Sabtu, Oktober 1, 2022

Cuma Perlu Modal Minim, Ini Rahasia Sukses Bisnis Digital

Techbiz.id – Untuk memulai bisnis diperlukan sebuah modal. Namun tahukah Kamu modal yang dibutuhkan untuk membangun bisnis hingga sukses tak selalu besar?

Ya, hanya dengan modal minim Kamu sudah bisa memulai bisnis, baik secara daring (digital) maupun luring. Setidaknya inilah yang disampaikan dalam diskusi virtual ShopeePay Talk, Jumat (16/7).

Mengambil tema ‘Modal Ratusan Ribu, Omzet Ratusan Juta’, hadir Ria Sarwono, Brand and Marketing Director COTTONINK dan Nanang Suherman, Owner Ayam Goreng Nelongso yang berbagi kisah dan strategi keberhasilannya dalam mengelola modal bisnis ratusan ribu hingga bisa menghasilkan omzet bisnis ratusan juta.

Hadir pula, Fellexandro Ruby, Entrepreneur & Founder Negeri Pembelajar Edu-tech yang turut membagikan insight dan siasat untuk membangun bisnis dengan modal minim.

Adapun diskusi kali ini mematahkan asumsi masyarakat seputar jumlah modal dalam memulai bisnis, berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh para pelaku usaha yang ingin membangun bisnis sukses, meski hanya dengan modal minim:

1. Tentukan target pasar yang hendak disasar dan jadilah solusi bagi mereka

Menciptakan sebuah ide bisnis dapat dimulai dengan menentukan target pasar yang ingin disasar. Berangkat dari langkah tersebut, pelaku usaha kemudian dapat mulai menciptakan solusi dari permasalahan yang dimiliki oleh target pasarnya.

Dengan begitu, para pelaku usaha dapat membangun strategi bisnis yang tepat dan menciptakan produk maupun jasa yang sesuai dengan masalah yang ingin dipecahkan oleh bisnis yang mereka rintis.

Dalam hal ini, Nanang Suherman, Owner Ayam Goreng Nelongso mengungkapkan dirinya hanya memulai bisnis dengan modal Rp500.000. Pasalnya, target market yang disasar merupakan kalangan mahasiswa.

“Saya sengaja membuat paket menu murah meriah karena sejak awal saya bertekad untuk menyasar mahasiswa sebagai target pasar” ucap Nanang.

2. Manfaatkan kekuatan platform digital

Tak bisa dipungkiri, pandemi COVID-19 telah mendorong percepatan transformasi digital dan menuntut masyarakat di seluruh dunia termasuk Indonesia untuk beradaptasi dengan perkembangan era digital. Digitalisasi kini telah menjadi salah satu strategi yang efektif untuk menjangkau konsumen dan bersaing dengan pemain lain di industri.

Ria Sarwono, Brand and Marketing Director COTTONINK menyampaikan bisnisnya bermulai dari platform digital. Dirinya memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produknya sekaligus menemukan target market.

“Bisa dibilang dari dulu hingga sekarang, platform digital memiliki peranan yang cukup signifikan dalam pertumbuhan COTTOININK, mempertemukan kami dengan konsumen dari Sabang sampai Merauke, bahkan Internasional sekalipun.” ucapnya.

Di sisi lain, menurut Ria, platform digital memberikan pengalaman belanja yang efisien dan efektif bagi pelanggan, termasuk dengan adanya opsi layanan pembayaran digital yang memudahkan konsumen ketika berbelanja.

Baca juga: ShopeePay Bisa Dipakai untuk Pembayaran di Kereta Api

3. Ukur risiko dengan cermat dan maksimalkan ‘modal’ lainnya

Dalam membangun sebuah bisnis, seorang pelaku usaha juga harus membuat proyeksi bisnis dengan perhitungan yang matang sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi risiko bisnis ke depannya. Namun, risiko bisnis tersebut dapat diminimalisir dengan strategi persiapan modal yang lebih matang.

Modal yang dibutuhkan dalam membangun bisnis sebenarnya tidak melulu soal uang. Membangun bisnis dengan modal minim juga harus turut disertai dengan dukungan modal lainnya seperti keterampilan membangun dan menjaga relasi, kreativitas, menggunakan platform digital, berkomunikasi, negosiasi dan kepemimpinan.

Untuk itu, Fellexandro Ruby, Entrepreneur & Founder Negeri Pembelajar Edu-tech menyampaikan pelaku usaha dapat memanfaatkan networking dengan mengajak konten kreator berkolaborasi dalam bisnis yang sedang dirintis.

“Para konten kreator ini dapat menjadi salah satu kanal pemasaran yang efektif dalam meningkatkan brand awareness.” ujar Fellexandro

“Pada dasarnya, kesuksesan sebuah bisnis tidak dapat terlepas dari soft skills mumpuni yang dimiliki oleh pendirinya.” pungkasnya.

Terkait

Artikel Terkait

5 Kelebihan Wuling Almaz EX, yang Terakhir Indonesia Banget

Techbiz.id - Wuling Almaz Exclusive atau dikenal Almaz EX menjadi salah satu tipe yang cukup banyak menjadi pilihan konsumen...