Saturday, January 23, 2021
Home Tips Tips Berinvestasi Emas Biar Makin Untung

Tips Berinvestasi Emas Biar Makin Untung

Must Read

ArcheAge Luncurkan Server Nui dengan Lebih Banyak Konten

Techbiz.id - ArcheAge, salah satu MMORPG paling populer di dunia dan game unggulan dari XLGAMES, meluncurkan server baru yang terintegrasi bernama...

Pekan Depan, Oppo Reno5 5G Sudah Bisa Dipesan

Techbiz.id - Setelah resmi diperkenalkan beberapa waktu lalu, Oppo Reno5 5G kini resmi diluncurkan. Pemesanan Oppo Reno5 5G ini...

Flagship realme jadi yang Pertama Gunakan Dimensity 1200

Techbiz.id - Produk dual flagship realme yang akan dihadirkan di tahun 2021 ini bakal menjadi smartphone pertama menggunaan chipset...

Snapdragon 870 5G Resmi Diluncurkan Qualcomm

Techbiz.id - Snapdragon 870 5G Mobile Platform resmi diluncurkan Qualcomm Technologies, Inc sebagai prosesor penerus dari Snapdragon 865 Plus...

XL Axiata Implementasikan Platform Zero Touch Operation

Techbiz.id - Guna meningkatkan kenyamanan pelanggan di tengah kompleksitas pengelolaan operasional dan jaringan yang terus meningkat, XL Axiata mulai...

Techbiz.id – Memahami kebutuhan dan peluang dalam berinvestasi emas, DANA telah mengembangkan fitur DANA eMAS sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin menabung atau berinvestasi emas secara mudah, aman dan terjangkau.

Lewat fitur DANA eMAS di dompet digital DANA, pengguna bisa membeli emas mulai dari 0,01 gram atau kurang dari Rp 10.000 secara langsung tanpa biaya tambahan.

- Advertisement -

“Dengan berinvestasi emas lewat DANA eMAS, masyarakat tidak perlu repot-repot untuk melakukan transaksi yang mengharuskan adanya pertemuan fisik dengan penjual. Cukup dari rumah dan lewat dompet digital DANA yang terpasang di smartphonenya,” ungkap Vince Iswara, CEO dan Co-Founder DANA.

Baca juga: Dana Permudah Masyarakat Investasi Emas

Selain turut mendorong budaya menabung dan berinvestasi secara aman, mudah, dan berorientasi pada prospek jangka panjang, kehadiran fitur DANA eMAS adalah wujud komitmen kuat DANA dalam turut meningkatkan inklusi keuangan di kalangan masyarakat serta makin memasyarakatkan manfaat teknologi digital untuk produktivitas, kompetensi, efektivitas dan gaya hidup yang makin baik.

Terkait dengan investasi emas ini, masyarakat tak perlu khawatir sebab semua transaksi tercatat di lembaga otoritas yang berwenang, yaitu Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Selain itu, emas fisik yang disimpan dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI).

DANA eMAS

Nah, untuk masyarakat yang ingin meraih keuntungan dengan mulai berinvestasi emas, berikut beberapa tips yang bisa dipertimbangkan agar investasi semakin menguntungkan.

1.    Jangka Panjang

Emas merupakan instrumen investasi yang cocok untuk jangka panjang, atau lebih dari 5 tahun. Dalam setahun terakhir kenaikan harga emas begitu tinggi, meski di tengah situasi pandemi. Karena sifatnya sebagai aset safe haven, emas dinilai lebih cocok untuk investasi jangka panjang.

2.    Memantau Harga Secara Berkala

Meski harga emas relatif stabil dan aman, bukan berarti kita tidak perlu memantau pergerakan harga emas.  Apalagi di era digital ini memantau pergerakan harga emas bisa dilakukan lewat aplikasi smartphone.

Dengan memantau pergerakan harga emas secara berkala, kita akan memiliki kemampuan memprediksi harga ke depan. Apabila sudah memiliki cukup pengetahuan untuk meningkatkan keuntungan dari investasi emas, kita bisa membeli emas ketika harganya sedang turun dan menjual kembali ketika harga sedang naik.

3.    Pilih Lembaga Investasi yang Terpercaya
Jika kamu berencana untuk investasi emas, pastikan lembaga investasi tersebut terdaftar dan berlisensi oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Hal tersebut karena investasi emas termasuk dalam produk investasi berjangka.

4.    Sesuaikan Kemampuan Finansial dan Target Investasi

Investasi berkaitan erat dengan komitmen, apalagi jika tujuan investasinya adalah jangka panjang. Jadi sebaiknya tetapkan jumlah minimal investasi. Misalnya 0,5 gram atau sekitar Rp 500.000 per bulan.

Sebelum menetapkan target tersebut, perhatikan kemampuan keuangan. Apabila setiap bulan sudah memiliki surplus, maka kelebihan dana dapat dialokasikan untuk investasi. Kita juga harus punya dana cadangan darurat yang memadai sebelum berinvestasi. Paling tidak, ada tabungan dana darurat sebesar 6-12 bulan pengeluaran untuk menutupi pengeluaran tak terduga.

5.    Memulai Investasi Emas Secara Digital

Untuk mulai berinvestasi emas, kini kita tidak perlu lagi harus punya modal yang besar. Dengan adanya investasi emas digital, kita bisa membeli emas mulai dari 0,01 gram atau sekitar Rp 10.000 saja.

Kita juga tidak perlu repot datang ke toko atau gerai resmi penjualan logam mulia karena transaksi jual-beli bisa dilakukan secara real-time menggunakan aplikasi digital melalui smartphone. Hal ini juga sesuai untuk menghindari kontak fisik di saat pandemi.

Jangan khawatir, meski tidak menyediakan emas fisik saat pembelian atau penjualan, investasi emas digital ini aman dan mengacu pada harga resmi emas fisik. 

Selain itu, keuntungan dari berinvestasi emas digital adalah tidak perlu pusing memikirkan masalah penyimpanan. Berbeda dengan investasi emas fisik yang akan membuat kita dikenakan biaya jika menyimpannya di bank, atau di tempat membeli emas tersebut.

Bagi yang berminat berinvestasi emas, DANA menawarkan program cashback hingga 100% sesuai Syarat & Ketentuan berlaku. Informasi mengenai masa berlaku promo dapat terus dipantau melalui akun resmi DANA.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Dua Alasan Ini Membuat Oppo Reno5 5G Lebih Mahal

Techbiz.id - Oppo sudah resmi meluncurkan varian lain dari jajaran keluarga seri Reno5 yakni Reno5 5G di Indonesia yang...

Artikel Terkait