Minggu, Juni 23, 2024

XL Axiata Akui Siap Merger dengan Operator Lain

Techbiz.id – PT XL Axiata Tbk menyampaikan bahwa perusahaan masih membuka kesempatan melakukan penggabungan usaha (merger) dengan operator seluler. Hal ini disampaikan langsung oleh Dian Siswarini selaku Presiden Direktur & CEO XL Axiata.

Dalam diskusi virtual terkait Media Update XL Axiata, Selasa (16/2/2021), Dian menilai jumlah pemain operator seluler saat ini terlalu banyak. Hal ini berdampak dengan adanya persaingan ketat antar operator, terutama persoalan harga.

“Konsolidasi itu baik untuk industri, karena industri telko Indonesia saat ini masih terdapat kelebihan jumlah pemain yang membuat persaingan luar biasa, kadang-kadang mendekati brutal, persaingan terlalu cepat. Kalau ada konsolidasi itu positif buat industri,” ujarnya.

Dengan begitu, XL dikatakan Dian akan mendukung jika ada perusahaan yang berupaya melakukan merger. “Sebetulnya sering saya katakan bahwa dalam beberapa tahun ini, XL dan beberapa operator di Indonesia, barangkali excluding Telkom Group, saling menjajaki satu sama lain.” jelas Dian.

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan bahwa proses merger antar operator tidaklah mudah. Menurutnya setelah penjajakan, kedua operator akan masuk ke tahap berikutnya, dimana mempertimbangkan “Dengan siapa cocoknya, harga berapa, itu pertanyaan berikutnya,” ungkap Dian.

Namun Dian tidak menyebutkan secara langsung apakah perusahaan dalam waktu dekat ini akan melakukan konsolidasi atau tidak, termasuk dengan operator seluler apa.

Terlepas dari itu, XL Axiata dilaporkan tetap mengalami pertumbuhan positif di tengah ketatnya persaingan antar operator. Budi Pramantika, Chief Financial Officer XL Axiata,  mengatakan meskipun harus menghadapi kompetisi industri yang sangat ketat, perusahaan tetap berhasil mencatat pertumbuhan yang solid, yakni sebesar Rp 26,018 triliun atau naik tiga persen dibandingkan pada 2019 lalu.

Baca juga: Solusi Cognitive Ericsson Optimasi Jaringan XL Axiata

Selain itu, tingkat profitabilitas yang berkelanjutan juga terjaga dengan baik, di mana EBITDA meningkat sebesar 31% YoY, dan perusahaan kembali mencetak laba bersih dinormalisasi sebesar Rp 679 miliar.

Terkait

Artikel Terkait

Memajukan Potensi Digital Bersama Gerakan 100% untuk Indonesia

Techbiz.id - Akses internet merupakan salah satu sarana terbaik untuk membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat. Tergantung bagaimana pemanfaatannya,...