Thursday, July 29, 2021
Home News Masyarakat Menengah Banyak Habiskan Kuota Internet

Masyarakat Menengah Banyak Habiskan Kuota Internet

Must Read

Rekomendasi Hp realme dengan Baterai 5000mAh di 2021

Techbiz.id - realme termasuk salah satu vendor handphone (hp) yang menghadirkan berbagai baterai berkapasitas besar. Salah satunya senilai 5000mAh....

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...

DANA Dukung Konser Amal “NTT adalah Kita”

Techbiz.id - Aplikasi DANA mendukung gerakan yang digagas Ananda Sukarlan dan beberapa musisi muda asal NTT, Habitat Indonesia dengan...

Cegah Ujaran Kebencian, Instagram Uji Fitur ‘Limits’

Techbiz.id - Instagram saat ini dilaporkan tengah menguji fitur bernama Limits. Fitur baru ini akan membantu pengguna untuk mencegah...

Dua Fitur Blu Banyak Disukai Nasabah BCA Digital

Techbiz.id - Sejak diluncurkan pada 2 Juli 2021 lalu oleh BCA Digital, dua fitur yang terdapat dalam aplikasi...

Techbiz.id – Masih rendahnya penetrasi fixed broadband di area Non-Jabodetabek membuat penggunaan kuota internet seluler khususnya pada segmen menengah kebawah menjadi lebih tinggi.

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Markplus, konsumsi kuota internet masyarakat di segmen menengah kebawah perbulannya bisa mencapai 30Gb hingga Unlimited.

Selain itu, studi tersebut juga menunjukkan bahwa sebelum pandemi, 31,7% pengguna internet di Jabodetabek konsumsi kuota internet seluler sebesar 5-10 Gb, dan sebesar 63,5% pengguna internet mengaku selama masa pandemi tidak menambah/mengurangi kuota internet mereka.

Baca juga: Dana BOS Sudah Boleh untuk Beli Kuota Internet, Ini Syaratnya

Hal ini disebabkan karena jaringan internet yang paling banyak digunakan oleh 74,6% pengguna internet di wilayah ini adalah Fixed Broadband (Personal Wifi).

Di sisi lain, sebelum pandemi penggunaan internet seluler di Non-Jabodetabek lebih besar; dimana sebanyak 22,9% pengguna menghabiskan kuota internet seluler >30Gb dan 12,5% menghabiskan kuota Unlimited.

Sedangkan selama masa pandemi, sebanyak 52,1% pengguna harus menambah pembelian kuota internet mereka dikarenakan 68,8% pengguna internet di wilayah ini belum memasang Fixed broadband dan bergantung pada kuota seluler.

Selama pandemi COVID-19, kegiatan yang paling menghabiskan kuota internet adalah telepon atau video konferensi online sebesar 36% karena diberlakukannya WFH dan SFH yang mengharuskan interaksi untuk bekerja dan belajar melalui media online.

Video online masih menjadi preferensi mayoritas responden dibanding game online. Dimana pengguna internet di wilayah Jabodetabek dengan SEC lebih tinggi menonton video online dengan aplikasi berbayar Netflix, sedangkan SEC lebih rendah memilih aplikasi gratis Youtube.

Hasil studi tersebut juga merekomendasikan perusahaan Telekomunikasi dapat menawarkan paket bundling internet sesuai dengan preferensi konsumen berdasarkan segmen demografisnya.

Misalnya dengan memberikan paket bundling dengan layanan video streaming (Youtube) kepada segmen konsumen yang lebih tua.

Selain itu, konsumsi internet seluler area di luar Jabodetabek khususnya segmen menengah kebawah yang cukup tinggi, penawaran paket seluler dengan harga dan paket yang menarik serta stabilitas jaringan bisa menjadi salah satu fokus pengembangan strategi bagi perusahaan provider Telekomunikasi.

Di sisi lain, perusahaan fixed broadband dapat mengkomunikasikan kepada para konsumennya mengenai harganya yang terjangkau, serta jaringannya yang luas dan stabil.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Poco X3 GT Meluncur dengan Chipset Dimensity 1100

Techbiz.id - Usai menghadirkan Poco X3 Pro dan Poco X3 NFC, Poco akhirnya memperkenalkan Poco X3 GT di China. Pelengkap...