Wednesday, July 28, 2021
Home Telco Telkomsel Ungkap Strategi Persaingan 5G

Telkomsel Ungkap Strategi Persaingan 5G

Must Read

Indosat Cari Solusi Pembayaran Lewat e-Wallet Challenge

Techbiz.id - Indosat Ooredoo meluncurkan program e-Wallet User Research Challenge yang bertujuan memberdayakan talenta digital terbaik bangsa dalam...

Samsung Galaxy S21 FE Diprediksi Batal Meluncur di Galaxy Unpacked

Techbiz.id - Samsung kini tengah bersiap untuk menggelar acara Galaxy Unpacked kedua di tahun ini, tepatnya akan digelar pada...

Harganya Sejutaan, realme C11 2021 Hadirkan Baterai 5000mAh

Techbiz.id - realme kembali mengejutkan para penggemarnya dengan meluncurkan realme C11 2021 di Indonesia. Ponsel pintar ini diposisikan sebagai...

Dua Fitur Blu Banyak Disukai Nasabah BCA Digital

Techbiz.id - Sejak diluncurkan pada 2 Juli 2021 lalu oleh BCA Digital, dua fitur yang terdapat dalam aplikasi...

Instagram Tambah Durasi Reels Hingga 60 Detik

Techbiz.id - Pengguna Instagram kini dapat mengunggah video dengan durasi hingga 1 menit di Reels. Itu terjadi berkat adanya...

Techbiz.id – Persaingan layanan 5G di Indonesia akan semakin menarik menyusul akan dilakukannya Uji Laik Operasi (ULO) 5G oleh XL Axiata pada bulan Juli ini setelah sebelumnya Telkomsel dan Indosat Ooredoo yang sudah melayani secara komersial layanan seluler generasi kelima tersebut.

Menghadapi persaingan yang akan terjadi pada layanan 5G antar operator seluler Indonesia, VP Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin menyampaikan langkah yang akan dilakukan oleh Telkomsel sebagai operator seluler yang pertama menggelar 5G di Indonesia.

Menurut Denny Abidin, yang terpenting adalah merumuskan seberapa besar manfaat bagi pengguna dan siapa yang akan memanfaatkan layanan 5G ini nantinya. Untuk pemanfaatan 5G bagi pelanggan umum Telkomsel disampaikannya akan berkolaborasi dengan produsen smartphone sehingga ketersediaannya cukup banyak di pasaran.

“Di tahap awal ini kan pelanggan cukup kebingungan mencari handset yang support dengan spektrum yang digunakan Telkomsel. Kami akan berkolaborasi dengan lebih banyak vendor lagi,” jelas pria yang akrab dipanggil Abe.

Baca juga: Telkomsel Dorong Pemanfaatan Teknologi 5G untuk Industri

Lebih lanjut dijelaskan Abe, yang menjadi tantangan berikutnya adalah selain pelanggan umum, siapa yang akan menggunakan layanan 5G ini karena sebagian besar use case yang ada, layanan internet cepat ini banyak dignakan oleh industri.

Telkomsel sendiri saat ini sudah menjalin kerjasama dengan Schneider Electric untuk pemanfaatan teknologi 5G oleh industri. Kerjasama ini menurutnya salah satu bukti bahwa di 5G ada satu segmen lagi yang namanya korporasi atau B2B yang bisa memanfaatkan layanan ini.

“Telkomsel akan melakukan kolaborasi lagi untuk segmen korporasi dengan instansi terkait, baik dengan perindustrian atau perdagangan serta dengan beberapa BUMN,” jelasnya.

Dijelaskannya, layanan 5G ini memiliki target audience yang berbeda jika diingkan dengan layanan 4G. Pada saat 4G target audience layanan ini masih human atau pelanggan pada umumnya, sedangkan 5g target segmennya lebih luas lagi tidak hanya people tapi juga mesin.

“5G ini sangat customize tergantung solusi apa yang dibutuhkan oleh mitra. Di sektor pertambangan kebutuhannya akan berbeda. Begitu juga di sektor medis, kebutuhannya juga pasti berbeda. Semuanya sangat berbeda,” tegas Abe.

Secara umum disampaikan Abe, dalam mewujudkan misi menjadi digital telco compay di era 5G ini Telkomsel akan terus melanjutkan transformasi digitalnya melalui strategi Trivecta, yaitu digital connectivity, digital platform serta digital services.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

DANA Dukung Konser Amal “NTT adalah Kita”

Techbiz.id - Aplikasi DANA mendukung gerakan yang digagas Ananda Sukarlan dan beberapa musisi muda asal NTT, Habitat Indonesia dengan...