indonesia. Jenis tipe dan generator permainan yang dapat ikut serta dalam kompetisi Jawara Game Indonesia adalah HTML5, seperti Cocos Creator, Laya, Egret, BabylonJS, Phaser, pixiJS, ThreeJS, PlayCanvas, dan melonJS.

Gim yang dikirimkan harus terjamin keasliannya dengan otorisasi yang sah, tidak melanggar hak hukum subjek apapun, dan tidak mengandung konten SARA (suku, agama, ras, antargolongan) juga politik.

Penjurian akan dilakukan menggunakan skor berdasarkan permainan gim dan seni desain serta akan ada poin tambahan untuk permainan gim yang kreatif dan menggunakan tema yang unik. Selain juara pertama, juara kedua akan mendapatkan uang tunai sebesar 40 juta rupiah, juara ketiga akan mendapatkan uang tunai sebesar 20 juta rupiah, juara keempat mendapatkan 10 juta rupiah, dan juara kelima mendapatkan 5 juta rupiah.

Untuk mengikuti kompetisi Jawara Game Indonesia, peserta dapat mengirimkan gim ke email jawaragamehago@yy.com dengan judul, yaitu submission – jenis gim – nama gim – nama pengembang.

Pengumuman pemenang akan dilaksanakan pada 18 Desember 2019. Informasi lebih lanjut mengenai kompetisi Jawara Game Indonesia dapat diakses melalui akun sosial media HAGO Indonesia atau website.

Sebelum kompetisi Jawara Game Indonesia, tahun ini HAGO telah melakukan beberapa kerja sama dengan perusahaan dan instansi, seperti AXIS untuk event Lipstick Challenge, Miniso untuk event THR Idul Fitri, dan Angkasa Pura II untuk event Airport Week Fest.

Untuk tahun 2020, HAGO berencana untuk berkolaborasi dengan perusahaan dan instansi untuk mengembangkan industri kreatif dan Informasi Teknologi di Indonesia dengan meningkatkan pengalaman bermain pengguna.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Chip Langka, Stok Ponsel Black Shark Kosong

Techbiz.id - Kabar mengejutkan datang dari produsen ponsel gaming Black Shark yang mengakui bahwa ponsel flagship keluaran terbarunya mengalami...

Artikel Terkait