Minggu, Oktober 17, 2021
Beranda Fintech Beli Konten Game di Google Play Bisa Bayar Pakai DANA

Beli Konten Game di Google Play Bisa Bayar Pakai DANA

Must Read

Cek Tanggalnya, Black Shark 4S Meluncur Pekan Depan!

Techbiz.id - Bocoran bahwa Xiaomi tengah bersiap merilis Black Shark 4S rupanya bukan sekedar rumor belaka. Pasalnya, kini perusahaan...

Redmi Note 10S Mulai Dijual dengan Harga Khusus

Techbiz.id - Dirilis pada 18 Mei lalu, Redmi Note 10S kini mulai dijual di Indonesia. Selama penjualan perdananya, Xiaomi...

Aplikasi Kesan Temani Beribadah saat Ramadan

Techbiz.id - Teknologi berupa gawai dan aplikasi dapat bermanfaat dalam mendukung ibadah umat Islam di bulan Ramadan, terutama...

Redmi Note 10 5G dan Note 10S Hadir dengan Varian Baru

Techbiz.id - Xiaomi Indonesia kini menghadirkan varian terbaru untuk dua smartphone-nya yaitu Redmi Note 10S dan Redmi Note 10...

NEC dan Pemerintah Inggris Uji Coba 5G Open RAN

Techbiz.id - Pemerintah Inggris dan NEC Corporation meluncurkan proyek NEC "NeutrORAN", yang akan menampilkan inovasi terbaru di ruang Open...

Redmi Note Jadi Seri Terlaris Smartphone Xiaomi

Techbiz.id - Berdasarkan data laporan terbaru dari firma analis, Canalys, Xiaomi dengan seri Redmi Note-nya menjadi salah satu smartphone...

Techbiz.id – Melalui kerja sama dengan Google Play, dompet digital DANA kini bisa digunakan sebagai alat pembayaran untuk mengakses berbagai konten game yang tersedia dalam Google Play.

Lewat kemitraan ini, baik DANA dan Google Play akan banyak memfokuskan diri khususnya pada konten berupa permainan atau game daring yang makin digandrungi kalangan muda. Apalagi, Google Play dikenal dengan pilihan game Android terbesar di dunia.

Sementara DANA telah lama menjadi mitra pembayaran untuk beberapa permainan daring dengan performa yang mengagumkan di mana rata-rata pengguna bulanan aktif (Monthly Active User) untuk kategori Gaming meningkat hingga 186% pada kuartal kedua tahun 2021 jika dibandingkan dengan kuartal pertama tahun 2021.

“DANA memastikan transaksi digital yang #BebasDrama untuk setiap pembelian konten Google Play. Dengan DANA, setiap penyelesaian transaksi di Google Play akan berjalan mudah, aman karena setiap pembayaran yang dilakukan dilindungi oleh DANA Protection, dan nyaman karena dilengkapi dengan teknologi terdepan milik DANA yang memastikan pengalaman terbaik para pengguna. Dengan demikian masyarakat tidak akan melewati konten-konten terbaru di Google Play, termasuk game favoritnya,” kata Vince Iswara, CEO & Co-Founder DANA.

Baca juga: Sistem Keamanan Dompet Digital Dana Mendapat Sertifikasi

Penggunaan DANA sebagai opsi pembayaran di Google Play dapat diatur baik melalui komputer/laptop maupun ponsel. Pengguna cukup menuju laman Google Play dan mengakses ‘Tambah Metode Pembayaran’ dan menekan opsi ‘Tambah DANA’.

Pengguna secara otomatis akan diarahkan untuk memasukkan nomor ponsel yang terdaftar dalam aplikasi DANA dan menekan PIN DANA tanda mengaktifkan. Jika berhasil, DANA akan terdaftar secara otomatis menjadi pilihan pembayaran akun Google Play pengguna.

DANA juga mengadakan promo menarik selama masa peluncuran DANA di Google Play, yaitu pemberian voucher senilai Rp25.000 untuk pembelian berbagai konten Google Play. Promo ini berlangsung selama 11 Agustus 2021 hingga 16 September 2021 dengan pembayaran minimal Rp25.001.

Kehadiran DANA sebagai alat pembayaran di Google Play membuktikan langkah besar DANA dalam menyediakan pembayaran digital yang inklusif sekaligus memperkuat komitmen DANA selaku aplikasi teknologi finansial berbasis gaya hidup yang #BebasDrama.

Dalam tiga tahun terakhir, DANA sukses menggandeng puluhan mitra globaldari berbagai industri mulai dari penyedia video daring, layanan musik digital, dan banyak lagi. DANA akan terus memperluas kemitraannya dengan seluruh ekosistem guna menghadirkan pengalaman bertransaksi digital yang makin lengkap dan dekat dengan kebutuhan para pengguna setianya.

Terkait

Artikel Terkait

Terbaru

Microsoft Tutup Layanan LinkedIn di China, Ini Sebabnya

Techbiz.id - Microsoft mengumumkan akan menutup layanan LinkedIn di China. Hal ini dikarenakan pemerintah China terus memperketat regulasi internet. Keputusan...