Saturday, July 24, 2021
Home Tips 5 Cara Agar Jualan Kelontong Online Laris Manis

5 Cara Agar Jualan Kelontong Online Laris Manis

Must Read

Twitter Bakal Hadirkan Tombol ‘Tidak Suka’?

Techbiz.id - Jika biasanya pengguna Twitter menyukai cuitan dengan mengetuk tombol 'like', tampaknya Twitter berencana untuk merilis opsi sebaliknya. Menurut...

Smartfren Fiber in the Air, Internet Stabil dan Hemat Biaya

Techbiz.id - Smartfren Business meluncurkan Fiber in the Air, sebuah solusi internet untuk keperluan bisnis, yang memanfaatkan akses radio...

PermataBank Jadi Bank Pertama Terapkan Blockchain

Techbiz.id - PermataBank menjadi bank pertama di Indonesia yang melayani transaksi trade finance dengan memanfaatkan tekologi blockchain. Langkah ini kembali mengokohkan...

Harganya Rp 3 Jutaan, Ini Spesifikasi Vivo Y53s di Indonesia

Techbiz.id - Vivo kembali menambah daftar perangkatnya di Indonesia dengan memperkenalkan Vivo Y53s. Diklaim sebagai smartphone terbaik dikelasnya yang...

Tanda Tangan Digital Jadi Faktor Penting Adopsi Digital

Techbiz.id - Salah satu infrastruktur penting bagi adopsi inovasi digital saat ini adalah tanda tangan elektronik, khususnya dalam memenuhi...

Techbiz.id – Pandemi covid-19 telah mendorong lonjakan tren belanja bahan pangan secara daring (online), termasuk mereka yang jualan bahan kebutuhan harian (kelontong).

Jika sebelumnya tren belanja online sebagian besar terbatas pada keperluan pakaian dan gadget, tetapi sekarang permintaan telah meluas untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Warga khususnya di kota metropolitan, telah secara aktif membeli makanan berikut bahan makanan secara online sejak adanya wabah pandemi untuk menghindari risiko kontak fisik dan pengiriman tepat secara tepat waktu di depan pintu mereka.

Baca juga: 5 Kebiasaan Baru Belanja Online di Era New Normal

Dalam survei terbarunya, perusahaan konsultan terkemuka dunia, McKinsey & Co menemukan bahwa konsumen Indonesia berencana untuk berbelanja online lebih sering untuk sebagian besar kategori, terutama bahan makanan yang termasuk dalam kebutuhan pokok rumah tangga.

Laporan ini terbukti tepat karena infrastruktur teknologi dan logistik di Indonesia telah mengalami peningkatan pesat dalam beberapa tahun terakhir dan COVID mendorong tren ini selangkah lebih maju.

VP and Head of Marketing Zilingo, Sarah Humaira mengatakan Zilingo Trade berharap dapat memberi arahan kepada bisnis di bidang FMCG dan Online Grocery untuk membantu mereka memasarkan produk mereka dengan lebih baik serta mendukung proses pengadaan mereka untuk memenuhi permintaan belanja bahan makanan online yang meningkat.

“Zilingo Trade telah membantu menyediakan akses ke merek dan bisnis untuk membantu mereka berkembang lebih baik, khususnya di tengah kenormalan baru,” ucapnya.

Sarah membagikan beberapa kiat utama untuk para pelaku bisnis kelontong untuk mengembangkan jualan secara online dalam menghadapi permintaan konsumen di antaranya:

Tips Jualan Kelontong Online

1. Pikat dengan Promo

Salah satu profil pelanggan yang secara aktif terlibat dalam belanja bahan makanan secara online adalah ibu rumah tangga – dan mereka sangat tertarik dengan promosi yang ada.

Bahkan, salah satu daya tarik utama belanja bahan makanan online untuk ibu rumah tangga Indonesia selain permintaan akan produk berkualitas adalah kreativitas promosi yang ditawarkan, seperti pengiriman gratis, paket bundling, dan diskon.

Sarah menyarankan, jika bisnis Anda menjual makanan dan minuman online, jangan lupa sesekali memberikan promosi yang menarik untuk memikat pelanggan setia ke toko Anda.

2. Pahami Lokasi Target Pasar

Sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan konsultan Deloitte menunjukkan bahwa penetrasi tren belanja bahan makanan online di Indonesia masih terbatas pada kota-kota besar, terutama daerah metropolitan seperti Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Bali, dan Medan.

Gaya hidup penduduk urban yang sibuk, pengalaman berbelanja online yang praktis dan nyaman terbukti menjadi peluang bisnis yang baik.

“Jika Anda ingin membuka bisnis makanan atau minuman online, Anda dapat berkonsentrasi di kota-kota besar terlebih dahulu. Setelah bisnis Anda mendapat respons yang baik, Anda dapat mempertimbangkan untuk berekspansi ke area lain,” kata Sarah.

3. Jaminan Mutu dan Kualitas

Jangan sampai Anda kehilangan kepercayaan pelanggan Anda dengan menjual barang berkualitas rendah secara online, khususnya barang-barang yang berkaitan dengan kebutuhan sehari-hari, di mana pelanggan mengharapkan kualitas terbaik untuk rumah tangga mereka dan sering kali tidak memeriksa produk sebelum membeli.

Pelanggan yang membeli produk untuk barang-barang harian dan keperluan rumah tangga akan jauh lebih setia jika Anda selalu berusaha untuk menjaga kualitas produk yang Anda jual.

4. Sesuaikan Penawaran dengan Kebutuhan Konsumen

Menurut survei Deloitte yang sama, kesadaran kesehatan telah meningkat di pasar Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, terutama bagi mereka yang memiliki pendapatan rumah tangga lebih dari tujuh juta rupiah di kota-kota tertentu seperti Jakarta dan Surabaya.

“Kesadaran kesehatan konsumen mempengaruhi perilaku mereka dalam memilih produk bahan makanan ini sangat relevan sejak wabah COVID-19 hadir di dunia, di mana kekebalan dan imunitas tubuh penting untuk dimiliki oleh semua orang. Oleh karena itu, ada kesempatan besar bagi bisnis Anda untuk menawarkan makanan dan minuman yang sehat dengan lini produk yang dapat disesuaikan, seperti produk herbal, organik, rendah kalori, dan bebas gluten,” jelas Sarah.

5. Ragam Pilihan Produk

Salah satu alasan utama meningkatnya tren belanja online di Indonesia adalah karena pembeli dapat secara terbuka membandingkan harga, kualitas, layanan, dan promosi di antara berbagai penjual.

Hal ini dikarenakan platform online memungkinkan rantai pasokan grosir dan persaingan antara penjual menjadi lebih jujur dan transparan, ini memungkinkan konsumen untuk memilih produk yang memiliki nilai terbaik.

Zilingo Trade mneyediakan rantai pasokan yang ada tidak hanya terbatas pada fesyen tetapi juga semua kategori produk untuk jualan kelontong online termasuk makanan dan minuman, dihadirkan secara jujur dan transparan.

“Di platform kami, berbagai penjual makanan dan minuman terpercaya dapat bersaing secara sehat, mulai dari UMKM hingga merek FMCG besar seperti Mayora dan Grup OT. Dengan demikian, manfaat maksimal dapat dirasakan langsung oleh calon pembeli dan penjual,” tutup Sarah.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...