Rabu, Desember 7, 2022

Penjualan Ponsel Indonesia Tumbuh Negatif

Techbiz.id – Volume penjualan ponsel pintar di Asia Tenggara terus naik sedikit sebesar satu persen pada tahun 2019 di tengah penurunan permintaan global dua persen. Namun sayangnya berdasarkan laporan lembaga riset Gfk penjualan smartphone di Vietnam dan Indonesia mengalami pertumbuhan negatif dalam kisaran satu digit.

Secara keseluruhan, konsumen di enam pasar utama di kawasan Asia Tenggara meraih hampir 97 juta unit perangkat senilai USD23 miliar tahun lalu; mewakili pertumbuhan nilai penjualan empat persen dibandingkan dengan 2018.

Malaysia dan Singapura tumbuh pada tingkat yang sama untuk nilai dan volume penjualan smartphone masing-masing pada 13 dan 11 persen. Sementara itu, Thailand mencatat nilai yang jauh lebih tinggi dari pertumbuhan volume, yaitu 13 berbanding 6 persen, sementara pertumbuhan Filipina nilainya 5 persen dan volume 3 persen.

“Selama bertahun-tahun, konsumen di wilayah ini selalu menunjukkan minat yang besar ketika datang ke handset mobile, dengan banyak yang memiliki lebih dari satu set atau sering mengubah smartphone mereka,” jelas Alexander Dehmel, Associate Director di GfK.

“Harus disorot bahwa nilai lebih tinggi dari pertumbuhan volume yang tercatat di pasar ponsel pintar Asia Tenggara menunjukkan bahwa konsumen meningkatkan perangkat mereka — tren yang telah diamati dalam beberapa tahun terakhir,” tambahnya.

Fiksasi konsumen dengan smartphone mereka juga berasal dari kenyataan bahwa di banyak pasar, perangkat telah menjadi bagian integral dari perjalanan pembelanja. Misalnya, laporan FutureBuy terbaru dari GfK mengungkapkan bahwa di pasar terbesar di Asia Tenggara di Indonesia, lebih dari tiga perlima (64%) responden setuju bahwa smartphone / tablet mereka adalah alat belanja online terpenting mereka.

Selain itu, lebih dari setengah (58%) mengatakan mereka lebih suka menggunakan perangkat seluler mereka untuk membayar transaksi — penegasan bahwa smartphone semakin memainkan peran yang lebih dominan dalam kehidupan sehari-hari konsumen.

Terkait

Artikel Terkait

MDI dan TMI Fasilitasi Sinergi Startup dan BUMN hingga Rp2,4 triliun

Techbiz.id - Dalam gelaran ‘Next Billion Ecosystem Festival’ (Nex-BE Fest) 2022, MDI Ventures dan Telkomsel Mitra Inovasi (TMI) melaporkan...