Friday, October 2, 2020
Home News Masyarakat Menengah Banyak Habiskan Kuota Internet

Masyarakat Menengah Banyak Habiskan Kuota Internet

Must Read

Jutaan Ponsel Baru Terancam Tidak Bisa Digunakan

Techbiz.id - Jutaan perangkat ponsel baru terancam akan tidak bisa digunakan menyusul penuhnya kapasitas mesin CEIR yang...

Ternyata Bukan Seri F Smartphone Baru Oppo

Techbiz.id - Smartphone terbaru Oppo yang memiliki kode CPH 2209 dan juga yang telah diunggah Raisa pada...

Kartu Perdana Smartfren Erafone Tawarkan Berbagai Keuntungan

Techbiz.id - Smartfren bekerja sama dengan Erajaya Group meluncurkan Kartu Perdana Smartfren Erafone sebagai bagian dari kerja...

Techbiz.id – Masih rendahnya penetrasi fixed broadband di area Non-Jabodetabek membuat penggunaan kuota internet seluler khususnya pada segmen menengah kebawah menjadi lebih tinggi.

Berdasarkan hasil studi yang dilakukan Markplus, konsumsi kuota internet masyarakat di segmen menengah kebawah perbulannya bisa mencapai 30Gb hingga Unlimited.

- Advertisement -

Selain itu, studi tersebut juga menunjukkan bahwa sebelum pandemi, 31,7% pengguna internet di Jabodetabek konsumsi kuota internet seluler sebesar 5-10 Gb, dan sebesar 63,5% pengguna internet mengaku selama masa pandemi tidak menambah/mengurangi kuota internet mereka.

Baca juga: Dana BOS Sudah Boleh untuk Beli Kuota Internet, Ini Syaratnya

Hal ini disebabkan karena jaringan internet yang paling banyak digunakan oleh 74,6% pengguna internet di wilayah ini adalah Fixed Broadband (Personal Wifi).

Di sisi lain, sebelum pandemi penggunaan internet seluler di Non-Jabodetabek lebih besar; dimana sebanyak 22,9% pengguna menghabiskan kuota internet seluler >30Gb dan 12,5% menghabiskan kuota Unlimited.

Sedangkan selama masa pandemi, sebanyak 52,1% pengguna harus menambah pembelian kuota internet mereka dikarenakan 68,8% pengguna internet di wilayah ini belum memasang Fixed broadband dan bergantung pada kuota seluler.

Selama pandemi COVID-19, kegiatan yang paling menghabiskan kuota internet adalah telepon atau video konferensi online sebesar 36% karena diberlakukannya WFH dan SFH yang mengharuskan interaksi untuk bekerja dan belajar melalui media online.

Video online masih menjadi preferensi mayoritas responden dibanding game online. Dimana pengguna internet di wilayah Jabodetabek dengan SEC lebih tinggi menonton video online dengan aplikasi berbayar Netflix, sedangkan SEC lebih rendah memilih aplikasi gratis Youtube.

Hasil studi tersebut juga merekomendasikan perusahaan Telekomunikasi dapat menawarkan paket bundling internet sesuai dengan preferensi konsumen berdasarkan segmen demografisnya.

Misalnya dengan memberikan paket bundling dengan layanan video streaming (Youtube) kepada segmen konsumen yang lebih tua.

Selain itu, konsumsi internet seluler area di luar Jabodetabek khususnya segmen menengah kebawah yang cukup tinggi, penawaran paket seluler dengan harga dan paket yang menarik serta stabilitas jaringan bisa menjadi salah satu fokus pengembangan strategi bagi perusahaan provider Telekomunikasi.

Di sisi lain, perusahaan fixed broadband dapat mengkomunikasikan kepada para konsumennya mengenai harganya yang terjangkau, serta jaringannya yang luas dan stabil.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Kartu Perdana Smartfren Erafone Tawarkan Berbagai Keuntungan

Techbiz.id - Smartfren bekerja sama dengan Erajaya Group meluncurkan Kartu Perdana Smartfren Erafone sebagai bagian dari kerja...

Oppo Buka Pendaftaran Reno4 Virtual Run

Techbiz.id - Oppo resmi membuka pendaftaran ajang kompetisi lari virtual yang diberinama Reno4 Virtual Run mulai dari tanggal 1 hingga 11 Oktober...

PHD Integrasikan Data Konsumen Untuk Berkompetisi

Techbiz.id - Untuk mengatasi kompetisi antara restoran cepat saji, Pizza Hut Delivery (PHD) melakukan integrasi data konsumen offline dengan data konsumen online.

5 Fitur Galaxy Watch3 untuk Menjaga Kesehatan

Techbiz.id - Di tengah kesibukan sehari-hari, memantau kesehatan tentu akan lebih mudah dilakukan apabila didukung dengan perangkat teknologi yang tepat. Terlebih di...

Telkom Minta Mitra Teknologi Penuhi TKDN

Techbiz.id - Telkom meminta dukungan serta komitmen dari mitra teknologinya (technology owners), dalam mengimplementasikan strategi serta roadmap peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
- Advertisement -

Artikel Terkait