Minggu, Oktober 17, 2021
Beranda Telco XL Axiata Sudah Laik Gelar Jaringan 5G Secara Komersial

XL Axiata Sudah Laik Gelar Jaringan 5G Secara Komersial

Must Read

Smartfren Rejeki WOW Periode Kedua Sudah Dibuka

Techbiz.id - Smarfren kembali menghadirkan Rejeki WOW Treasure Hunt Periode Kedua setelah mendapatkan sambutan meriah dan berhasil membagi rejeki...

BukuKas Integrasikan Fitur Pembayaran di Aplikasinya

Techbiz.id - BukuKas meluncurkan fitur pembayaran barunya, BukuKasPay yang membuat penggunanya dapat melakukan pembayaran di berbagai platform seperti Bank...

OPPO dan Tim Renang Indonesia Kampanyekan Hidup Sehat

Techbiz.id - Menggandeng tim renang Indonesia, OPPO Find X3 Pro 5G kembali menggelar kampanye OPPO Find Health untuk mendorong...

iPhone 13 Diprediksi Bawa Layar Always On Display

Techbiz.id - Rumor mengenai iPhone 13 terus beredar. Kali ini giliran fitur layar yang akan hadir di iPhone generasi...

Grab Resmikan Tech Center sebagai Pusat Inovasi

Techbiz.id - Grab meresmikan Tech Center di Indonesia yang juga akan menjadi pusat inovasi kawasan Asia Tenggara untuk mengembangkan...

LinkAja Sediakan Fitur Gift Card untuk Berbagi Saat Lebaran

Techbiz.id - Memasuki momen Lebaran yang dirayakan oleh seluruh umat Islam di Indonesia, agar tetap bisa berbagi kebaikan dan...

Techbiz.id – XL Axiata mendapat izin penggelaran jaringan 5G secara komersial setelah mendapat Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (6/8/2021).

Menurut Menteri Komuniasi dan Informatika RI, Johnny G Plate, uji laik operasi 5G XL Axiata sudah dilakukan pada tanggal 3 hingga 5 Agustus 2021. Pelaksanaan uji coba 5G dilakukan XL Axiata di area jalan Margonda kota Depok.

“Dengan demikian XL Axiata menjadi operator seluler ketiga yang akan menggelar jaringan 5G secara komersial di Indonesia.Kita berharap agar komersialisasi 5G dapat berkembang dengan baik di Indonesia,” ucap Menteri Johnny.

Dalam menggelar jaringan 5G secara komersial, XL Axiata akan menggunakan spektrum 1800Mhz dengan lebar pita 20Mhz pada rentang frekuensi 1807,5Mhz hingga 1827,5Mhz.

Baca juga: Siapkan Ekosistem 5G, XL Axiata Bangun Private Cloud

Dengan dikeluarkannya SKLO 5G kepada tiga operator seluler di Indonesia menurut Menteri Johnny menunjukkan bahwa industri penyedia layanan jaringan 5G dapat berkembang secara komersial dengan baik di Indonesia. Walaupun sekarang ini layanan 5G sedang berada di tahap initial operation.

Pencapaian baik tersebut menurutnya tentu tidak terlepas dari fasilitasi kebijakan yang tertuang dalam Undang-Undang No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja yang meliputi antara lain kebijakan yang terkait dengan infrastruktur sharing aktif dan pasif, spectrum sharing dan engaturan coeksistensi layanan over the top dengan layanan multimedia konvensional.

SKLO 5G XL Axiata

Direktur Utama XL Axiata, dian Siswarini menyampaikan bahwa, meskipun SKLO 5G baru didapat oleh XL Axiata, berbagai persiapan dan rangkaian uji coba layanan 5G sudah sejak lama dilakukan oleh pihaknya.

“Kami mendukung sepenuhnya percepatan implementasi 5G di Indonesia selaras dengan spirit untuk terus berinovasi dan selalu adaptif terhadap perkembangan teknologi yang terjadi di dunia,” ucap Dian.

Dalam menggelar jaringan 5G secara komersial ini disampaikan Dian, XL Axiata menggunakan teknologi Dynamic Spectrum Sharing (DSS) dengan menggunakan sektrum existing. Implenetasi teknologi DSS ini menjadi alternatif pilihan mengingat spektrum khusus 5G belum dimiliki oleh XL Axiata.

Setelah mendapatkan SKLO 5G, XL Axiata akan secara bertahap memperluas cakupan wilayah layanan 5G, mempercepat ekosistem yang diperlukan seperti fiberisasi jaringan dan ketersediaan smartphone berbasis 5G.

Penerimaan SKLO 5G dari Kementerian Kominfo ini menurut Dian sekaligus juga menandai rangkaian perayaan XL Axiata memasuki usia 25 tahun dalam upaya membangun Indonesia digital.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Microsoft Tutup Layanan LinkedIn di China, Ini Sebabnya

Techbiz.id - Microsoft mengumumkan akan menutup layanan LinkedIn di China. Hal ini dikarenakan pemerintah China terus memperketat regulasi internet. Keputusan...