Saturday, May 8, 2021
Home Fintech BNI Gunakan Blockchain untuk Kirim Uang

BNI Gunakan Blockchain untuk Kirim Uang

Must Read

iPhone 13 Bakal Usung Refresh Rate Tinggi

Techbiz.id - Saat smartphone Android kini telah melewati batas 144Hz dalam hal kecepatan refresh rate layar, Apple justru masih...

Belanja di Indomaret Kini Bisa Pakai ShopeePay

Techbiz.id - Sejak 28 April 2021 lalu, ShopeePay resmi tersedia sebagai metode pembayaran di Indomaret. Kemudahan pembayaran yang dihadirkan...

Microlens OPPO Find X3 Pro Mampu Memotret Seperti Mikroskop

Techbiz.id - Kamera makro smartphone pada umumnya mampu memperbesar tampilan subjek yang akan difoto (zoom) sekitar dua kali lipat...

Apple Watch 7 Dukung Pemantau Kadar Gula Darah

Techbiz.id - Apple Watch merupakan salah satu jam tangan pintar paling populer yang memiliki beberapa fitur terkait kesehatan. Beberapa...

Huawei Janjikan HarmonyOS Tiba di Banyak Perangkat

Techbiz.id - Huawei kian yakin dengan sistem operasi besutannya sendiri, yakni HarmonyOS. Perusahaan bahkan secara gamblang menyebut akan menghadirkannya...

Techbiz.id – Bank BNI menerapkan teknologi blockchain dari JP Morgan untuk mempermudah proses validasi data dalam transaksi kiriman uang ke Indonesia dari luar negeri. Layanan ini sudah dapat digunakan untuk pengiriman uang dari Taiwan ke Indonesia.

Dengan menggunakan Confirm, aplikasi validasi akun global yang merupakan bagian dari jaringan Liink milik JP Morganbank pengirim di luar negeri dapat meminta konfirmasi atas detail penerima kepada BNI, sebelum transaksi pengiriman uang dijalankan.

- Advertisement -

Setelah BNI memvalidasi rekening tersebut, perintah pembayaran dapat dikirimkan melalui jaringan PayDirect dari J.P. Morgan dan BNI menyalurkannya ke rekening penerima di bank tujuan.

Baca juga: Indodax Bangun Infrastruktur Blockchain di Indonesia

Sesuai regulasi perbankan di Indonesia, nomor dan nama pemilik rekening yang tertera pada saat pengiriman dana harus sesuai dengan data yang ada di bank penerima. Kerja sama BNI dengan J.P. Morgan ini akan memastikan efisiensi dan meminimalisir kemungkinan transaksi diretur akibat adanya ketidaksesuaian data penerima.

“Kemudahan transaksi adalah kunci utama untuk memperoleh customer’s satisfaction dan loyalty. BNI bekerja sama dengan J.P. Morgan untuk mendukung berjalannya transaksi perbankan yang efisien dan efektif bagi nasabah, terutama untuk mendukung pengiriman uang ke Indonesia dari pekerja migran di luar negeri,” ungkap Direktur Treasury dan International BNI, Henry Panjaitan di Jakarta.

Inovasi ini menurutnya adalah salah satu prioritas utama BNI, dan kami ingin memperluas ketersediaan solusi digital untuk mendukung kebutuhan nasabah dalam melakukan transaksi perbankan yang mudah dan aman, baik dalam skala domestik maupun internasional.

Aplikasi Confirm dari J.P. Morgan inidiperkenalkan akhir tahun lalu sebagai salah satu rangkaian aplikasi baru yang dikembangkan pada jaringan Liink. Aplikasi ini dikembangkan dengan memperhatikan masukan dari para anggota jaringan tersebut untuk memenuhi kebutuhan atas ekosistem pembayaran global.

Liink merupakan bagian dari Onyx, unit bisnis JP Morgan yang diluncurkan pada tahun 2017 yang sebelumnya dikenal dengan IIN. Kini Liink telah memiliki 400 peserta yang terdiri dari lembaga keuangan dan korporasi, termasuk 27 bank terbesar di dunia, meliputi 78 negara, dengan 100 yang sudah berjalan.

“Kami senang melihat aplikasi Liink’s Confirm dapat membantu klien-klien seperti BNI untuk meningkatkan transaksi antar negaranya,” kata Christine Moy, global head LiinkOnyx by J.P. Morgan. “Kami senantiasa mendengarkan klien kami dan akan terus menghadirkan berbagai produk dan layanan generasi selanjutnya bagi para peserta Liink di masa mendatang.”

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Apple Watch Bakal Bisa Deteksi Kadar Gula dan Alkohol dalam Darah

Techbiz.id - Apple terus meningkatkan fitur kesehatan di perangkat Apple Watch miliknya. Jam tangan pintar generasi berikutnya dikabarkan bakal...

Artikel Terkait