Rabu, Juni 29, 2022
BerandaNewsHoaks Kesehatan Masih Tinggi di Indonesia

Hoaks Kesehatan Masih Tinggi di Indonesia

Must Read

Techbiz.id – Merujuk pada data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) sepanjang Agustus 2018-Februari 2019, hoaks terkait kesehatan menjadi salah satu hoaks tertinggi setelah hoaks politik. Terlebih di tengah kondisi literasi tentang kesehatan masyarakat yang masih cenderung rendah, masyarakat dituntut semakin bijak untuk mengakses informasi dari profesional dan ahli kesehatan yang tepercaya.

Tingginya hoaks tersebut dikarenakan perputaran informasi yang begitu cepat dan mudah membuat masyarakat terpapar begitu banyak referensi yang belum tentu kredibel, termasuk seputar kesehatan.

Bertepatan dengan momentum Hari Kesehatan Nasional, Halodoc sebagai platform layanan kesehatan digital karya anak bangsa, meluncurkan kampanye #TanyaDokterAsli dengan menggandeng BCL (Bunga Citra Lestari).

Kampanye ini diluncurkan guna mengajak sekaligus mengedukasi masyarakat akan pentingnya berkomunikasi langsung dengan dokter tepercaya untuk mendapatkan informasi dan saran seputar kesehatan.

Vice President of Marketing Halodoc – Felicia Kawilarang mengatakan, sejak didirikan pada 2016, Halodoc fokus untuk memperluas akses kesehatan berbasis teknologi bagi masyarakat yang tidak hanya mudah diakses namun juga aman dan tepercaya. Salah satu fitur terbaik dan menjadi yang terbanyak digunakan oleh pengguna adalah fitur ‘Bicara dengan Dokter’, karena melalui fitur ini pengguna dapat berkomunikasi dengan dokter asli dan tepercaya.

“Kini, melalui kampanye #TanyaDokterAsli, kami ingin mengajak lebih banyak masyarakat untuk bisa berkonsultasi dengan lebih dari 20.000 dokter terverifikasi yang telah tergabung dalam ekosistem Halodoc,” jelasnya.

Lebih lanjut, komitmen Halodoc untuk memberikan akses kesehatan yang tepercaya dan aman semakin diperkuat dengan kredibilitas para dokter yang telah bermitra dengan Halodoc. Dalam proses kurasi dokter, Halodoc memiliki beberapa tahap mulai dari pemeriksaan lisensi yang harus dimiliki oleh para dokter, hingga proses pelatihan bagi dokter tentang bagaimana cara menjawab pasien dengan menggunakan teknologi dalam aplikasi Halodoc.

Selain itu, lebih dari 60% dokter yang telah tergabung dalam ekosistem Halodoc sudah memiliki pengalaman praktik lebih dari 5 tahun. Hal ini yang membuat Halodoc semakin dipercaya oleh masyarakat dengan peningkatan jumlah pengguna saat ini mencapai hampir 3 kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Perwakilan Dokter – dr. Iman Teguh Badruzzaman mengatakan, saat ini, di tengah banyaknya berbagai informasi yang beredar, masyarakat juga dituntut semakin kritis dalam menyaring informasi kesehatan yang tepercaya. Hal ini lantas menjadi tantangan kita bersama dalam mewujudkan ekosistem di industri kesehatan Indonesia yang kondusif.

“Sebagai seorang tenaga kesehatan, saya sangat menyambut baik dan mendukung kampanye #TanyaDokterAsli guna mengedukasi masyarakat untuk mengakses informasi kesehatan langsung dari dokter yang tepercaya. Selain itu, melalui pemanfaatan teknologi yang dilakukan oleh Halodoc, juga memberikan kesempatan bagi saya untuk turut memperluas akses kesehatan bagi masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Terkait

Artikel Terkait

ASUS Akan Menghadirkan Seri Vivobook 13 Slate OLED Artist Edition, Dijual Terbatas!

Techbiz.id - ASUS baru saja meluncurkan laptop terbarunya, vivobook 13 Slate OLED, di Indonesia pada (29/06). Laptop detachable yang membawa...