Jumat, Oktober 7, 2022

TikTok Juga Bisa untuk Pesan Positif

Techbiz.id – Lewat program Sama-Sama di TikTok, platform berbagi video pendek mengajak penggunanya membuat kreasi vdeo Pendek Untuk Menyebarkan Pesan Positif.

“Salah satu misi kami adalah menginspirasi dan mendorong generasi muda untuk memberikan dampak positif terhadap lingkungan,” kata Donny Eryastha, Head of Public Policy, TikTok Indonesia, Malaysia and The Philippines.

Dengan format video singkat dan fitur video editing yang lengkap dan mudah digunakan, TikTok TikTok dikatakan Donny menyediakan sarana yang efisien bagi generasi muda untuk berkontribusi secara positif kepada masyarakat dengan isu penting, seperti kesadaran akan lingkungan dan kesehatan.

Baca juga: TikTok Ajak Bikin Video Pake Perasaan

Dalam program ini TikTok menggandeng dua kreator dengan latar belakang dan profesi yang berbeda, yaitu Wulan Guritno, seorang selebriti yang juga menjadi co-founder Yayasan Hope yang fokus pada kesadaran akan penyakit kanker, dan Dien Limano, pelatih olahraga yang aktif membagikan tips sederhana seputar olahraga dan kesehatan di akun TikToknya.

“Dari awal, saya memang mencintai dan menekuni dunia olahraga sebagai sebuah lifestyle. Saya melihat TikTok bukan sekadar aplikasi yang punya beragam editing tools untuk membuat video saja, tetapi wadah untuk berbagi dan mengajak lebih banyak orang menerapkan pola hidup sehat, melalui konten-konten seputar tips olahraga”, ujar Dien Limano.

Tidak hanya itu, Dien juga mengaku kerap mendapatkan inspirasi konten dari komentar viewers-nya. “Semakin sering membuat konten, semakin banyak ide yang terus muncul dan ini membuat saya semakin bersemangat menyebarkan video seputar kesehatan yang bermanfaat di TikTok.

Pengamat tren pemasaran, Yoris Sebastian mengatakan, video pendek dan vertikal masih akan menjadi tren di Indonesia tahun ini. Sehingga brand serta masyarakat harus mulai melihat bagaimana dapat menggunakan wadah video pendek dalam menyampaikan pesan-pesan mereka.

“TikTok sebagai wadah video pendek menjadi pilihan karena tidak hanya menyajikan diversifikasi konten tetapi memiliki fitur editing yang mumpuni bagi masyarakat yang ingin berkreativitas dalam menyebarkan pesan-pesan berdampak sosial dan positif,” jelasnya.

TikTok berharap dapat mendorong dampak sosial dan memberikan kesadaran sosial kepada pengguna sehingga menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap masyarakat.

Program Sama-Sama di TikTok berlangsung mulai 28 Februari 2020 hingga 1 Maret 2020 di Main Atrium, Kota Kasablanka, yang diisi dengan berbagai kegiatan interaktif di booth dan penampilan dari musisi yang sedang hits, antara lain Brisia Jodie dan Arsy Widianto, Hanif Andarevi, Mario Ginanjar, Shakira Jasmine, dan Yura Yunita.

Baca juga: TikTok Raup Pendapatan Rp2,4 triliun

Selanjutnya, TikTok juga akan menyelenggarakan berbagai kegiatan di rangkaian “Sama-Sama di TikTok”, termasuk “Sama-Sama Belajar” yang bekerjasama dengan Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta dan Universitas Airlangga di Surabaya, serta program kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Republik Indonesia.

TikTok telah tersedia di lebih dari 150 pasar dan dalam 75 bahasa, dengan strategi lokalisasi yang gencar untuk mendorong pengguna menciptakan serta berinteraksi melalui konten yang relevan dengan budaya serta tren lokal. 

Terkait

Artikel Terkait

BAKTI Targetkan Bangun 7.000 BTS 4G Hingga 2024

Techbiz.id - Meskipun memiliki tantangan yang cukup berat, hingga tahun 2024 mendatang Badan Aksesibilitas Telekomunikasi Indonesia (BAKTI) Kominfo optimis...