Friday, June 25, 2021
Home Devices Aruba Tawarkan Wi-Fi 6E Kelas Enterprise Berkapasitas Besar

Aruba Tawarkan Wi-Fi 6E Kelas Enterprise Berkapasitas Besar

Must Read

Rekomendasi 5 Ponsel Oppo untuk Menikmati 5G Indosat

Techbiz.id - Hadir di spektrum yang berbeda dengan layanan 5G yang dihadirkan oleh Telkomsel, OPPO memiliki rekomendasi beberapa ponsel...

5 Cara Menghindari Investasi Kripto Bodong

Techbiz.id - Investasi aset kripto tengah menjadi perbincangan warganet yang memunculkan animo tinggi. Namun sayangnya tida sedikit masyarakat yang...

Pasar Smartphone Diprediksi Tumbuh 12 Persen di 2021

Techbiz.id - Pandemi Covid-19 memberikan dampak tersendiri bagi industri smartphone, bahkan belakangan ini sejumlah proses produksi terganggu lantaran adanya...

Punya Logo Baru, Telkomsel Buka Semua Peluang

Techbiz.id - Setelah selama 26 tahun mempertahankan identitasnya, kini Telkomsel memiliki identitas dan wajah baru dengan menghadirkan logo terbarunya. Hadirnya...

XL Axiata Perluas Jaringan di Sulawesi Utara

Techbiz.id - Perluasan jaringan data yang berkualitas dilakukan XL Axiata di Provinsi Sulawesi Utara agar bisa memfasilitasi kebutuhan digitalisasi...

Techbiz.id – Aruba meluncurkan solusi Wi-Fi 6E kelas-enterprise (enterprise-grade) yang pertama di pasar yakni campus access point (AP) 630 Series, yang dimulai dengan AP-635.

Sebagai inovasi terbaru dalam teknologi Wi-Fi, Wi-Fi 6E merupakan perangkat Wi-Fi yang beroperasi pada pita frekuensi 6 GHz, yang dibuka oleh Federal Communications Commission (FCC) pada April 2020 untuk penggunaan tanpa lisensi di Amerika Serikat. Wi-Fi 6E adalah perluasan kapasitas Wi-Fi terbesar dalam dua dekade terakhir.

Pembukaan pita frekuensi 6 GHz akan meningkatkan pita spektrum RF (frekuensi radio) yang tersedia untuk Wi-Fi menjadi lebih dari dua kali lipat. Hal ini mencegah kepadatan airwaves (gelombang udara), membuat kanal gelombang lebih luas, dan kecepatan konektivitas lebih tinggi, serta memungkinkan terciptanya berbagai inovasi di berbagai industri.

Sejak FCC memutuskan untuk membuka pita frekuensi 6 GHz, sebanyak 39 negara (dengan populasi setara 1,3 miliar orang) menyusul AS telah membuka pita frekuensi bebas lisensi 6 GHz untuk Wi-Fi 6E. (Sumber: Wi-Fi Alliance).

Baca juga: Tren Teknologi Jaringan Ini Menentukan Program IT 2021

Akhir-akhir ini, kebutuhan terhadap Wi-Fi melonjak karena perusahaan-perusahaan telah meningkatkan penggunaan video yang menggunakan bandwith besar, seiring dengan meningkatnya jumlah client dan perangkat IoT yang terhubung ke jaringan mereka dan mempercepat transisi mereka ke cloud.

Akibatnya, jaringan wireless menjadi kelebihan pelanggan (oversubscribed) dan performa aplikasi melambat. Kondisi ini membuat frustasi semua pengguna jaringan karena user experience-nya terganggu, produktivitas mereka menurun, dan berisiko pada terhambatnya berbagai inisiatif dan inovasi digital.

“Seiring dengan tumbuhnya kebutuhan yang meningkat secara eksponensial terhadap konektivitas, Wi-Fi 6E memiliki keuntungan dengan adanya tujuh channel 160 MHz yang super-luas dan bandwidth yang lega di pita frekuensi 6GHz akan menghadirkan konektivitas multi gigabit dan low-latency yang belum pernah ada sebelumnya,” kata Kevin Robinson, SVP of Marketing di Wi-Fi Alliance.

Wi-Fi 6E menurutnya akan memacu peningkatan inovasi dan layanan baru yang menarik. Wi-Fi Alliance senang melihat Aruba, yang sudah lama bergabung dan telah membawa solusi Wi-Fi 6E ke pasar, sehingga banyak perusahaan akan memberi dukungan yang semakin baik untuk aktivitas-aktivitas yang sangat penting seperti konferensi video, telemedicine, dan pembelajaran jarak jauh.

Menurut data dari perusahaan terkemuka dalam market intelligence, 650 Group, pengadopsian Wi-Fi 6E akan berlangsung sangat cepat hanya dalam beberapa tahun ke depan, dengan lebih dari 350 juta perangkat yang mendukung 6GHz memasuki pasar pada 2022. 650 Group memperkirakan pertumbuhan unit Wi-Fi 6E enterprise APs pada 2022 akan mencapai lebih dari 200%.

Solusi terbaru Aruba Wi-Fi 6E adalah bagian dari Aruba ESP (Edge Services Platform), platform cloud-native berkekuatan AI pertama di industri, yang didesain untuk menyatukan, mengotomatisasi, dan mengamankan Edge.

Aruba ESP mampu memprediksi serta menyelesaikan masalah di network edge sebelum masalah itu terjadi. Platform ini dibangun di atas fondasi AIOps, keamanan jaringan Zero trust, dan dirancang bagi kampus terpadu (unified campus) hingga infrastruktur kantor cabang.

Ini adalah platform all-in-one yang didukung automasi dengan kemampuan menganalisis data di seluruh domain secara terus menerus, melacak SLA, mengidentifikasi anomali, dan self-optimize, dengan terus memantau dan mengamankan perangkat yang tidak dikenal di jaringan.

Dengan solusi baru Wi-Fi 6E dari Aruba, perusahaan-perusahaan dapat memanfaatkan peningkatan kapasitas, channel yang lebih luas di 6 GHz, dan mengurangi gangguan sinyal secara signifikan dengan throughput agregat maksimum 3,9 Gbps untuk mendukung bandwidth yang tinggi, service dan aplikasi yang butuh low-latency seperti video hidgh definition, unified communication generasi terbaru, augmented reality/virtual reality (AR/VR), IoT, dan cloud.

Selain itu, dengan kemampuan filtering ultra tri-band terbaru, yang meminimalkan interferensi antara pita frekuensi 5 GHz dan 6 GHz, perusahaan-perusahaan dapat benar-benar memaksimalkan penggunaan spektrum baru tersebut.

Aruba 630 Series APs terbaru akan tersedia pada kuartal ketiga 2021.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

XL Axiata Perluas Jaringan di Sulawesi Utara

Techbiz.id - Perluasan jaringan data yang berkualitas dilakukan XL Axiata di Provinsi Sulawesi Utara agar bisa memfasilitasi kebutuhan digitalisasi...

Artikel Terkait