Thursday, April 22, 2021
Home Fintech Cina Bakal Tingkatkan Penggunaan Blockchain

Cina Bakal Tingkatkan Penggunaan Blockchain

Must Read

XL Axiata Operasikan BTS USO di Sumatera Selatan

Techbiz.id - XL Axiata melanjutkan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi dan data dengan mengoperasikan BTS yang dibangun melalui skema Universal Service...

iPhone 12 dan iPhone 12 Mini Tampil dengan Warna Baru

Techbiz.id - Bersamaan dengan merilis iPad Pro, iMac serta Airtag, Apple juga menghadirkan varian warna baru iPhone 12 dan...

Paket Kuota Happy untuk Silaturahmi selama Ramadan

Techbiz.id - Menghadapi perubahan aktivitas selama Ramadan akibat pandemi, Tri Indonesia menyediakan berbagai pilihan paket kuota yang terjangkau dengan...

vivo Kuasai Penjualan Ponsel Pintar di Pasar Tiongkok

Techbiz.id - Dilansir dari laporan penelitian yang dilakukan oleh Counterpoint, vivo untuk pertama kalinya memimpin pasar ponsel pintar dengan...

OPPO A94 5G Meluncur dengan 48MP Quad Camera

Techbiz - Usai menghadirkan versi 4G, kali ini OPPO meluncurkan A94 dengan dukungan 5G. Bukan di Indonesia, perangkat ini...

TechBiz.ID – Di akhir tahun 2019, pengembangan proyek kripto berbasis Blockchain di Cina terus menemui titik terang. Sentimen-sentimen positif sebelumnya memang telah muncul dari berbagai instansi Cina seperti Hangzhou Internet Court yang menetapkan Bitcoin sebagai sebuah komoditas.

Dalam pidatonya, Presiden Xi Jin Ping mengatakan Cina akan meningkatkan investasi dalam teknologi blockchain setelah mengadakan sesi studi pekan lalu tentang pengembangan industri.

- Advertisement -

“Kita harus menggunakan blockchain sebagai terobosan penting bagi inovasi-inovasi teknologi inti berikutnya, memperjelas arah utama, meningkatkan investasi, fokus pada sejumlah teknologi utama, dan mempercepat pengembangan blockchain dan inovasi industri”, tambah Presiden Xi JinPing.

Adapun Bank Sentral Cina dikabarkan sedang bersiap untuk meluncurkan mata uang digitalnya sendiri. Awalnya, industri perbankan ini telah membentuk tim khusus sejak tahun 2014 yang bertujuan untuk mengeksplorasi keunggulan mata uang virtual. Agar lebih memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, mata uang kripto buatan negeri Tirai Bambu ini kelak dapat digunakan di berbagai platform seperti WeChat dan Alipay.

CEO Indodax, Oscar Darmawan

Sebagai CEO Indodax, marketplace atas aset berbasis teknologi blockchain terbesar Indonesia saat ini yang telah dipercayai lebih dari 1,8 juta orang, Oscar Darmawan ikut memberikan komentar terkait hal ini. Beliau memahami bahwa adanya niat pemerintah Cina untuk meningkatkan upaya riset dan penggunaan blockchain akan ikut meningkatkan permintaan atas aset digital berbasis teknologi publik blockchain.

Bahkan, hal ini telah tercermin dari aktivitas market, dimana beberapa aset digital tadi ikut naik bersamaan dengan dukungan resmi dari pemerintah Cina ini. Blockchain sendiri memang dirasa mampu merevolusi sistem keuangan dan produksi menjadi lebih ekonomis, transparan, dan efisien dalam upaya peningkatan kesejahteraan sosial.

Oscar Darmawan menambahkan, pernyataan Presiden Xi JinPing tentu akan membuat gairah atau tren positif bagi pasar aset kripto yang berbasis blockchain secara global. Salah satu akibatnya adalah seminggu yang lalu ada lonjakan kenaikan harga pada Bitcoin sebesar 15% dikarenakan adanya dorongan efek psikologis dari berita ini.

Selain itu menurutnya, mengingat pemerintah Cina juga telah berkomitmen untuk memberikan investasi tambahan di bidang teknologi Blockchain dan Artificial Intelligence untuk pengembangan financial technology (fintech), maka hal tersebut tentu akan berdampak kepada seluruh sektor teknologi publik blockchain lain yang bergerak di bidang tersebut.

“Perlu diketahui sebagian besar perusahaan publik blockchain saat ini memang bermarkas di Cina. Itulah sebabnya, diharapkan Indonesia juga harus segera memberikan perhatian lebih kepada blockchain, agar Indonesia juga bisa setara dan tidak tertinggal dengan negara maju lainnya,” imbuhnya.

Melalui Indodax, start-up Blockchain terbesar di Asia Tenggara ini, Oscar Darmawan bersama timnya siap untuk terus berkomitmen dalam mengedukasi masyarakat terkait Blockchain. Dengan adanya konsistensi dalam pengembangan teknologi blockchain ini, beliau berharap akan meningkatkan perekonomian Indonesia.

“Tidak seperti saat kemunculan internet dimana kita agak sedikit ketinggalan, harapannya masyarakat dapat lebih sigap terkait teknologi Blockchain. Pemerintah USA sedang menitikberatkan proyek Libra, sedangkan pemerintah Cina dengan proyek Blockchain seperti mata uang digital Yuan dan internet of things (IOT). Hendaknya Indonesia jangan sampai ketinggalan dalam upaya mendorong pertumbuhan teknologi ini”, jelas Oscar Darmawan.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

FE 14mm F1.8 GM, Lensa Ringkas dengan Angle Ultra-lebar

Techbiz.id - Sony Electronics Inc. semakin memperluas jajaran lensa E-mount-nya dengan memperkenalkan FE 14mm F1.8 GM (model SEL14F18GM) -...

Artikel Terkait