Jumat, Desember 9, 2022

Cisco Dipercaya Gelar KTT G20 Secara Hybrid di Bali

Techbiz.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia mempercayakan Cisco untuk memimpin KTT G20 2022 hybrid pertama di Bali, Indonesia.

Cisco akan menyediakan kolaborasi yang aman dengan Webex by Cisco dan konektivitas nirkabel serta kemampuan pemantauan dengan Meraki dan Thousand Eyesuntuk acara tersebut, termasuk G20 Leaders’ Summit.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, kolaborasi yang aman dan lancar sangat penting untuk setiap acara yang diselenggarakan secara hybrid, dan terlebih lagi untuk acara seperti KTT G20.

“Kami yakin akan kepemimpinan Cisco dalam kolaborasi, keamanan, dan jaringan untuk memperkuat KTT G20. Rangkaian lengkap produk dan layanan Cisco tidak hanya mendukung kolaborasi tanpa batas, tetapi juga menjaga kerahasiaan interaksi para pemimpin,” kata Menteri Johnny.

Ia juga menambahkan bahwa Kominfo telah memiliki sejarah yang sukses dalam bekerja sama dengan Cisco untuk berbagai pertemuan virtual G20. Sejak Indonesia menerima mandat sebagai presiden G20 2022 pada Oktober tahun lalu, Kominfo telah menggelar ratusan high-level hybrid meetings yang didukung teknologi Cisco di berbagai tingkatan, termasuk di tingkat menteri, baik secara fisik maupun virtual.

Kominfo akan mengandalkan Webex Suite untuk memungkinkan delegasi dan peserta tetap terhubung dan terlibat dalam KTT G20 tahun ini. Webex Suite merupakan rangkaian pertama di industri untuk pekerjaan hybrid yang menyediakan Cloud/Premise Calling, Messaging, Meetings, Polling, Whiteboarding, Asynchronous Video, dan Events dalam penawaran terpadu dengan keamanan tinggi. 

Menteri Johnny menekankan bahwa Webex telah terbukti memfasilitasi pertukaran informasi dan interaksi yang lancar dan aman melalui high-profile work dengan para pemimpin pemerintah dan organisasi terkemuka dengan fitur-fiturnya yang menarik dan inklusif, seperti real-time translation, AI-enhanced speech dan noise cancellation, serta real-time polling menggunakan Slido.

Cisco Indonesia Managing Director, Marina Kacaribu mengatakan, keamanan selalu menjadi inti dari apa yang diperjuangkan Cisco sebagai perusahaan dan bagaimana merancang produk dari bawah ke atas. Sesuai dengan undang-undang dan peraturan privasi global, Webex’s built-in security, memberikan keamanan data organisasi, visibilitas kepatuhan, dan kontrol atas pertemuan mereka, memungkinkan pelanggan berkolaborasi dengan aman.

“Ini telah membantu kami mendapatkan kepercayaan dari banyak lembaga pemerintah di seluruh dunia termasuk Kominfo,” ucap Marina

Cisco memiliki sejarah panjang dalam menerapkan Webex Suite untuk mendukung KTT G20. Webex pertama kali digunakan dalam forum G20 pada tahun 2020 di bawah kepresidenan Arab Saudi. Ini merupakan kali pertama G20 digelar secara virtual akibat pandemi COVID-19.

G20 merupakan forum kerja sama multilateral bagi negara-negara dan organisasi antar pemerintah dengan ekonomi paling berpengaruh di dunia. Indonesia bergabung dengan forum ini pada tahun 1999 setelah berhasil mengatasi krisis ekonomi saat itu. Untuk pertama kalinya, Indonesia memegang Kepresidenan G20 pada KTT G20 2022. Pertemuan tersebut akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali.

Terkait

Artikel Terkait

UMKM Butuh Identitas Digital untuk Integrasi Digital

Techbiz.id - Pada proses digitalisasi UMKM, identitas digital dipercaya dapat menjadi kunci UMKM dalam mengakses berbagai layanan platform digital....