Sabtu, Oktober 1, 2022

PHD Integrasikan Data Konsumen Untuk Berkompetisi

Techbiz.id – Untuk mengatasi kompetisi antara restoran cepat saji, Pizza Hut Delivery (PHD) melakukan integrasi data konsumen offline dengan data konsumen online.

Integrasi data konsumen ini dilakukan karena PHD ingin memastikan setiap strategi marketing mereka hanya menjangkau audiens dengan creative yang paling relevan agar dapat menghasilkan outcome berupa transaksi.

Dengan data yang terpisah tersebut sulit untuk menghubungkan keduanya sebab kesamaan ataupun perbedaan dari dua set data pengunjung toko fisik dan digital mereka tidak dapat dilihat.

Baca juga: Gabung di Grab Kitchen, Pesanan Mitra Merchant Naik 80%

PHD pun bekerja sama dengan media agensi global MediaCom dan Xaxis, Outcome Media Company sekaligus divisi programmatic milik GroupM, untuk menjembatani data konsumen offline dengan data konsumen online.

Dengan menggunakan Beyond, solusi terkini dari Xaxis untuk menghubungkan data online dan offline, MediaCom memungkinkan PHD untuk dapat memanfaatkan teknologi programmatic yang lebih canggih untuk aktivitas digital mereka di masa mendatang.

MediaCom berhasil mendapatkan banyak insight mengenai audiens hanya dari satu campaign programmatic yang dapat langsung digunakan untuk mengembangkan strategi programmatic mereka, termasuk strategi untuk mengalahkan kompetitor utama dan menyampaikan pesan yang ingin ditampilkan dalam dynamic creative mereka.

“Berbeda dari riset pasar berdasarkan panel pada umumnya, Beyond dapat memberikan analisis audiens yang semuanya berasal dari perilaku konsumen kami yang sebenarnya, baik konsumen dari website maupun toko fisik. Insight dan segmentasi yang kami dapatkan ini akan sangat membantu campaign digital kami bersama Xaxis ke depannya,” ujar Alfitrahmat Saputro, brand digital manager, PHD – Pizza Hut Delivery.

integrasi data konsumen PHD

Yunnita Avreda, country head Xaxis Indonesia mengatakan menyambut baik kerjasama dengan PHD yang sangat terbuka dengan inovasi baru.

“Memiliki banyak konsumen yang kerap berinteraksi dengan brand secara online, melalui delivery website, atau secara offline, melalui layanan pick-up dan take-out, PHD merupakan klien yang sangat tepat untuk menjalankan Beyond agar bisa menjembatani data konsumen online dan offline,” jelasnya.

Strategi yang dilakukan ini memanfaatkan campaign display PHDyang sedang berjalan sehingga Beyond dapat mengukur atribusi footfall dari sebelas gerai Pizza Hut Delivery di seluruh Indonesia.

Dengan teknologi yang ada sekarang, memang PHD dapat mendapatkan data footfall offline dari gerai yang mereka miliki dan data online yang didapatkan dari platform insight audiens GroupM, yaitu [m]Insights. Namun, dengan menggunakan teknologi tersebut sekalipun, kedua set data tersebut masih terpisah.  

Avreda menambahkan, “Banyak brand yang sudah bisa memperoleh data lewat bermacam-macam aktivitas marketing mereka, tetapi Beyond dapat membantu berbagai agensi sekaligus klien untuk menggabungkan data-data tersebut.

Dengan demikian mereka bisa mendapat pandangan menyeluruh terhadap audiens brand yang akan lebih memberikan banyak kontribusi kepada outcome atau transaksi dengan lebih efektif. 

Terkait

Artikel Terkait

5 Kelebihan Wuling Almaz EX, yang Terakhir Indonesia Banget

Techbiz.id - Wuling Almaz Exclusive atau dikenal Almaz EX menjadi salah satu tipe yang cukup banyak menjadi pilihan konsumen...