Tuesday, March 2, 2021
Home News Susunan Komisaris dan Direksi Telkom Dinilai Berpotensi Konflik Kepentingan

Susunan Komisaris dan Direksi Telkom Dinilai Berpotensi Konflik Kepentingan

Must Read

TikTok Rilis Lagu Orisinal Pertamanya

Techbiz.id - TikTok meluncurkan lagu orisinal pertama ke publik. Lagu berjudul "Terpikat Senyummu" dinyanyikan oleh Brigita Meliala (@idgitaf), yang baru...

Dana Ikut Kembangkan Ekonomi Kreatif Danau Toba

Techbiz.id - Dompet digital DANA terus melanjutkan komitmennya untuk turut mendorong pengembangan ekonomi kreatif kawasan Danau Toba melalui partisipasi...

Tengah Diproduksi, Peluncuran Black Shark 4 Sudah Dekat?

Techbiz.id - CEO Black Shark, Luo Yuzhou, mengungkapkan bahwa Black Shark 4 sedang dalam proses persediaan. Hal ini digaungkan...

15 Ribu Redmi 9T Habis pada Penjualan Perdana

Techbiz.id - Xiaomi mengumumkan hasil penjualan perdana Redmi 9T pada 24 Februari di JD.ID dan mi.com yang menjual habis...

Aturan Turunan PP Postelsiar Harus Redam Konten Negatif

Techbiz.id - setelah terbitnya PP No 46 tahun 2021 tentang Postelsiar tantangannya sekarang adalah bagaimana Pemerintah dapat membuat aturan...

Techbiz.id – Susunan Dewan Komisaris dan DewanDireksi Telkom hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun buku 2019 dinilai sarat akan kepentingan.

Hal itu tercermin dalam postingan di Twitter yang diunggah oleh Haris Rusli, Aktivis Petisi 28.

- Advertisement -

Dalam cuitannya, Haris menilai Susunan Dewan Komisaris dan DewanDireksi Telkom yang baru kabarnya didrop oleh oligarki “KUASA GELAP” untuk gigit asset dan proyek di Telkom.

Entah siapa saja Dewan Komisaris dan Dewan Direksi yang dimaksud dalam cuitan Haris tersebut.

Sementara itu, Penggiat anti KKN, Andrianto dalam keterangannya menilai pemilihan jajaran baru komisaris dan direksi Telkom kurang proven dan cermat.

Adrianto menyoroti masuknya Candra Are Setiawan dan Fajrin Rasyid dalam jajaran baru direksi dan komisaris Telkom.

Candra disampaikan Adrianto adalah CEO PT Sarana Global Indonesia (CGI) yang berbisnis sejak 2015 antara lain pada proyek Telkom SKKL-LT kabel serat optik daerah Luwuk Sulawesi Tengah sampai Tutuyan Sulawesi Tenggara. Project ini termasuk yang besar di kawasan Indonesia Timur.

“Kabel serat optik membentang sepanjang 348 KM melewati bawah laut hingga mencapai kedalaman 3000 Meter menembus laut Maluku. Apakah mungkin Erick Tohir tidak tahu seorang Candra Arie Setiawan ini banyak bisnis di Telkom kok bisa di angkat menjadi komisaris independen di PT Telkom?”, ujarnya.

Menurut Andrianto Telkom adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) besar yang selevel dengan Pertamina yang valuasi aseet & bisnisnya ratusan Triliun. Seharusnya dalam pengangkatan pejabatnya jangan ada konflik of interes,” sebut Adrianto.

“Silahkan di koreksi lagi, kembalikan BUMN dalam Jalur yang benar jangan di tambah beban dengan image yang buruk berupa KKN baru”, pungkasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Tandingi Clubhouse, Spaces dari Twitter Kini Hadir Bagi Pengguna Android

Techbiz.id - Selangkah lebih maju daripada Clubhouse, kini aplikasi serupa besutan Twitter, Spaces mulai hadir di platform Android. Adapun pesaing...

Artikel Terkait