Saturday, July 24, 2021
Home News Telkom Integrasikan Data Perpajakan dengan DJP

Telkom Integrasikan Data Perpajakan dengan DJP

Must Read

Vivo Y53s, Smartphone Buat Hiburan Harga Rp3 Jutaan

Techbiz.id - Smartphone generasi Y series terbaru Vivo Indonesia, Vivo Y53s, resmi diluncurkan untuk memenuhi kebutuhan hiburan para penggunanya. Konsumen...

Telkomsel Salurkan Bantuan 906 Ekor Hewan Kurban

Techbiz.id - Menyambut Hari Raya Iduladha 1442 H/2021, Telkomsel menyalurkan bantuan 906 ekor hewan kurban kepada sekira 56.200 penerima...

Layanan VoLTE XL Axiata Jangkau 224 Kota/Kabupaten

Techbiz.id - Jangkauan wilayah layanan Voice over LTE (VoLTE) milik XL Axiata hingga Juni 2021 dilaporkan sudah bisa dinikmati...

Tak Ditunda, iPhone 13 Meluncur September 2021

Techbiz.id - Apple dikabarkan tak akan menunda peluncuran dari iPhone 13. Jadwal debut dari suksesor iPhone 12 itu kabarnya...

PermataBank Jadi Bank Pertama Terapkan Blockchain

Techbiz.id - PermataBank menjadi bank pertama di Indonesia yang melayani transaksi trade finance dengan memanfaatkan tekologi blockchain. Langkah ini kembali mengokohkan...

Techbiz.id – Telkom dan Direktorat Jendral Pajak (DJP) menandatangani nota kesepahaman tentang integrasi data perpajakan.

Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari program integrasi data perpajakan yang telah diimplementasikan melalui e-Faktur host-to-host sejak 1 Desember 2018.

Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo berharap kolaborasi antara DJP dan Telkom dalam pengembangan integrasi data perpajakan ini dapat memberikan manfaat dan kemudahan dalam proses kerja yang lebih efisien dan efektif.

Baca juga: Tengah Tahun 2020 Telkom Raup Pendapatan Rp66,9 triliun

“Profiling wajib pajak jadi bisa dilakukan melalui big data yang lebih komprehensif, data analytics dan business intelligent yang semakin up to date. Semoga sinergi ini dapat terus terjalin ke depannya,” ujar Suryo Utomo.

Sementara itu, menurut Direktur Utama Telkom, Ririek Adriansyah kerja sama ini sejalan dengan implementasi salah satu aspek dalam core values BUMN, di mana integrasi data perpajakan ini sebagai upaya untuk menjaga compliance dan akuntabilitas dari data perpajakan. 

Konektivitas dan platform ICT yang dimiliki Telkom diharapkan Ririek dapat mendukung rencana perluasan dan pengembangan data perpajakan

“Dengan demikian bisnis proses dapat dikelola dengan lean dan digital serta diperoleh benefit berupa penurunan cost of compliance baik dari sisi wajib pajak maupun cost of collection dari sisi Direktorat Jenderal Pajak,” ujar Ririek.

Integrasi data perpajakan meliputi pertukaran, pengolahan, penelitian, dan pengujian data perpajakan melalui sarana berbasis teknologi informasi yang dapat mengurangi beban-beban administratif yang harus ditanggung wajib pajak untuk mematuhi ketentuan perpajakan.

Selain itu keterbukaan yang dihasilkan dari integrasi data perpajakan juga mengurangi potensi pemeriksaan dan sengketa perpajakan di kemudian hari.

Oleh karena itu DJP berharap semakin banyak perusahaan BUMN dan swasta yang melaksanakan kerja sama integrasi data perpajakan bersama DJP dan menikmati berbagai manfaat ini.

Bagi DJP sendiri integrasi data memberikan akses terhadap data keuangan wajib pajak serta data transaksi yang dilakukan wajib pajak dengan pihak ketiga.

Dengan adanya data ini maka DJP dapat melakukan penelitian dan pengujian kepatuhan secara elektronik tanpa harus melalui proses pemeriksaan yang panjang dan mahal.

Dengan demikian kerja sama ini meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengumpulan penerimaan pajak.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Artikel Terkait

Artikel Terbaru

Pengguna Vivo Sudah Bisa Nikmati 5G, Begini Caranya

Techbiz.id - Pengguna smartphone Vivo yang telah mendukung jaringan 5G, yaitu vivo V21 5G, vivo X60, dan vivo X60...