Saturday, May 15, 2021
Home Telco Open RAN Mampu Pangkas Capex Secara Signifikan

Open RAN Mampu Pangkas Capex Secara Signifikan

Must Read

Grab dan Kementerian Investasi Umumkan Kerja Sama Guna Mendukung Pemberdayaan UMKM

Techbiz.id - Grab bersama dengan Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal mengumumkan kolaborasinya untuk mengembangkan kapasitas UMKM terkait proses pengajuan...

Cara Bikin Konten dengan Budget Terbatas

Techbiz.id - Samsung Indonesia menghadirkan kampanye Tetap Semangat Indonesia melalui program Be A Galaxy Creator sebagai wadah berkreasi guna mendorong kreativitas yang didukung...

Lebih Cepat, Samsung Bakal Rilis Smartphone Baru Agustus Mendatang

Techbiz.id - Samsung dikabarkan bakal merilis smartphone baru pada Agustus tahun ini. Ponsel pintar itu dijadwalkan meluncur lebih cepat...

Membuat Foto Momen Lebaran yang Indah Tanpa Blur

Techbiz.id - Kendala silaturahmi akibat adanya imbauan larangan mudik bisa diatasi dengan melakukan panggilan video atau mengabadikan momen Lebaran...

Pekan Ini, Earphone Baru Xiaomi Siap Debut

Techbiz.id - Xiaomi tampaknya bersiap menambah perangkat IoT baru bulan Mei ini. Perangkat baru kali ini datang dari kategori...

Techbiz.id – Dinilai lebih efisien dan memiliki berbagai kelebihan, Operator telekomunikasi tengah giat melakukan uji coba teknologi Open RAN dalam meghadirkan layanannya.

Konsep open interface yang diadops oleh teknologi Open RAN ini menurut Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa membuat operator dapat menggunakan kombinasi perangkat radio, seperti radio unit dan baseband, tanpa terikat pada salah satu merk/brand yang spesifik.

- Advertisement -

Dengan demikian operator bisa melakukan efisiensi pada pengeluaran modal untuk penggelaran jaringannya dengan teknologi Open RAN ini. Jangkauan dan kapasitas bisa diperluas secara efisien.

Baca juga: XL Axiata Uji Coba Open RAN Integrasi ke Jaringan Eksisting

“Berdasarkan best practice dari Rakuten, mereka mampu melakuan penghematan capex hingga 50 persen dengan mengimplementasikan teknologi Open RAN.” ungkap Gede.

Namun demikian dijelaskan Gede efisiensi tersebut dicapai dengan menerapkan teknologi Open RAN tersebut secara end to end.

Lebh lanjut, dengan konsep Open RAN ini, diharapkan dapat mendorong tumbuhnya pemain baru pada perangkat radio akses yang saat ini hanya didominasi oleh beberapa partner penyedia teknologi saja.

Tumbuhnya para pemain pemain baru ini diharapkan inovasi dapat berkembang lebih cepat dan membantu menurunkan beban perangkat dan operasional yang ditanggung oleh operator.

Teknologi Open RAN menawarkan potensi inovasi dan struktur harga yang lebih bersaing. XL Axiata berharap dapat memperluas jaringan dan layanan dengan biaya yang lebih sehat dan di saat yang sama tetap bisa memberikan kualitas layanan yang bagus bagi pelanggan.

Dengan efisiensi beban biaya, operator akan bisa secara terus memperluas jaringan untuk bisa menjangkau masyarakat yang lebih luas, bahkan untuk area area di pelosok.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Vivo V21 5G Siap Mendarat di Indonesia

Techbiz.id - vivo secara resmi mengonfirmasi kehadiran seri terbaru dari varian V-Series di indonesia, yaitu vivo V21 5G melalui video teaser yang ditayangkan...

Artikel Terkait