Friday, May 7, 2021
Home Fintech Tokocrypto Jadi yang Pertama Bersertifikasi BAPPEBTI

Tokocrypto Jadi yang Pertama Bersertifikasi BAPPEBTI

Must Read

AWS dan Midtrans Hadirkan Platform Pojok Usaha

Techbiz.id - Amazon Web Services, Inc. (AWS), mengumumkan jalinan kolaborasinya bersama Midtrans, mengembangkan platform baru hasil kolaborasi tersebut yang...

Lebih Mudah, Bayar STNK Bisa lewat LinkAja

Techbiz.id - LinkAja kembali menunjukkan komitmennya dalam mempermudah layanan pembayaran pajak dengan meluncurkan layanan pengurusan STNK. Layanan ini mencakup pengurusan...

LinkAja Tingkatkan Fungsi Masjid untuk Pemberdayaan Ekonomi

Techbiz.id - LinkAja mendukung optimalisasi fungsi masjid sebagai media pemberdayaan ekonomi umat dengan menyerahkan bantuan kepada pengurus Masjid Jami'...

Erajaya Buka Tiga Gerai Erafone Cloud Retail Partner

Techbiz.id - Erajaya Group resmi membuka tiga gerai Erafone Cloud Retail Partner yang berlokasi di Banjarnegara - Jawa Tengah,...

PermataMobile X Sediakan Fitur Pembelian Voucher Game

Techbiz.id - PermataBank bekerjasama dengan Ayoconnect memperkenalkan fitur baru yang memungkinkan para nasabah untuk membeli voucher game di aplikasi...

Techbiz.id – Tokocrypto akhirnya secara resmi terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) dengan nomor 001/BAPPEBTI/CP-AK/11/2019 tentang Tanda Daftar Sebagai Calon Pedagang Fisik Aset Kripto kepada PT Crypto Indonesia Berkat (Tokocrypto) setelah berhasil memenuhi semua peryaratan yang dibutuhkan. Ini membuat Tokocrypto menjadi platform jual beli aset kripto PERTAMA di Indonesia yang terdaftar di BAPPEBTI.

“Menjadi Pedagang Aset Kripto pertama yang terdaftar di BAPPEBTI merupakan sebuah pencapaian yang luar biasa bagi Tokocrypto, sekaligus membuat kami menjadi selangkah lebih dekat untuk mendapatkan izin penuh. Ini diharapkan memberi kepercayaan kepada publik serta nasabah dapat lebih percaya diri melakukan transaksi jual beli aset kripto,” jelas Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto.

- Advertisement -

BAPPEBTI merupakan badan pengawas di Indonesia yang mengatur perdagangan aset kripto melalui dua aturan BAPPEBTI, yaitu No. 5 tahun 2019 pada Februari lalu, serta No. 9 tahun 2019 pada bulan Juli. Para pelaku pedagang aset kripto di Indonesia harus memenuhi dua aturan tersebut untuk dapat terdaftar di BAPPEBTI.

Kai menambahkan bahwa Tokocrypto selalu menjalin komunikasi aktif dan bekerja bersama BAPPEBTI dalam menyusun peraturan tentang perdagangan aset kripto di Indonesia, serta berkomitmen untuk selalu mendukung BAPPEBTI dalam hal inisiatif dan regulasi terkait pedagang aset kripto. Saat ini, Tokocrypto juga aktif menjadi komunikasi dengan BAPPEBTI dalam hal menjawab semua pertanyaan dan menjelaskan bagaimana rencana dan proses bisnis Tokocrypto agar dapat memenuhi semua persyaratan yang diamanatkan.

Tokocrypto juga berusaha memenuhi berbagai aturan tambahan yang dibutuhkan untuk mendapatkan izin penuh setelah proses pendaftaran selesai, salah satunya adalah sertifikasi ISO 27001:2013 terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi.

Disela-sela penyelenggaraan INBLOCKS Conference 2019, Teguh Kurniawan Harmanda, selaku COO Tokocrypto menyatakan bahwa “Sebagai bentuk komitmen terkait regulasi dan keamanan bagi nasabah kami, Tokocrypto telah menyelesaikan proses sertifikasi ISO 27001:2013 yang dikeluarkan oleh Sucofindo dengan nomor sertifikat ISMS 00003”.

- Advertisement -

Artikel Terbaru

Realme Buka empat realme Official Stores di 4 kota

Techbiz.id Tepat pada tanggal 8 Mei mendatang, realme kembali akan melakukan grand opening realme Official Stores di empat kota di Indonesia,...

Artikel Terkait