Wednesday, June 23, 2021
Home Column Operator Wajib Lakukan Ini Sebelum Promo 5G

Operator Wajib Lakukan Ini Sebelum Promo 5G

Must Read

Dari Smartwatch Hingga Aksesori Gaming, Realme Ramaikan Pasar AIoT Indonesia

Techbiz.id - Tak hanya sebuah smartphone 5G, realme Indonesia juga turut menghadirkan serangkaian produk AIoT. Jajaran produk AIoT ini...

Segera Meluncur, Samsung Galaxy Z Flip3 dan Fold3 Mulai Diproduksi

Techbiz.id - Setelah rumor mengenai spesifikasi Samsung Galaxy Z Flip3 dan Galaxy Z Fold3 banyak beredar. Kini, informasi terbaru...

Telkomsel Rombak Platform Dunia Games

Techbiz.id - Untuk memberikan pengalaman ke tingkat yang lebih tinggi kepada pelanggan dan pengguna setia Dunia Games, Telkomsel melakukan...

Sebagian Netizen Keluhkan Google Error, Ada Apa?

Techbiz.id - Layanan Google dikeluhkan error pada siang hari ini (22/6). Sebagian pengguna Andorid mengatakan layanan Google selalu berhenti...

5 Rekomendasi HP Terbaik dengan Harga Rp 3 Jutaan di 2021

Techbiz.id - Berkualitas tidak selalu mahal. Kalimat inilah yang tepat untuk menggambarkan rekomendasi 5 HP terbaik di harga Rp...

Techbiz.id – Indonesia tengah bersiap menghadirkan layanan 5G secara komersial. Dua operator terbesar di Indonesia tengah melakukan uji layak operasi (ULO) untuk mendaatkan izin penggelaran 5G secara komersial.

Namun demikian, menurut Anggota Dewan TIK Nasional (Wantiknas), Garuda Sugardo, sebelum aksi promo 5G, persiapan yang sejatinya harus dilakukan operator adalah melakukan edukasi kepada pelanggan atau program ”customer education”.

“Edukasi pelangan mengenai 5g harus ada dan perlu jaminan kenyamanan dan keamanan pelanggan. Customer experiences adalah harga mati,” ungkap Garuda yang juga mantan Direksi Telkomsel.

Garuda mencntohkan soal penomoran layaan operator seluler, masih banyak pelanggan yang belum paham, bahwa bila menyebut nomor ponselnya (MSISDN) yang 10 hingga 12 digit haruslah diawali dengan 4 digit kode operator (semacam kode area telepon). Misalnya: 0811, 0855, 0878 dst. 

Baca juga: Kabar Gembira, Layanan 5G Segera Hadir di Indonesia

“Penyebutannya nggak bisa dipotong dengan 081, 085, 087 apalagi dengan 08. Busyet!  Hal yang mendasar  itu adalah PR sosialisasi operator, terutama yang mengaku sebagai jawaranya seluler atau yang paling Indonesia,” kata Garuda.

Lebih lanjut, sebagai pelanggan dikatakan Garuda setiap harinya kenyang menerima SMS dan WA gelap. Ada yang sekedar iseng, tapi banyak yang bertujuan mengelabui dengan pelbagai tipu dayanya.

Dengan mengenal prefix empat digit di atas, pelanggan akan langsung tahu si penipu menggunakan provider yang mana, tapi mau lapor ke mana dan nomor berapa? Padahal dengan registrasi prabayar sejak 2017, sejatinya semua nomor terverifikasi di operator. 

“Bila ponsel Anda hilang, paling-paling operator hanya bisa memblokir nomor MSISDN Anda. Bukan job mereka untuk melakukan pelacakan di mana ponsel raib itu berada, kendati teknis pendeteksi IMEI di sistem amat memungkinkan. Polisi bisa membantu bila sistem lacak tersedia,” tegasnya.

Sistem cyber security untuk melindungi komplen pelanggan menurutnya harus terwujud sebelum 5G beroperasi di Indonesia. Sistem tracing yang terintegrasi online antaroperator wajib segera diimplementasikan dengan kolaborasi antara operator, kepolisian dan unsur pemerintah terkait. Ingat, makin modern layanan seluler (baca: 5G) makin canggih pula modus cyber crime, fraud and hoax di masa depan.

“Ini serius. Pengawasan terhadap modus “bakar-bakaran” nomor perdana 5G absolutelly haram dilakukan operator. No more! Sanksi harus tegas dengan mengambil contoh kasus penggunaan antigen bekas di bandara Kualanamu Sumut.  Bila terjadi lagi, pecat semua dan kirim ke sel biar kapok. 5G Indonesia harus secure dan steril,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Rekomendasi 5 Ponsel Oppo untuk Menikmati 5G Indosat

Techbiz.id - Hadir di spektrum yang berbeda dengan layanan 5G yang dihadirkan oleh Telkomsel, OPPO memiliki rekomendasi beberapa ponsel...

Artikel Terkait