Monday, September 21, 2020
Home News Qlue Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di JakSel

Qlue Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba di JakSel

Must Read

Karyawan XL Axiata Salurkan Donasi Pendidikan di Aceh

Techbiz.id - Karyawan XL Axiata kembali menyalurkan donasi pendidikan untuk sebuah sekolah dan panti asuhan di provinsi...

Xiaomi Mulai Jual Redmi 9C untuk Pasar Indonesia

Techbiz.id - Xiaomi akan menjual Redmi 9C, Jagoannya Kamera Kece" untuk pasar Indonesia pertama kalinya pada tanggal...

Layanan After Sales Xiaomi Tetap Beroperasi Selama PSBB

Techbiz.id - Xiaomi memastikan bahwa layanan after sales-nya tetap hadir melayani para konsumen di tengah pemba​tasan sosial...

Techbiz.id – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan menggandeng Qlue dalam memberantas penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan.

Kolaborasi antara Qlue dan Polres Jaksel yang sudah berlangsung sejak 2017 ini merupakan contoh nyata kolaborasi antara pemanfaatan teknologi, penegak hukum, dan partisipasi masyarakat.

- Advertisement -

Founder dan CEO Qlue Rama Raditya mengatakan, kolaborasi antara Qlue dan Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan merupakan misi sosial perusahaan terhadap bangsa dan negara.

“Kami mendukung sepenuhnya upaya penegak hukum dalam memberantas penyalahgunaan narkoba, sesuai dengan misi kami yaitu mengakselerasi perubahan positif di dunia, dimulai dari Indonesia,” ucapnya.

Rama menambahkan jika QlueApp tidak hanya berfungsi sebagai kanal pelaporan, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk analisis data mengenai sebaran penyalahgunaan narkoba di daerah Jakarta Selatan.

Baca juga: Solusi Smart City Qlue Hadir di Tomohon

Polda Metro Jakarta Selatan bisa menganalisis daerah mana saja yang memiliki angka penyalahgunaan narkoba yang tinggi melalui data yang masuk melalui QlueApp.

Dari data tersebut, mereka bisa membuat rencana jangka pendek atau jangka panjang berbasis data, misalnya alokasi petugas di lapangan atau petugas yang melakukan patroli.

Sementara itu, Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol. Budi Sartono mengatakan, hasil dari kolaborasi ini bisa dilihat dari banyaknya pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba, dan banyaknya informasi atau laporan yang masuk dari masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan Qlue karena kami melihat Qlue sudah terbukti memberikan dampak sosial yang cukup besar, khususnya dalam mendukung terciptanya pelayanan publik yang baik di DKI Jakarta,” paparnya.

Lebih lanjut disampaikan, laporan mengenai penyalahgunaan narkoba di wilayah Jakarta Selatan mengalami kenaikan sebesar 80% dari 2017 ke 2018, sementara itu jumlah laporan di tahun 2018 ke 2019 juga mengalami kenaikan sebesar 40%, terutama melalui kanal Qlue.

Masyarakat diharapkan terus bisa berpartisipasi dalam melaporkan dugaan penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka.

“Saya berharap seluruh Polres bisa mengadopsi aplikasi Qlue, sehingga pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba bisa lebih difokuskan tidak hanya di Jakarta Selatan saja, tapi juga di seluruh Jakarta,” imbuhya.

Peran serta masyarakat dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba diatur dalam UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Salah satu ayat di pasal 106 UU 35/2009 menyatakan bahwa masyarakat berhak memperoleh pelayanan dalam memberikan informasi mengenai dugaan penyalahgunaan narkoba kepada penegak hukum.

Selain itu, masyarakat juga berhak untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan tentang laporan laporan yang mereka sampaikan ke penegak hukum.

Peran serta masyarakat merupakan faktor yang sangat penting dalam pemberantasan narkoba. Untuk melapor dugaan penyalahgunaan narkoba di daerah Jakarta Selatan.

Masyarakat hanya cukup mengunduh dan memasang QlueApp di smartphone mereka melalui iOS atau Play Store, melakukan registrasi, lalu membuat laporan. Kerahasiaan data pelapor pun terjamin, karena QlueApp menggunakan nama anonim.

Laporan yang masuk melalui QlueApp akan langsung masuk ke Polres Metro Jakarta Selatan, dan akan segera diverifikasi oleh para petugas kepolisian.

Untuk melakukan tindak lanjut laporan di di lapangan, Polres Metro Jakarta Selatan juga menggunakan aplikasi manajemen tenaga kerja milik Qlue, yaitu QlueWork.

QlueWork digunakan oleh petugas Satuan Narkoba Polda Metro Jakarta Selatan untuk melakukan komunikasi dan koordinasi di lapangan.

Seluruh laporan dugaan penyalahgunaan narkoba yang masuk melalui QlueApp akan masuk ke dashboard terintegrasi yang digunakan Polisi untuk pelaporan dan analisis (reporting and analytics) kondisi penyalahgunaan narkoba di lapangan.

Dari analisis tersebut, kepolisian bisa merumuskan kebijakan atau keputusan yang lebih efektif dan efisien ke depannya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Cara Menghindari Komen Haters di Twitter

Techbiz.id - Pengguna Twitter bisa mengatur percakapan atau pun menghindari komen yang tidak diinginkan di cuitannya dari...

Peta Persaingan E-commerce Indonesia, Siapa Juaranya?

Tecbiz.id - Dari tahun ke tahun, terjadi perkembangan yang cukup signifikan pada industri e-commerce di Indonesia. Hal ini sejalan dengan perubahan perilaku...

Mi TV Stick Mengubah TV Biasa jadi Pintar

Techbiz.id - Xiaomi menghadirkan Mi TV Stick yang bisa dengan mengubah layar biasa menjadi TV pintar Dengan menggunakan...

Update Harga Redmi Note 9, Ada Harga Khusus

Techbiz.id - Xiaomi mengumumkan harga baru untuk smartphone Jawara Kamera 48MP yakni Redmi Note 9. Hal ini diharapkan bisa membuat seri Jawara makin...

Tren Memadukan Gawai dengan Warna Pakaian

Techbiz.id - Anak muda saat ini menyenangi mix and match pakaian guna menyesuaikan warna sepatu, tas, bahkan perangkat genggam (gawai) miliknya.
- Advertisement -

Artikel Terkait