Thursday, April 22, 2021
Home Telco XL Axiata Sosialisasikan Aplikasi Laut Nusantara ke Pelajar di Timur Indonesia

XL Axiata Sosialisasikan Aplikasi Laut Nusantara ke Pelajar di Timur Indonesia

Must Read

Tips Mencegah Overheating di Ponsel

Techbiz.id - Smartphone kita pada dasarnya adalah pelengkap tambahan dalam hidup kita. Namun seiring kian seringnya kita mengandalkan smartphone, mungkin kita...

Chip Langka, Stok Ponsel Black Shark Kosong

Techbiz.id - Kabar mengejutkan datang dari produsen ponsel gaming Black Shark yang mengakui bahwa ponsel flagship keluaran terbarunya mengalami...

Tayangan Vision+ Bisa Diakses lewat MAXstream

Techbiz.id - Pelanggan MAXstream kini mulai 16 April 2021 dapat mencoba konten-konten pilihan dari Vision+ yang memberikan ragam tayangan...

WhatsApp Ingatkan Pengguna yang Tak Setuju Kebijakan Baru, Ini Akibatnya

Techbiz.id - Aplikasi perpesanan populer, WhatsApp kembali mengingatkan bahwa waktu yang digunakan untuk menerapkan kebijakan baru dalam menggunakan layanan...

Fintech Berpotensi Salurkan Pendanaan Produktif UMKM

Techbiz.id - Indonesia Fintech Society (IFSoc), Mirza Adityaswara, mengapresiasi pemerintah dan regulator yang terus mendorong peningkatan penyaluran kredit pendanaan...

Techbiz.id – XL Axiata dan Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia mensosialisasikan aplikasi Laut Nusantara ke kepada pelajar dan mahasiswa di Kawasan Timur Indonesia.

Sosiaisasi ini diikuti ratusan siswa Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ambon dan mahasiswa Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Sorong, di mana sebagian besar dari mereka merupakan keluarga nelayan untuk meningkatkan produktivitas secara daring.

- Advertisement -

Group Head Corporate Communications XL Axiata, Tri Wahyuningsih mengatakan, sesuai dengan tema, sosialisasi aplikasi Laut Nusantara ini diberikan kepada para siswa SUMP Ambon dan mahasiswa Poltek KP, Sorong, karena sebagian besar mahasiswa di sini berasal dari keluarga nelayan.

“Kami berharap sosialisasi ini selain bisa menambah pengetahuan dan wawasan para mahasiswa tentang urgensi transformasi dan adopsi teknologi digital pada sektor perikanan, juga terjadi transfer pengetahuan kepada keluarga mahasiswa yang menjadi nelayanan di kampung. Bagaimana pun juga, adopsi teknologi digital harus kita lakukan kepada para nelayanan agar mereka bisa lebih produktif dan lebih aman selama mencari nafkah di laut,” jelasnya.  

Selain pelajar dan mahasiswa, sosialisasi Laut Nusantara juga diikuti oleh para pengajar di kedua lembaga pendidikan perikanan tersebut, juga para penyuluh kelompok nelayan, serta ratusan nelayan dari berbagai desa di area Sorong dan Ambon, dan komunitas perikanan lainnya di berbadai daerah di Indonesia.

Bersamaan dengan acara ini, XL Axiata dan BROL juga menyerahkan seperangkat aplikasi Laut Nusantara, termasuk smartphone dan paket data untuk mengoperasikannya. Di Sorong, paket donasi perangkat tersebut diserahkan kepada 42 taruna Poltek KP, 65 nelayan, dan 13 penyuluh. Sementara itu di Ambon, paket donasi diserahkan kepada 20 siswa SUPM dan 20 nelayan.

Sorong dan Ambon dipilih menjadi lokasi sosialisasi ini karena memiliki komunitas nelayan tradisional yang cukup besar. Komunitas nelayan Papua Barat tersebar di 13 kota/kabupaten, yaitu Kabupaten Fakfak, Kaimana, Manokwari, Rensiki, Kumurkek, Anggi, Waisai, Kaimas, Teminabuan Fef, Bintuni, Rasiei, dan Kota Sorong.

Jenis-jenis ikan tangkapan mereka antara lain Kakap dan Kerapu. Sebagian besar dari mereka saat ini masih mengandalkan cara tradisional dalam mencari ikan di laut. Laut tempat mereka mencari ikan antara lain meliputi wilayah laut Halmahera yang berada di arah Barat dari daratan Papua Barat. 

Sementara itu, di Maluku, termasuk Ambon, komunitas nelayan Maluku tersebar di 11 kota/kabupaten, yaitu Kabupaten Buru, Buru Selatan, Kepulauan Aru, Maluku Barat Daya, Maluku Tengah, Maluku Tenggara, Kepulauan Tanimbar, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Kota Ambon dan Kota Tual.

Jenis-jenis ikan tangkapan mereka antara lain Tuna, Tongkol dan Cakalang. Sebagian besar dari mereka saat ini masih mengandalkan cara tradisional dalam mencari ikan di laut. Laut tempat mereka mencari ikan antara lain meliputi wilayah laut Seram dan Laut Banda.

XL Axiata dan BROL telah melaksanakan sosialisasi penerapan aplikasi Laut Nusantara sejak 2018 lalu, dan total telah menjangkau tidak kurang dari 27 ribu nelayan di 23 kota/Kabupaten seluruh Indonesia. 

Aplikasi Laut Nusantara, yang saat ini telah sampai pada tahap pengembangan Fase 3, merupakan aplikasi digital yang ditujukan bagi kalangan nelayanan tradisional yang biasa menggunakan peralatan tradisional dan beroperasi tidak lebih dari 20 mil dari garis pantai.

Aplikasi ini memberikan data-data yang akurat mengenai berbagai kebutuhan nelayan selama melaut, termasuk lokasi keberadaan ikan, data cuaca terkait kecepatan angin dan kondisi gelombang, perhitungan BBM, hingga fitur untuk panggilan darurat.

Selain itu, aplikasi ini juga menyediakan fitur perbincangan yang bisa nelayan manfaatkan untuk mendapatkan informasi mengenai harga ikan tangkapan di pasar.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wujud Asli iPhone 13 Mini Terkuak, Ini Detilnya

Techbiz.id - Rumor mengenai iPhone 13 terus bergulir. Kali ini giliran wujud asli dari iPhone 13 Mini yang terungkap...

Artikel Terkait